Panggil 22 Pemain, Timnas U-16 Siap Hadapi Thailand

Saat ini tim nasional U-16 Indonesia sedang bersiap untuk menghadapi serangkaian agenda. Sebanyak 22 pemain sudah dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan yang akan segera dimulai.

Sebanyak 22 pemain tersebut dipanggil atas rekomendasi sang pelatih, Bima Sakti. Para pemain itu akan ditempa dalam pemusatan latihan sejak 16 hingga 28 Februari di Lapangan Sepak Bola UII Yogyakarta. Dari daftar tersebut sebanyak 20 pemain sudah pernah menjalani pemusatan latihan di Sidoarjo pada awal tahun ini.

I Made Putra Kaicen yang tercatat sebagai pemain Bali United, M. Hisyam Aidil Tsani dari Persija Jakarta, Fidelis Davin asal PSS Sleman, M. Aditya Rangga Saputra dari Borneo FC, Febrian Tri Yanto dari Madura United hingga Kadek Arel Priyatna dari Bali United adalah beberapa pemain yang masuk dalam daftar.

Dalam keterangannya Bima Sakti mengatakan masih ada tiga pemain yang akan bergabung dalam pemusatan tersebut. Ketiga pemain itu tengah dalam peninjauan.

“Saya memanggil 22 orang pemain untuk TC kali ini. Ditambah tiga pemain lagi nanti, yang akan melakukan trial atau seleksi untuk tim ini,” beber Bima.

Ketiga pemain dimaksud akan mengisi posisi penjaga gawang, bek dan pemain tengah. “Kemungkinan untuk mengisi masing-masing di posisi kiper, bertahan, dan satu pemain tengah,” sambungnya.

Selain pemusatan latihan, timnas U-16 akan menjalani sejumlah laga uji coba. Di uji coba pertama, timnas Indonesia diagendakan akan menghadapi Thailand.

“Jadi kami tanggal 20 Februari 2020 berangkat ke Solo dari Yogyakarta, sehari kemudian kami latihan resmi dan tanggal 22 Februari 2020 bermain melawan Thailand,” tegas Bima.

Berikut daftar pemain Timnas U16 Indonesia yang melakukan TC di Yogyakarta, 16-28 Februari 2020.

  1. I Made Putra Kaicen – Bali United
  2. M. Hisyam Aidil Tsani – Persija Jakarta
  3. Fidelis Davin – PSS Sleman
  4. M. Aditya Rangga Saputra – Borneo FC
  5. Febrian Tri Yanto – Madura United
  6. Kadek Arel Priyatna – Bali United
  7. Ferre Murari – Bhayangkara FC
  8. M. Rizky Darmawan – SSB Telkom Balikpapan
  9. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura
  10. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera
  11. M. Faqih Maulana – Bhayangkara FC
  12. Aditya Daffa Al-Haqi – Barito Putera
  13. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung
  14. Valeroen – Persib Bandung
  15. Frezy Al-Hudaifi – Bhayangkara FC
  16. Marselino Ferdinan – Persebaya Surabaya
  17. Diandra Diaz Dewari – Persib Bandung
  18. M. Faizal Sahiafullah – Persela Lamongan
  19. Ahmad Athalllah Araihan – SKO Ragunan
  20. Wahyu Agung Drajat Mulyono – Persebaya Surabaya
  21. Ruy Ariyanto – Persebaya Surabaya
  22. Raka Cahyana Rizki – SSB Bekasi Raya

34 Pemain Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia

Setelah ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong akhirnya menjatuhkan pilihan pada para pemain yang akan mengisi skuad kebanggaan bangsa Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu baru saja mengeluarkan daftar pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan. Pemusatan latihan itu direncanakan dimulai pada 6 Februari hingga 16 Februari 2020.

Sayangnya dalam daftar tersebut tidak ada nama Yanto Basna. Pemain ini ternyata tidak mendapat izin dari klubnya saat ini, PT Prachuap FC. Tak heran Yanto tak bisa bergabung dalam pemusatan latihan tersebut.

“Saya senang bisa dikasih kepercayaan lagi oleh pelatih baru untuk memperkuat timnas, tapi saya tidak bisa datang di pemusatan latihan kali ini,” beber Yanto

“Klub memang tidak melepas saya, apalagi ini bukan agenda FIFA. Ini sudah saya komunikasikan dengan PSSI dua hari lalu. Saya sudah berkomunikasi dengan PSSI terkait tidak bisa gabung. Liga di sini juga sudah mulai tanggal 15 (Februari),” sambungnya.

Berikut 34 nama pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan 9-16 Februari:

  1. Andritany Ardhiyasa – Persija Jakarta
  2. Muhammad Riyandi – Barito Putera
  3. Nadeo Arga Winata – Bali United
  4. Muhammad Adi Satrio – PSMS Medan
  5. Alfeandra Dewangga Santosa – PSS Sleman
  6. Firza Andika – PSM Makassar
  7. Asnawi Mangkualam Bahar – PSM Makassar
  8. Pratama Arhan Alif Rifai – PSIS Semarang
  9. Irfan Jauhari – Bali United
  10. Andy Setyo Nugroho – Tira Persikabo
  11. Rudolof Yanto Basna – PT Prachuap FC
  12. Hansamu Yama Pranata – Persebaya Surabaya
  13. Ricky Fajrin Saputra – Bali United
  14. Fachruddin Wahyudi Aryanto – Madura United
  15. Bagas Adi Nugroho – Arema FC
  16. I Putu Gede Juni Antara – Bhayangkara FC
  17. Gavin Kwan Adsit – Bali United
  18. Sani Rizki Fauzi – Bhayangkara FC
  19. Muhammad Tahir – Persipura Jayapura
  20. Rizki Rizaldi Pora – Barito Putera
  21. Bayu Pradana Andriatmoko – Barito Putera
  22. TM Ichsan – Bhayangkara FC
  23. Osvaldo Ardiles Haay
  24. Zulfiandi – Madura United
  25. Septian David Maulana – PSIS Semarang
  26. Stefano Jantje Lilipaly – Bali United
  27. Rachmat Irianto – Persebaya Surabaya
  28. Irfan Haarys Bachdim – Bali United
  29. Febri Hariyadi – Persib Bandung
  30. Rizky Eka Pratama – PSM Makassar
  31. Saddil Ramdani – Bhayangkara FC
  32. Muhammad Rafli – Arema FC
  33. Illija Spasojevic – Bali United

34. Lerby Eliandry Pong Babu – Bali United

Gagal di Copa del Rey, Setien: Rasanya Menyakitkan

Pelatih Barcelona, Queque Setien menyebut kegagalan timnya di Copa del Rey musim ini sungguh menyakitkan. Hal ini diungkapkan tak lama setelah timnya tersingkir di babak perempat final setelah takluk dari Athletic Bilbao dengan skor tipis 0-1.

Menurut Setien, Barcelona kalah oleh gol di penghujung laga. Sepanjang pertandingan, ia menilai timnya berhasil menampilkan permainan yang baik. Bahkan Barcelona lebih menguasai pertandingan terutama di babak kedua.

“Kami meninggalkan kompetisi ini, rasanya menyakitkan, tapi citra tim sejauh ini sangat bagus. Segalanya berjalan baik pada hari ini kecuali hasilnya, dan kami tidak dapat berlanjut di turnamen ini. Saya cukup puas,” tandas Setien.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan laga berjalan sesuai harapan. Meski mendominasi pertandingan terutama di babak kedua, Barcelona tak mampu mencetak gol.

Sebagaimana diketahui kekalahan tersebut terjadi di markas Bilbao di Stadion San Memes pada Kamis, 6 Februari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB lalu

Barcelona kalah dengan skor tipis, 0-1. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Inaki Williams di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+3. Kegagalan ini membuat Barcelona harus tersisih dari kompetisi tersebut. Sementara itu Bilbao berhak meraih satu tiket ke babak semi final.

Barcelona sebenarnya berpeluang besar meraih gelar tersebut andaisaja mampu melewati hadangan Bilbao. Pasalnya salah satu rival terberat mereka yakni Real Madrid lebih dulu tersisih dari ajang tersebut setelah dikalahkan Real Sociedad dengan skor 3-4.

Barcelona berusaha memberikan tekanan sejak menit awal. Namun demikian rapatnya pertahanan tuan rumah membuat Lionel Messi dan kawan-kawan kesulitan untuk mencetak gol. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di babak kedua Barcelona berusaha meningkatkan intensitas serangan. Barcelona memperoleh beberapa peluang namun tak satu pun berbuah gol. Sementara itu tuan rumah akhirnya mampu memanfaatkan kesempatan di ujung laga untuk mencetak gol.

Berawal dari umpan lambung, Williams sukses melanjutkannya dengan sundulan mematikan tanpa bisa digagalkan kiper Barcelona, Marc Andre Ter Stegen. Gol ini sekaligus membuat Barcelona harus angkat kaki dari Copa del Rey.

Setelah gagal di Copa del Rey, Barcelona kini fokus tampil di La Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa. Di pentas La Liga, Barcelona tidak boleh kehilangan fokus. Saat ini Lionel Messi dan kawan-kawan berada di urutan kedua, terpaut tiga angka dari Real Madrid di puncak klasemen.

 

Zidane Sebut Tak Salah Pilih Pemain Meski Kalah dari Sociedad

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku tak salah memilih pemain saat timnya menghadapi Real Sociedad di babak perempat final Copa del Rey. Laga ini digelar di kandang sendiri di Stadion Santiago Bernabeu.

Apesnya, di laga itu Madrid menuai kekalahan dengan skor 3-4. Bahkan Madrid sempat tertinggal tiga gol dalam kedudukan 1-4, sebelum akhirnya mampu mencetak dua gol tambahan.

Menurut Zidane tidak ada yang salah dengan strategi dan formasi yang diturunkan. Ia meyakini telah memilih pemain yang tepat untuk mengisi skuad tersebut.

“Saya pikir tidak salah memilih pemain. Saya memilih pemain yang saya pikir bisa bermain dengan bagus,” beber Zidane.

Lebih lanjut ia mengatakan kekalahan ini juga disebabkan karena performa tim tamu yang bagus. Kekalahan ini tidak mengurangi soliditas dan kekompakan Madrid sebagai sebuah tim.

“Ada lawan yang main sangat bagus dan menghancurkan kami. Kami semua bersatu di di klub ini. Baik saat menang maupun kalah,” sambungnya.

Menurut pelatih asal Prancis itu timnya sudah berjuang maksimal. Namun performa mereka di babak pertama tak sebagus babak kedua. Madrid bahkan sempat tertinggal 1-4 namun mampu memperkecil kedudukan hingga skor akhir hanya berjarak satu gol.

“Perasaan kami buruk karena kami kalah. Babak kedua lebih baik dibandingkan pertama. Kami berusaha keras hingga akhir, bahkan saat tertinggal 1-4,” beber Zidane.

Kekalahan ini membuat Zidane harus berjuang lagi musim depan untuk meraih trofi Copa del Rey bersama klub tersebut. Sebelumnya Zidane sudah berhasil menghadirkan sejumlah prestasi bagi klub ibu kota Spanyol itu. Namun demikian Zidane menanggapi santai soal ini. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang lumrah dalam sepak bola. Kini saatnya mereka akan fokus di pentas La Liga Spanyol.

“Ini hanya sepak bola. Kami kalah, itu saja. Sekarang kami harus fokus di La Liga,” sambungnya.

Kekalahan ini membuat asa Los Blancos untuk melangkah lebih jauh dan meraih gelar juara pupus. Sementara itu bagi Sociedad, kemenangan ini meloloskan mereka ke babak semi final.

Tiga gol Madrid dicetak oleh Marcelo di menit ke-59, Rodrygo di menit ke-81, dan Nacho Fernandez di menit ke-90+3. Sementara itu empat gol tim tamu dicetak oleh Alexander Isak di menit ke-64 dan 66, Martin Odegaard di menit ke-22, dam Mikel Merino di menit ke-69.

Meski gagal di Copa del Rey, Madrid masih mempunyai peluang di La Liga Spanyol. Saat ini mereka berada di urutan teratas, unggul tiga angka dari juara bertahan, Barcelona.

 

Man City Jamu West Ham di Pekan ke-26 Liga Inggris

Manchester City akan melakoni laga kandang di pekan ke-26 Liga Primer Inggris. Pertandingan yang digelar di Stadion Etihad ini, The Citizen akan kedatangan tamunya West Ham United. Laga yang akan digelar pada Minggu, 9 Februari 2020 malam WIB ini menjadi kesempatan bagi City untuk kembali ke jalur kemenangan setelah menderita kekalahan di laga sebelumnya.

Selain itu pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan pelatih Pep Guardiola untuk memangkas jarak dengan Liverpool di puncak klasemen sementara. Saat ini City terpaut 22 poin dari The Reds di urutan teratas.

Guardiola menegaskan para pemainnya terus optimis akan mampu menampilkan permainan terbaik dan meraih kemenangan.

“Para pemain saya tetap berupaya mencetak gol [dalam dua pertandingan terakhir]. Mereka tidak menyerah sampai peluit akhir. Kami membuat banyak peluang. Saya tahu kami bisa mengalami kekalahan di dalam pertandingan, tetapi saya senang karena para pemain tidak kehilangan karakter permainan,” beber Guardiola.

Sementara itu kubu West Ham akan berjuang maksimal untuk meraih hasil positif di markas sang juara bertahan. Sebagaiman aditegaskan sang pelatih, David Moyes, mereka akan menurunkan skuad terbaik termasuk sejumlah pemain utama yang baru pulih dari cedera.

“Kami mendapatkan banyak pemain yang mulai kembali sehat. Ini merupakan kabar baik. Felipe Anderson, telah menjalani beberapa hari latihan. Andriy Yarmolenko, juga sudah melakukan latihan ringan. Saya pikir semua pemain telah siap untuk berjuang bersama tim,” tegas Moyes.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

10-08-2019 West Ham 0-5 City (EPL)

28-02-2019 City 1-0 West Ham (EPL)

24-11-2018 West Ham 0-4 City (EPL)

29-04-2018 West Ham 1-4 City (EPL)

03-12-2017 City 2-1 West Ham (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester City:

18-01-2020 City 2-2 Palace (EPL)

22-01-2020 Sheffield 0-1 City (EPL)

26-01-2020 City 4-0 Fulham (Piala FA)

30-01-2020 City 0-1 MU (Carabao Cup)

02-02-2020 Tottenham 2-0 City (EPL).

5 Pertandingan Terakhir West Ham:

18-01-2020 West Ham 1-1 Everton (EPL)

23-01-2020 Leicester 4-1 West Ham (EPL)

25-01-2020 West Ham 0-1 West Brom (Piala FA)

30-01-2020 West Ham 0-2 Liverpool (EPL)

01-02-2020 West Ham 3-3 Brighton (EPL).

Perkiraan starting line up Manchester City versus West Ham United:

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes; Kyle Walker, Fernandinho, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy; David Silva, Rodrigo, Kevin De Bruyne; Bernardo Silva, Sergio Aguero, Gabriel Jesus.

Pelatih: Pep Guardiola

West Ham United (4-5-1): Lukasz Fabianski; Ryan Fredericks, Issa Diop, Angelo Ogbonna, Aaron Cresswell; Robert Snodgrass, Tomas Saucek, Declan Rice, Mark Noble, Michail Antonio; Sebastien Haller.

Pelatih: David Moyes

Jadwal Pertandingan Minggu, 9 Februari: Man City Vs West Ham di Liga Inggris

Manchester City akan menghadapi West Ham United dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu, 9 Februari 2020. Di laga ini City akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu tamunya itu di Stadion Etihad.

Laga ini menjadi kesempatan penting bagi City untuk memperpendek jarak dengan Liverpool di urutan teratas klasemen sementara. Meski begitu di antara kedua tim masih terpaut jarak yang sangat jauh, 22 poin.

Menurut pelatih City, Pep Guardiola jarak ini memang tak bisa disangkal. Ia sedikit heran bahwa di antara kedua tim bisa terpaut jarak seperti itu.

“Kami tak bisa menyangkal bahwa jaraknya besar. Kami tak memperkirakan bakal tertinggal 22 poin, tapi ya ini realitanya. Kami harus menerima ini dan belajar,” beber Guardiola.

City sudah enam kali menderita kekalahan sepanjang musim ini termasuk atas Tottenham Hotspur di pekan sebelumnya. Sementara itu Liverpool belum juga menelan kekalahan sejak awal musim. Menurut Guardiola ia kesulitan untuk mendapatkan di mana titik lemah timnya yang dinilai selalu tampil baik di setiap laga.

“Saya juga ingin menemukan penjelasan. Melawan Spurs, kami punya energi dan tenaga. Saya tahu para pemain ingin mencetak gol,” sambungnya.

Mantan pelatih Barcelona itu tak bisa menampik bahwa timnya kerap kecolongan. Lawan dengan peluang yang minim bisa saja mencuri kemenangan dari mereka.

“Tapi kami tak bisa menang ketika kami melewatkan peluang dan lawan menyerang sekali lalu mencetak gol. Itu adalah sebuah masalah, dalam hal situasi sedang tidak berjalan baik. Saya tak tahu kenapa kami melewatkan peluang-peluang,” pungkasnya.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Minggu, 9 Februari 2020:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:30 WIB – Brighton & Hove Albion vs Watford – Mola TV (Live)
21:00 WIB – Sheffield United vs Bournemouth – Mola TV (Live)
23:30 WIB – Manchester City vs West Ham United – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Real Valladolid vs Villarreal – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Atletico Madrid vs Granada – beIN Sports 1 (Live)
18:00 WIB – Espanyol vs Real Mallorca – beIN Sports 1 (Live)
20:00 WIB – Real Sociedad vs Athletic Bilbao – beIN Sports 1 (Live)
22:00 WIB – Osasuna vs Real Madrid – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Torino vs Sampdoria – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Hellas Verona vs Juventus – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
18:30 WIB – SPAL vs Sassuolo – beIN Sports 2 (Live)
21:00 WIB – Napoli vs Lecce – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:30 WIB – Bayer Leverkusen vs Borussia Dortmund – Super Soccer TV, Fox Sports (Live)
21:30 WIB – Borussia Monchengladbach vs FC Koln – Super Soccer TV, Fox Sports (Live)

A-LEAGUE

12:00 WIB – Newcastle Jets vs Central Coast Mariners – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Chennaiyin vs Bengaluru – Fox Sports 3 (Live)

Simeone Sebut Laga Kontra Granada Bakal Sulit

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone angkat bicara jelang pertandingan pekan ke-23 La Liga Spanyol menghadapi Granada. Sekalipun akan bermain di kandang sendiri di Stadion Wanda Metropolitano, pelatih asal Argentina itu menyebut laga tersebut akan berjalan sulit.

Menurutnya Granada adalah tim yang kuat. Untuk itu timnya tidak bisa tidak harus bekerja keras bila ingin memenangi pertandingan.

“Kami harus terus bekerja keras dan mulai berpikir tentang pertandingan yang akan datang. Orang-orang mengkritik ketika tim tidak menang. Saya bertugas untuk dapat mengatasinya,” ungkap pelatih asal Argentina itu.

Sebagai tuan rumah Atletico tentu berambisi untuk meraih poin sempurna. Tambahan tiga poin akan membuat skuad Diego Simeone berpeluang untuk memperpendek jarak dengan tim-tim di atasnya.

Saat ini Atletico Madrid sedang berada dalam tren buruk. Buntut hasil minor dalam lima laga terakhir membuat Los Colchoneros harus terlempar dari lima besar La Liga. Kemenangan atas Barcelona di semi final Piala Super Spanyol menjadi kemenangan terakhir mereka.

Simeone tentu tidak ingin ambil resiko. Ia tentu akan menurunkan semua amunisi terbaik mulai dari kiper Jan Oblak, lalu bek Renan Lodi, Stefan Savic, Mario Hermoso, Sime Vrsaljko, hingga Saul Niguez, Thomas Partey, Marcos Llorente, Koke di lini tengah serta Vitolo dan Angel Correa di lini serang.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24.11.2019 Granada 1-1 Atletico Madrid (La Liga)
12.03.2017 Granada 0-1 Atletico Madrid (La Liga)
15.10.2016 Atletico Madrid 7-1 Granada (La Liga)
17.04.2016 Atletico Madrid 3-0 Granada (La Liga)
06.12.2015 Granada 0-2 Atletico Madrid (La Liga)

5 Pertandingan Terakhir Atletico Madrid:

01.02.2020 Real Madrid 1-0 Atletico Madrid (La Liga)
26.01.2020 Atletico Madrid 0-0 Leganes (La Liga)
24.01.2020 Cultural Leonesa 2-1 Atletico Madrid (Copa del Rey)
19.01.2020 Eibar 2-0 Atletico Madrid (La Liga)
13.01.2020 Real Madrid 0-0 Atletico Madrid (Super Cup)

5 Pertandingan Terakhir Granada:

05.02.2020 Granada 2-1 Valencia (Copa del Rey)
01.02.2020 Granada 2-1 Espanyol (La Liga)
30.11.2020 Badajoz 2-3 Granada (Copa del Rey)
26.01.2020 Sevilla 2-0 Granada (La Liga)
23.01.2020 Badalona 1-3 Granada (Copa del Rey)

Perkiraan starting line up Atletico Madrid versus Granada:

Atletico Madrid (4-4-2): Jan Oblak; Renan Lodi, Stefan Savic, Mario Hermoso, Sime Vrsaljko; Saul Niguez, Thomas Partey, Marcos Llorente, Koke; Vitolo, Angel Correa.

Pelatih: Diego Simeone

Granada (4-4-2): Rui Silva; Carlos Neva, German Sanchez, Domingos Duarte, Victor Diaz; Dimitri Foulquier, Maxime Gonalons, Yangel Herrera, Darwin Machis; Roberto Soldado, Carlos Fernandez.

Pelatih: Diego Martinez

 

 

 

Pertarungan Genoa Vs Cagliari Jadi Momentum Keluar dari Zona Merah

Genoa dan Cagliari akan saling berhadapan di pekan ke-23 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion Comunale Luigi Ferraris pada Minggu, 9 Februari 2020 malam WIB. Bagi kedua tim laga ini amat penting.

Bagi Genoa pertandingan ini menjadi kesempatan untuk keluar dari zona degradasi. Tentu Genoa harus memenangi laga ini bila ingin meninggalkan zona merah. Genoa baru mengemas 16 poin dari 22 pertandingan dan berada di urutan ke-18.

Pertandingan di kandang sendiri menjadi modal bagi Genoa untuk meraih poin sempurna. Namun demikian Cagliari bukan tim yang mudah dikalahkan. Tim ini berpotensi memberikan perlawanan dan bisa menyulitkan tuan rumah. Tak heran laga ini diprediksi berjalan menarik.

Lima pertemuan terakhir kedua tim: :
15/10/17 Cagliari 2 – 3 Genoa
15/01/17 Cagliari 4 – 1 Genoa
22/08/16 Genoa 3 – 1 Cagliari
11/04/15 Genoa 2 – 0 Cagliari
09/11/14 Cagliari 1 – 1 Genoa

Lima Pertandingan Terakhir Genoa :
11/02/18 Chievo 0 – 1 Genoa
18/02/18 Genoa 2 – 0 Internazionale
25/02/18 Bologna 2 – 0 Genoa
12/03/18 Genoa 0 – 1 Milan
19/03/18 Napoli 1 – 0 Genoa

Lima Pertandingan Terakhir Cagliari :
11/02/18 Sassuolo 0 – 0 Cagliari
18/02/18 Chievo 2 – 1 Cagliari
27/02/18 Cagliari 0 – 5 Napoli
11/03/18 Cagliari 2 – 2 Lazio
18/03/18 Benevento 1 – 2 Cagliari

Perkiraan starting line-up Genoa versus Cagliari:

Genoa (3-5-1-1): Mattia Perin; Davide Biraschi, Edoardo Goldaniga, Christian Romero; Paolo Ghiglione, Stefano Sturaro, Ivan Radovanovic, Filip Jagiello, Peter Ankersen; Goran Pandev; Andrea Favilli.

Pelatih: Davide Nicola.

Cagliari (4-3-2-1): Robin Olsen; Paulo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Luca Cigarini, Marko Rog; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.

Pelatih: Rolando Maran.

 

Juventus Hadapi Hellas Verona di Pekan ke-23 Serie A

Juventus akan menghadapi Hellas Verona di pekan ke-23 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Verona yang merupakan markas Hellas Verona pada Minggu, 9 Februari 2020 dini hari WIB.

Di atas kertas Juventus tentu lebih diunggulkan. Selain memiliki skuad yang komplit, Juventus juga berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara. Namun demikian sebagai tuan rumah Verona berambisi untuk meraih poin di kandang sendiri sebagaimana ditegaskan sang pelatih, Ivan Juric.

“Saya pikir kami dapat menang. Khususnya di akhir laga, kami memiliki beberapa peluang matang. Di samping dari hasil tersebut, kami melawan tim yang sangat kuat, tetapi performa tim membuat saya bangga,” beber Juric.

Lebih lanjut Juric mengatakan beberapa laga sebelumnya memberikan mereka banyak pengalaman dan pelajaran. Mereka akan berusaha untuk mempertahankan performa terbaik untuk menghadapi Si Nyonya Tua.

“Kami menggunakan sistem false 9 dalam beberapa laga terakhir dan itu bekerja dengan baik, kami mampu membuat beberapa peluang. Jadi untuk sekarang kami akan mempertahankannya dan mencoba membuat karakter yang pas untuk para pemain saya. Dalam pandangan saya, jika memainakan striker murni kontra Lazio, mungkin saja kami kebobolan 4 gol,” tegas Juric.

Namun Verona akan menghadapi Juventus yang memiliki sederet pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo. Ronaldo bakal menjadi momok bagi tuan rumah.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

21-09-2019 Juventus 2-1 Verona (Serie A)

19-05-2018 Juventus 2-1 Verona (Serie A)

31-12-2017 Verona 1-3 Juventus (Serie A)

09-05-2016 Verona 2-1 Juventus (Serie A)

06-01-2016 Juventus 3-0 Verona (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Hellas Verona:

13-01-2020 Verona 2-1 Genoa (Serie A)

19-01-2020 Bologna 1-1 Verona (Serie A)

26-01-2020 Verona 3-0 Lecce (Serie A)

02-02-2020 Milan 1-1 Verona (Serie A)

06-02-2020 Lazio 0-0 Verona (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

16-01-2020 Juventus 4-0 Udinese (Coppa Italia)

20-01-2020 Juventus 2-1 Parma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia)

27-01-2020 Napoli 2-1 Juventus (Serie A)

02-02-2020 Juventus 3-0 Fiorentina (Serie A).

Perkiraan starting line up Hellas Verona versus Juventus:

Hellas Verona (3-4-2-1): Marco Silvestri; Amir Rrahmani, Marash Kumbulla, Pawel Dawidowicz; Marco Faraoni, Sofyan Amrabat, Miguel Veloso, Darko Lazovic; Mattia Zaccagni, Matteo Pessina; Valerio Verre.

Pelatih: Ivan Juric.

Juventus (4-3-1-2): Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Matthijs De Ligt, Leonardo Bonucci, Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, Miralem Pjanic, Adrien Rabiot; Aaron Ramsey; Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Serigala Roma Jamu Bologna di Pekan ke-23 Serie A

AS Roma akan bertindak sebagai tuan rumah di pekan ke-23 saat menjamu Bologna di Stadion Olimpico, Roma pada Sabtu, 8 Februari 2020 dini hari WIB. Bagi Serigala Roma ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk meraih poin sempurna.

Tujuannya, agar Roma bisa terus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Selain itu kemenangan di laga ini bakal memutus rantai buruk dalam beberapa laga terakhir di mana Roma selalu gagal meraih kemenangan.

Sebagaimana ditegaskan sang pelatih, Paulo Fonseca, mereka harus mempersiapkan diri sebaik mungkin di laga ini. Selain menjaga fokus, ia pun akan memperbaiki mental anah asuhnya agar siap menghadapi Bologna.

“Melawan Sassuolo, kami membuat kesalahan taktikal, saya membuat kekeliruan dan pemain demikian pula. Kami sedang bekera setiap hari memperbaiki mental, untuk menjelaskan para pemain bahwa kami harus ambisius,” beber Fonseca.

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu menegaskan mereka akan menerapkan strategi terbaik. Salah satunya adalah menjaga soliditas dan agresivitas agar mampu mengambil inisiatif menyerang dan menerapkan pertahanan yang rapat. Ia memprediksi laga tidak akan berjalan mudah.

“Saya, klub, dan para pemain masih bersatu. Bologna melakukan penjagaan dengan agresif, jadi laga tidak akan mudah. Kami harus bisa bermain baik melawan mereka,” tegasnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

22-09-2019 Bologna 1-2 Roma (Serie A)

19-02-2019 Roma 2-1 Bologna (Serie A)

23-09-2018 Bologna 2-0 Roma (Serie A)

31-03-2018 Bologna 1-1 Roma (Serie A)

29-10-2017 Roma 1-0 Bologna (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

17-01-2020 Parma 0-2 Roma (Coppa Italia)

20-01-2020 Genoa 1-3 Roma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia)

27-01-2020 Roma 1-1 Lazio (Serie A)

02-02-2020 Sassuolo 4-2 Roma (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Bologna:

06-01-2020 Bologna 1-1 Fiorentina (Serie A)

12-01-2020 Torino 1-0 Bologna (Serie A)

19-01-2020 Bologna 1-1 Verona (Serie A)

25-01-2020 SPAL 1-3 Bologna (Serie A)

01-02-2020 Bologna 2-1 Brescia (Serie A).

Perkiraan starting line up AS Roma versus Bologna:

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Davide Santon, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Leonardo Spinazzola; Bryan Cristante, Jordan Veretout; Cengiz Under, Diego Perotti, Justin Kluivert; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

Bologna (4-2-3-1): Lukasz Skorupski; Takehiro Tomiyasu, Danilo, Mattia Bani, Stefano Denswill; Nicolas Dominguez, Jerdy Schouten; Riccardo Orsolini, Roberto Soriano, Musa Barrow; Rodrigo Palacio.

Pelatih: Sinisa Mihajlovic.