Liverpool Kontra Manchester City: Duel Penentu Gelar Juara?

Para pencinta sepak bola Inggris tentu tak sabar menanti pertemuan antara Liverpool kontra Manchester City. Ya, kedua tim merupakan penghuni papan atas. Selain itu kedua tim sedang dalam performa terbaik dan pertandingan ini sedikit banyak akan menentukan hasil di akhir musim.

“Big Match” ini akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019 malam WIB. Sebagai tuan rumah Liverpool tentu mengincar kemenangan agar tetap mengamankan posisi teratas.

Sementara itu Manchester City datang dengan ambisi untuk memangkas jarak dengan Liverpool. Saat ini kedua tim terpaut jarak enam poin.

Kedua kubu pun menebarkan perang urat saraf jelang laga ini. Salah satunya seperti dikatakan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp terkait pertemuan kedua tim musim lalu di Anfield.

“Performa City di Liverpool musim lalu bisa jadi merupakan penghormatan terbesar yang pernah diberikan kepada tim saya. Begitulah adanya,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan pertandingan saat itu tidak sebagaimana diharapkan. Namun ia sebut hal seperti itu lumrah terjadi di sepak bola.

“Mereka bermain sangat berbeda dengan yang biasa mereka lakukan, itu benar. Tetapi inilah sepakbola. Kami semua harus membuat rencana untuk satu pertandingan, dan dalam kasus khusus ini akan menghadapi salah satu tim terbaik dunia,” sambung pelatih asal Jerman itu.

Sementara itu pemain Manchester City, Kevin De Bruyne tak ambil pusing dengan rekor kurang memuaskan saat mereka bermain di kandang The Reds.

“Saya lebih sukat bermain di sana ketimbang tanpa penonton. Para pemain profesional selalu ingin bermain di depan 50,60,70, 80 ribu orang dan membuat laga menarik ditonton,” beber De Bruyne.

“Anda berlatih sepanjang hidup untuk bisa tampil di laga besar seperti ini. Saya ingin bersaing memperebutkan titel juara dan menjadi yang terbaik. Untuk mencapainya, Anda harus mengalahkan yang terbaik,” lanjut gelandang internasional Belgia itu.

Lima pertemuan terakhir kedua tim:

11/04/2018 Man City 1-2 Liverpool (UCL)

26/07/2018 Man City 1-2 Liverpool (ICC)

07/10/2018 Liverpool 0-0 Man City (PRL)

04/01/2019 Man City 2-1 Liverpool (PRL)

04/08/2019 Liverpool 1-1 Man City (COS)

Lima laga terakhir Liverpool:

24/10/2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27/10/2019 Liverpool 2-1 Tottenham Hotspur (PRL)

31/10/2019 Liverpool 5-5 Arsenal (LEC)

02/11/2019 Aston Villa 1-2 Liverpool (PRL)

06/11/2019 Liverpool 2-1 Genk (UCL)

Lima laga terakhir Manchester City:

23/10/2019 Man City 5-1 Atalanta (UCL)

26/10/2019 Man City 3-0 Aston Villa (PRL)

30/10/2019 Man City 3-1 Southampton (LEC)

02/11/2019 Man City 2-1 Southampton (PRL)

07/11/2019 Atalanta 1-1 Man City (PRL)

Prediksi starting line-up Liverpool versus Manchester City:

Liverpool: 1-Alisson Becker; 26-Andy Robertson, 4-Virgil van Dijk, 6-Dejan Lovren, 66-Trent Alexandr Arnold; 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson, 5-Gini Wijnaldum; 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah

Pelatih: Jurgen Klopp

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 29-Fernandinho, 22-Benjamin Mendy; 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin De Bruyne, 20-Bernardo Silva; 26-Riyad Mahrez, 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Aguero

Pelatih: Pep Guardiola

Jadwal Lengkap Pekan ke-12 Liga Inggris: Duel Panas Liverpool Vs Manchester City

Pekan ke-12 Liga Primer Inggris akan diisi sejumlah laga menarik. Salah satunya adalah pertemuan antara dua tim penghuni posisi teratas di tabel klasemen sementara yakni Liverpool dan Manchester City.

Pertandingan ini akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019. Sekalipun bermain di kandang sendiri, Liverpool tentu tidak akan mudah menaklukkan tim tamu. Secara tim, City juga memiliki skuad mumpuni.

Bila mampu memenangi laga ini maka Liverpool akan semakin nyaman di puncak klasemen sementara. Jarak di antara kedua tim pun semakin melebar menjadi sembilan poin. Sebaliknya bila tim tamu mampu memenangi pertandingan itu maka selisih poin di antara kedua tim semakin tipis yakni hanya berjarak tiga angka.

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah pertemuan antara Chelsea menghadapi Crystal Palace di Stadion Stamford Bridge pada Sabtu, 9 November 2019 malam WIB.

Kemenangan di laga ini sangat penting bagi Chelsea. Bila mampu meraih poin sempurna maka mereka akan merangsek ke urutan kedua, menggeser Manchester City dan terus bersaing dengan Liverpool di puncak klasemen sementara.

Namun demikian Palace bukan lawan mudah. Sekalipun bertindak sebagai tim tamu mereka akan memberikan persaingan agar tidak ingin pulang dengan tangan hampa.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard tetu akan berpikir keras untuk menurunkan formasi terbaik di tengah absennya sejumah pemain utama mulai dari Ruben Loftus-Cheek, Antonio Rudiger, hingga Marco van Ginkel. Para pemain itu tengah dibekap cedera. Begitu juga Mason Mount dan ross Barkley yang diragukan tampil di laga ini.

Dengan demikian salah satu pemain yang nanti akan diandalkan adalah Mateo Kovacic. Lampard berharap pemain tersebut mampu mencetak gol di pertandingan tersebut.

“Tentu saja saya ingin dia (Kovacic) mencetak gol, dia pun juga begitu. Dengan kualitas permainan yang telah dia tunjukkan musim ini, saya pikir kemajuan yang bisa dilakukan adalah mencetak gol, dan kami sedang mengusahakan itu,” beber Lampard.

 Berikut Jadwal lengkap pekan ke-12 Liga Inggris akhir pekan ini:

Sabtu (9/11/2019)

03.00 WIB – Norwich City vs Watford

19.30 WIB – Chelsea vs Crystal Palace

22.00 WIB – Burnley vs West Ham United

22.00 WIB – Newcastle United vs Bournemouth

22.00 WIB – Southampton vs Everton

22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Sheffield United

Minggu (10/11/2019)

00.30 WIB – Leicester City vs Arsenal (Live TVRI)

21.00 WIB – Wolverhampton Wanderers vs Aston Villa

21.00 WIB – Manchester United vs Brighton

23.30 WIB – Liverpool vs Manchester City (Live TVRI)

Sebut Laga Sulit, Madrid Targetkan Menang Kontra Galatasaray di Matchday 4 Liga Champions

Real Madrid akan menghadapi Galatasaray di matchday keempat Liga Champions Eropa pada Rabu, 6 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Pertandingan ini akan digelar di markas Madrid di Stadion Santiago Bernabeu.

Sebagai tuan rumah, Madrid tentu berpotensi meraih kemenangan. Dukungan penuh dari publik tuan rumah akan memberikan tambahan amunisi bagi tim besutan pelatih Zinedine Zidane itu untuk meraih hasil maksimal.

Namun demikian bagi Madrid laga ini tak bakal berjalan mudah. Sebagaimana dikatakan Marcelo, klub asal Turki itu berpotensi menyulitkan. Namun demikian pemain yang berposisi sebagai bek itu tetap menargetkan kemenangan di laga tersebut.

“Kami tahu laga ini akan sangat sulit. Kami harus menang. Kami tidak sabar memainkan laga Liga Champions di Bernabeu dan kami sangat termotivasi. Meski sulit, kami menyukai jenis laga ini,” beber Marcelona.

Kemenangan di laga ini akan membuka peluang bagi Madrid lolos ke babak 16 besar. Saat ini mereka berada di urutan kedua dengan raihan empat poin dari tiga pertandingan, berjarak lima poin dari PSG di puncak. Sementara itu Galatasaray menempati posisi paling bawah dengan tabungan satu poin dari tiga pertandingan yang telah dijalani.

“Laga seperti adalah momen terbaik para pemain untuk terlibat di dalamnya. Kami harus menang dan mencoba mendekat posisi puncak lalu memikirkan fase selanjutnya. Kami berpikir tentang final,” sambung pemain asal Brasil tersebut.

5 Pertemuan Terakhir Galatasaray versus Real Madrid:

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

27-11-2013 Madrid 4-1 Galatasaray (UCL)

17-09-2013 Galatasaray 1-6 Madrid (UCL)

09-04-2013 Galatasaray 3-2 Madrid (UCL)

03-04-2013 Madrid 3-0 Galatasaray (UCL)

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

05-10-2019 Madrid 4-2 Granada (La Liga)

20-10-2019 Mallorca 1-0 Madrid (La Liga)

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

31-10-2019 Madrid 5-0 Leganes (La Liga)

03-11-2019 Madrid 0-0 Real Betis (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Galatasaray:

06-10-2019 Genclerbirligi 0-0 Galatasaray (Liga)

19-10-2019 Galatasaray 3-2 Sivasspor (Liga)

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

27-10-2019 Besiktas 1-0 Galatasaray (Liga)

02-11-2019 Galatasaray 2-0 Rizespor (Liga).

Perkiraan Susunan Pemain Real Madrid versus Galatasaray:

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Marcelo; Luka Modric, Casemiro, Toni Kroos; Rodrygo Goes, Karim Benzema, Eden Hazard.

Pelatih: Zinedine Zidane.

Galatasaray (3-4-1-2): Fernando Muslera; Christian Luyindaman, Ryan Donk, Marcao; Mariano, Steven N’Zonzi, Jean Michael Seri, Yuto Nagatomo; Younes Belhanda; Ryan Babel, Florin Andone.

Pelatih: Fatih Terim.

Jadwal Pertandingan Kamis, 7 November: Real Madrid vs Galatasaray di Liga Champions

Matchday keempat Liga Champions Eropa masih berlanjut pada Rabu, 6 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sejumlah laga menarik akan tersaji di beberapa tempat.

Real Madrid akan menghadapi Galatasaray. Pertandingan lainnya akan mempertemukan Bayern Muenchen kontra Olympiakos. Sementara itu Lokomotiv Moscow akan menjamu raksasa Serie A Italia, Juventus.

Sebagai tuan rumah, Lokomotiv akan memanfaatkan pertandingan ini sebaik mungkin. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Yuri Semin pertandingan ini akan menentukan nasib mereka musim depan. Ia berharap bisa mencuri poin di laga ini sehingga memperoleh peluang tampil di Liga Europa musim depan.

“Jika kami dapat beberapa poin, kami memiliki peluang bagus berlaga di Europa League musim semi mendatang. Kami ingin menciptakan masalah untuk Juventus,” beber Yuri Semin.

Lebih lanjut Semin mengatakan timnya akan berjuang maksimal menghadapi raksasa Serie A Italia itu. Namun ia mengakui sulit bagi mereka untuk menjinakkan lini serang Nyonya Tua.

“Setiap poin sangat penting. Kami akan bertarung untuk setiap momen. Tapi Anda harus bermain sepak bola yang seimbang, bagaimanapun susah untuk mengontrol lini serang Juventus,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Juventus, Maurizio Sarri menyebut laga ini tidak akan mudah bagi mereka. Tuan rumah Lokomotiv berpeluang menyulitkan mereka.

“Ini akan menjadi laga yang sulit karena ini Liga Champions dan karena kami telah melihat mereka mempersulit kami di duel sebelumnya. Tapi tujuan kami adalah lolos [16 besar],” beber mantan pelatih Chelsea itu.

Pertandingan yang tak kalah menarik akan mempertemukan Atalanta kontra Manchester City. Bayer Leverkusen akan menjamu Atletico Madrid. Sementara itu PSG akan kedatangan tamunya, Club Brugge di Parc des Princes.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Kamis, 7 November 2019:

UEFA CHAMPIONS LEAGUE

00:55 WIB – Lokomotiv Moscow vs Juventus – SCTV, CHAMPIONS TV 1 (Live)
00:55 WIB – Bayern Munchen vs Olympiakos – CHAMPIONS TV 2 (Live)
03:00 WIB – Real Madrid vs Galatasaray – SCTV, Usee Sports 2, First Football
03:00 WIB – Atalanta vs Manchester City – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Bayer Leverkusen vs Atletico Madrid – Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – PSG vs Club Brugge – Vidio, Usee Sports (Live)
03:00 WIB – Red Star Belgrade vs Tottenham Hotspur – Vidio (Live)
03:00 WIB – Dinamo Zagreb vs Shakhtar Donetsk – Vidio (Live)

UEFA EUROPA LEAGUE

22:50 WIB – Astana vs AZ Alkmaar – SCTV, Champions TV 1 (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Jepang vs Meksiko – Mola TV (Live)
02:30 WIB – Spanyol vs Senegal – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Brasil vs Chile – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Prancis vs Australia – Mola TV (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Mumbay City vs Goa – Fox Sports 3 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bhayangkara FC – Vidio (Live)
16:00 WIB – Semen Padang vs Persija Jakarta – Indosiar (Live)

 

Jadwal Pertandingan Senin, 4 November: AC Milan Vs Lazio

Salah satu pertandingan menarik akan tersaji di pentas Serie A Italia saat AC Milan dan Lazio akan saling berhadapan pada Senin, 4 November 2019. Pertandingan ini akan digelar di markas AC Milan di Stadion San Siro.

Bagi Milan pertandingan ini penting untuk terus menjaga asa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Selain itu ini menjadi ujian lanjutan bagi armada Stefano Pioli yang pekan sebelumnya sukses meraih kemenangan. Apakah Rossoneri akan mampu mempertahankan tren positif atau justru sebaliknya?

Jelas tidak mudah bagi Milan untuk memetik kemenangan, sekalipun tampil di kandang sendiri. Lazio bukan lawan mudah. Selain itu tim tersebut berada dalam posisi yang lebih baik dari Milan di tabel klasemen sementara.

Pertandingan lainnya di pentas Serie A adalah Fiorentina kontra Parma. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Dari La Liga Spanyol akan digelar dua pertandingan pada Senin, 4 November. Celta Vigo akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Getafe. Di pertandingan lainnya, Granada akan menghadpai Real Sociedad. Granada akan bertindak sebagai tuan rumah di laga ini.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 4 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Celta Vigo vs Getafe – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Granada vs Real Sociedad – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Fiorentina vs Parma – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – AC Milan vs Lazio – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Augsburg vs Schalke 04 – Fox Sports 3 (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

03:00 WIB – Argentina vs Tajikistan – Mola TV (Live)
03:00 WIB – Kamerun vs Spanyol – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Italia vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Meksiko vs Kepulauan Solomon – Mola TV (Live)

AFC CUP

20:00 WIB – April 25 FC vs Al Ahed – Fox Sports (Live)

SHOPEE LIGA 1

18:30 WIB – Persela Lamongan vs Barito Putera – O Channel (Live)

Diimbangi Alaves, Atletico Gagal Sampai Poin Barcelona di Puncak La Liga

Atletico Madrid harus menguburkan harapan untuk bersaing dengan Barcelona di puncak klasemen La Liga Spanyol. Hal ini dipastikan setelah tim berjuluk Los Colchoneros itu hanya mampu meraih hasil imbang kontra Deportivo Alaves di pekan ke-11 La Liga yang berlangsung pada Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Pertandingan ini digelar di markas Alaves di Stadion Mendizorroza. Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor identik, 1-1. Satu-satunya gol Atletico dicetak oleh Alvaro Morata di menit ke-70. Sementara itu gol tunggal tuan rumah dilesatkan oleh Lucas Perez di menit ke-83.

Dengan hanya mendulang satu poin membuat tabungan poin Atletico tak bisa menyamai Barcelona. Atletico yang mengemas 20 poin dari 11 pertandingan masih berjarak dua angka dari Barcelona di puncak klasemen. Tidak hanya itu Atletico juga kalah selisih gol dari Granada yang berhak menempati posisi kedua. Barcelona dan Granada masih berpeluang menjauh dari Atletico karena baru memainkan 10 laga sejauh ini.

Tambahan satu poin membuat Alaves terpaku di papan bawah tepatnya di posisi ke-13. Tim tersebut baru mengemas 12 poin dari 11 laga dan hanya berjarak tiga poin dari Real Betis di zona degradasi.

Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata. Atletico yang bertindak sebagai tuan rumah sukses membuka keunggulan. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu berhasil menuntaskan umpan terukur Angel Correa.

Sayangnya keunggulan Atletico itu hanya bertahan 13 menit. Lucas Perez sukses menuntaskan umpan Victor Laguardia untuk memaksa skor menjadi imbang. Hingga laga usai Atletico tak mampu menambah gol.

Atletico beruntung memiliki Jan Oblak. Ia adalah sosok yang menjaga gawang Atletico sehingga terhindar dari banyak kebobolan. Ia bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia dengan tingkat clean sheet tertinggi.

Tak heran pelatih Atletico, Diego Simeone pun angkat topi terhadap kiper internasional Slovenia itu. “Oblak adalah kiper terbaik dunia, tidak perlu diragukan lagi. Performanya terus menanjak tiap tahun dan selalu membantu tim ini,” beber Simeone.

Lebih lanjut, Simeone yakin suatu saat Oblak pantas menjadi kiper terbaik dunia.  “Saya yakin dia akan segera mendapatkan penghargaan kiper terbaik dari FIFA,” lanjutnya.

Terkait pertandingan kontra Alaves, Simeone mengakui lawan bermain baik terutama di babak pertama. Intensitas dan agresivitas Alaves dinilai lebih tinggi dari timnya.

“Alaves lebih baik di babak pertama. Mereka lebih intens menyerang dan agresif. Pada babak kedua justru kami yang tampil lebih baik,” lanjut Simeone.

Susunan starting line-up Alaves versus Atletico Madrid:

Alaves: Fernando Pacheco; Martin Aguirregabiria, Victor Laguardia, Lisandro Magallan, Ruben Duarte; Aleix Vidal, Manu Garcia, Mubarak Wakaso, Luis Rioja; Joselu, Lucas Perez

Pelatih: Asier Garitano

Atletico Madrid: Jan Oblak; Santiago Arias, Felipe, Mario Hermoso, Renan Lodi; Saul Niguez, Hector Herrera, Marcos Llorente, Thomas Lemar; Diego Costa, Angel Correa

Pelatih: Diego Simeone

Prediksi Manchester City Kontra Southampton di 16 Besar Carabao Cup

Turnamen Carabao Cup atau Piala Liga Inggris akan memasuki babak 16 besar. Salah satu pertandingan menarik akan mempertemukan Manchester City kontra Southampton. Laga seru ini akan digelar di Stadion Etihad, kandang City, pada Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Kick off pertandingan ini dijadwalkan pada pukul 02.45 WIB.

Kedua tim jelas sama-sama bertekad meraih kemenangan di laga ini. Sebagai tuan rumah Manchester Biru tentu tidak ingin membuang kesempatan untuk melangkah ke babak selanjutnya. Namun tim tamu yang berjuluk Soton bukanlah tim lemah yang mudah dikalahkan.

Di tengah padatnya jadwal pertandingan, kedua pelatih pasti akan berpikir keras untuk meramu strategi di laga ini. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyebut timnya memiliki banyak pemain, termasuk para pemain muda yang siap diturunkan di laga ini.

“Kami memiliki pemain akademi dan solusi lain yang [bisa dicoba] untuk mengatasi masalah yang ada di lini belakang saat menghadapi Southampton. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, kami dapat melaju ke babak berikutnya,” beber Guardiola.

Sementara itu Soton baru saja tersakiti setelah dipermalukan Leicester City di pentas Liga Primer Inggris beberapa waktu lalu. Saat itu, Soton kalah sembilan gol tanpa balas. Hal ini membuat Soton sedang dalam tekanan dan tantangan besar.

“Saya belum pernah memiliki pengalaman seperti itu [kalah sembilan gol] dalam seluruh karier saya [menjadi pelatih]. Tidak mudah [untuk pulih] tetapi kami harus bangkit dan menunjukkan semangat yang berbeda [saat menghadapi Manchester City],” ungkap pelatih Southampton, Ralph Hasenhüttl.

Di atas kertas City tentu lebih diunggulkan. Tim tersebut memiliki segudang pemain. Di lini depan performa Raheem Sterling sedang menanjak. Pemain tersebut beberapa kali selalu mencuri hati sang pelatih.

“Raheem bermain pada babak pertama untuk mencetak gol. Dia menunjukkan kepada kami energi yang dibutuhkan,” aku Guardiola.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

30-12-2018 Southampton 1-3 City (EPL)

04-11-2018 City 6-1 Southampton (EPL)

13-05-2018 Southampton 0-1 City (EPL)

30-11-2017 City 2-1 Southampton (EPL)

15-04-2017 Southampton 0-3 City (EPL).

5 Pertandingan Terakhir City:

02-10-2019 City 2-0 Dinamo Zagreb (UCL)

06-10-2019 City 0-2 Wolverhampton (EPL)

19-10-2019 Palace 0-2 City (EPL)

23-10-2019 City 5-1 Atalanta (UCL)

26-10-2019 City 3-0 Aston Villa (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Southampton:

25-09-2019 Portsmouth 0-4 Southampton (Carabao Cup)

28-09-2019 Tottenham 2-1 Southampton (EPL)

06-10-2019 Southampton 1-4 Chelsea (EPL)

19-10-2019 Wolverhampton 1-1 Southampton (EPL)

26-10-2019 Southampton 0-9 Leicester (EPL).

Perkiraan Starting Line-up Manchester City versus Southampton:

Manchester City (4-3-3): Claudio Bravo; Kyle Walker, John Stones, Nicolas Otamendi, Angelino; Phil Foden, Ilkay Gundogan, Bernardo Silva; Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Southampton (4-2-2-2): Alex McCarthy; Yan Valery, Jack Stephens, Maya Yoshida, Kevin Danso; Oriol Romeu, Pierre-Emile Hojbjerg; Stuart Amstrong, James Ward-Prowse; Shane Long, Nathan Redmond.

Pelatih: Ralph Hasenhüttl

Penalti Mohamad Salah Tentukan Kemenangan Liverpool Atas Spurs

Tottenham Hotspur sukses memetik kemenangan di pekan ke10 Liga Primer Inggris. Menjalani laga berat kontra Tottenham Hotspur, The Reds menang dengan skor 2-1. Laga tersebut berlangsung di Stadion Anfield pada Minggu, 27 Oktober 2019.

Mohamad Salah menjadi penentu kemenangan tuan rumah Liverpool. Pemain internasional Mesir itu sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-75 sekaligus memastikan kemenangan Liverpool. Sementara itu satu gol Liverpool dicetak oleh Jordan Henderson di menit ke-52.

Spurs yang bertindak sebagai tim tamu berhasil membungkam para pendukung tuan rumah saat pertandingan belum genap satu menit. Harry Kane sukses menggetarkan gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker sekaligus membuat Spurs unggul satu gol hingga babak pertama berakhir.

Tambahan tiga poin di laga ini membuat Liverpool memperlebar jarak dengan Manchester City yang beberapa jam sebelumnya sukses memetik kemenangan. Liverpool kini mengemas total 28 poin, unggul delapan angka atas Manchester Biru.

Sementara itu Spurs makin terpuruk di papan bawah. Tim besutan pelatih Mauricio Pochettino itu baru mengemas 12 poin dari 10 pertandingan dan harus puas berada di posisi ke-11. Bila tidak memperbaiki diri maka harapan The Lilywhites untuk mengakhiri kompetisi seperti musim sebelumnya akan bertepuk sebelah tangan.

Liverpool yang tampil di hadapan pendukung sendiri begitu mendominasi pertandingan. Namun gol cepat di awal pertandingan sempat mengejutkan tuan rumah. Berawal dari sepakan keras Son Heung-min yang membentur mistar gawang, dengan kecerdikannya Kane sukses melanjutkan bola dengan tandukan tanpa bisa digagalkan Alisson Becker.

“Kami memulai dengan baik, tetapi cara kami kebobolan sedikit kurang beruntung. Tottenham kemudian bertahan dengan baik, serangan balik mereka luar biasa. Tetapi hal terbaiknya adalah Anda tidak bisa melihat pengaruh dari gol mereka. Kami tidak gugup, kami tetap mengikuti rencana, melakukan segalanya dengan cara yang benar,” ungkap pelatih Liverpool, Jurgen Klopp usai laga.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan tim tamu tampil baik, terutama sang penjaga gawang yang mampu melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

”Kiper mereka melakukan penyelamatan luar biasa, tapi kami tetap tenang. Di babak pertama kami mengatakan permainan ini hanya memiliki satu masalah, skor. Ada satu atau dua hal yang bisa kami lakukan lebih baik dan beradaptasi sedikit,” lanjutnya.

Susunan pemain Liverpool versus Tottenham Hotspur:

Liverpool: 1-Alisson Becker, 66-Trent Alexander-Arnold, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson, 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson, 5-Georginio Wijnaldum, 10-Sadio Mane, 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino

Pelatih: Juergen Klopp

Tottenham Hotspur: 22-Paulo Gazzaniga, 3-Danny Rose, 4-Tobby Alderweireld, 24-Serge Aurier, 6-Davinson Sanchez, 17-Moussa Sissoko, 23-Christian Eriksen, 20-Dele Alli, 8-Harry Winks, 7-Son Heung-min, 10-Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Drama Lima Gol Warnai Kemenangan Bali United Atas Barito Putera di Liga 1

Bali United terus mempertahankan tren positif di pentas Liga 1 2019. Tim tersebut kembali memetik kemenangan di pekan ke-25 saat menghadapi Barito Putera. Pertandingan itu digelar di kandang sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu, 27 Oktober 2019.

Kemenangan Bali United diwarnai oleh drama lima gol yang berkesudahan dengan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-2. Trigol Bali United dipersembahkan oleh Ilija Spasojevic dari titik putih di menit ke-14, William Pacheco di menit ke-45, dan Melvin Platje di menit ke-59.

Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Samsul Arif di menit kesembilan dan Rizky Pora di menit ke-71. Kemenangan ini memantapkan posisi Bali United di puncak klasemen sementara.

Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu semakin nyaman di posisi puncak. Bali United telah mengemas total 54 poin dari 23 pertandingan, unggul 13 poin dari Borneo FC yang sudah memainkan 24 pertandingan.

Tentu kekalahan di laga ini membuat Borneo gagal memangkas jarak dengan Bali United. Posisi tim tersebut pun semakin rawan tergusur oleh para pesaingnya. Di tempat ketiga ada Madura United yang mengemas jumlah poin dan jumlah pertandingan yang sama. Madura United hanya kalah selisih gol dari Borneo FC. Sementara itu Persipura Jayapura membuntuti di posisi keempat dengan selisih satu gol dari 23 laga.

Bali United dan Borneo FC menampilkan permainan menarik. Sejak menit awal kedua tim silih berganti menciptakan peluang. Tim tamu sempat membuat kejutan saat pertandinga nbaru berjalan sembilan menit. Smasul Arif sukses membungkam para pendukung tuan rumah saat mencetak gol pembuka.

Lima menit berselang Ilija sukses menyamakan kedudukan melalui sepakan penalti usai pemain tim tamu melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Laga pun berlangsung semakin menarik hingga tuan rumah mampu memenangi pertandingan tersebut.

Pelatih Bali United mengakui timnya kebobolan dari serangan balik. Ia pun menjadikan pertandingan ini sebagai pelajaran untuk mempersiapkan diri di laga-laga selanjutnya.

“Kami kebobolan dari serangan balik. Kami lebih hati-hati di menit akhir. Tapi yang paling penting kami bisa dapat tiga poin,” beber Teco.

“Kami harus seimbang saat menyerang dan bertahan. Dalam sepakbola yang sangat penting ketika kesulitan mencetak gol dari permainan terbuka, kita bisa maksimalkan set-piece. Setelah ini, kami bersiap untuk lawan Persela Lamongan,” sambung mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.

Susunan pemain Bali United versus Barito Putera:

Bali United (4-3-3): 59-Wawan Hendrawan; 85-Michael Orah (24-Ricky Fajrin 74′), 32-Leonard Tupamahu, 43-Willian Pacheco, 22-Dias Angga Putra; 14-Fadil Sausu, 6-Brwa Nouri, 80-Paulo Sergio; 23-Fahmi Al Ayyubi (87-Stefano Lilipaly 66′), 9- Ilija Spasojevic (11-Yabes Roni 85′), 7-Melvin Platje

Pelatih: Stefano Cugurra Teco

Barito Putera (4-3-3): 20-Adhitya Harlan; 20-Rony Esar Beroperay, 89-Cassio de Jesus, 47-Donny Monim, 18-Gavin Kwan Adsit (14-Nazar Nurzaidin 90′); 13-Bayu Pradana, 17-Paulo Sitanggang (11-Yakob Sayuri 62′), 7-Kozuke Yamazaki; 26-Rizky Pora (57-Ferdiansyah 77′), 10-Rafael da Silva, 9- Samsul Arif

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Tanpa Ronaldo, Juventus Diimbangi Lecce

Juventus gagal meraih poin sempurna di pekan kesembilan Serie A Italia. Juventus yang berstatus tim tamu diimbangi Lecce pada pertandingan yang digelar di Stadion Via del Mare pada Sabtu, 26 Oktober 2019 tersebut. Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor identik, 1-1.

Satu-satunya gol Juventus di laga itu dicetak oleh Paulo Dybala dari titik penalti di menit ke-50. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marco Mancosu di menit ke-56. Gol tersebut juga lahir dari eksekusi penalti.

Sekalipun hanya mendulang satu poin, Juventus masih tetap mempertahankan posisi puncak. Nyonya Tua mengemas total 23 poin, unggul satu poin dari pesaing terdekat yakni Inter Milan. Sementara itu Lecce masih terpuruk di papan bawah. Tim tersebut baru mendapat delapan poin dari sembilan pertandingan dan harus puas berada di posisi ke-16 dan hanya berjarak satu poin dari Brescia di zona degradasi.

Juventus tampil tidak dengan kekuatan terbaik di laga ini. Salah satu pemain andalan di lini depan yakni Cristiano Ronaldo tidak dapat tampil. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Maurizio Sarri, mantan pemain Real Madrid itu sedang mengalami kelelahan. Ia pun memutuskan untuk tidak menurunkan pemain internasioal Portugal tersebut.

“Cristiano Ronaldo mengalami kelelahan secara fisik dan juga mental,” beber Sarri.

Meski tanpa Ronaldo, Juventus sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Bianconeri bahkan mampu mencatatkan penguasaan bola hingga 60 persen. Selain itu mereka juga memiliki peluang lebih banyak yakni mampu melepaskan 16 tembakan, berbanding sembilan milik tuan rumah. Namun demikian Juventus tak mampu mencetak gol di babak pertama.

Juventus baru bisa mencetak gol di babak kedua melalui eksekusi penalti Dybala. Keunggulan Juventus tak bertahan lama. Handsball yang dilakukan Matthijs De Light di kotak terlarang berujung hadiah penalti. Juventus gagal mencetak gol lagi hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Meski timnya gagal meraih poin penuh di laga ini, Sarri enggan menyalahkan De Light. Menurut mantan pelatih Chelsea, pemain muda tersebut tidak sengaja melakukan pelanggaran tersebut.

“Melihat kejadian dari bangku cadangan, saya pikir itu tidak sengaja. Lengannya dekat dengan tubuhnya dan ada pantulan, tetapi dengan aturan baru, sulit bagi bek untuk menghindari bola,” beber Sarri.

Susunan pemain Lecce versus Juventus:

Lecce (4-3-3): 21-Gabriel; 27-Marco Calderoni, 5-Fabio Lucioni, 13-Luca Rossettini, 16-Biaigio Meccariello; 4-Jacopo Perticcione, 37-Zan Majer, 77-Panagiotis Tachtsidis; 8-Marco Mancosu; 17-Diego Farias, 30-Khouma Babacar

Pelatih: Fabio Liverani

Juventus (4-3-3): 1-Wojciech Szczesny; 2-Danilo, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, 23-Emre Can, 5-Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot; 33-Federico Bernardeschi, 10- Paulo Dybala, 21-Gonzalo Higuain

Pelatih: Maurizio Sarri