Real Madrid Hadapi Unionistas di 32 Besar Copa del Rey

Real Madrid akan menghadapi lawan mudah di babak 32 besar Copa del Rey. Los Blancos akan menghadapi Unionistas de Salamanca di Las Pistas del Helmantico pada Kamis, 23 Januari 2020 dini hari WIB.

Di atas kertas Madrid berpeluang memenangi laga ini. Madrid memiliki sumber daya pemain yang lebih mumpuni. Namun demikian kali ini mereka akan bertindak sebagai tim tamu dan akan mendapat tekanan dari publik tuan rumah.

Sebelum menghadapi klub Segunda B atau Divisi Tiga ini, Madrid memiliki modal bagus dengan kemenangan atas Sevilla di Stadion Santiago Bernabeu pada tengah pekan lalu. Kemenangan dalam laga sengit dan menarik ini membuktikan bahwa Madrid masih menjadi salah satu tim besar di sepak bola Spanyol.

Di laga kontra Sevilla, Madrid harus berjuang keras. Bahkan mereka sempat diselamatkan oleh VAR yang menganulir salah satu gol tim tamu.

“Apa yang bisa saya katakan adalah, saya sudah lihat insiden tersebut dan itu memang adangan. Ada yang dilanggar, wasit melihat ke VAR dan memberikan pelanggaran,” ungkap Zinedine Zidane usai laga.

Lebih lanjut pelatih Real Madrid itu mengatakan dirinya tak bisa berbicara terlalu banyak terkait gol lawan yang dianulir.

“Di babak kedua, ada handball dan wasit tak memberikan pelanggaran. Saya tak bisa menjelaskan apa pun dan saya tak pernah mau mengevaluasi ke sana,” beber Zidane.

“Semua keputusan di tangan wasit, terkadang itu melawan pihak anda dan beberapa kali menguntungkan tim anda. Itu pekerjaan sulit, mereka yang memutuskan,” tegas Zidane.

5 Pertandingan Terakhir Unionistas:

21-12-2019 Izarra 2-6 Unionistas (Segunda B)

05-01-2020 Unionistas 1-1 Leioa (Segunda B)

12-01-2020 Unionistas 1-1 Deportivo La Coruna (Copa del Rey)

16-01-2020 Unionistas 1-0 Barakaldo (Segunda B)

19-01-2020 Sociedad B 0-0 Unionistas (Segunda B).

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

23-12-2019 Madrid 0-0 Bilbao (La Liga)

04-01-2020 Getafe 0-3 Madrid (La Liga)

09-01-2020 Valencia 1-3 Madrid (Supercopa)

13-01-2020 Madrid 0-0 Atletico (Supercopa)

18-01-2020 Madrid 2-1 Sevilla (La Liga).

Perkiraan Starting Line-up Real Madrid versus Unionistas Salamanca:

Real Madrid (4-4-3): Alphonse Areola; Daniel Carvajal, Nacho, Éder Militão, Ferland Mendy; Federico Valverde, Casemiro, James Rodríguez; Rodrygo, Mariano, Vinicius Junior.

Pelatih: Zinedine Zidane

Unionistas (4-3-3): Mario Fernández; José Ángel, Juan Góngora, David Gallego, Ayoze Placeres; Javi Navas, Cristian Portilla, Álvaro Romero; Carlos de la Nava, Iván Garrido, Guille Andrés.

Pelatih: Javi Luaces.

 

 

Big Match, Chelsea Vs Arsenal di Pekan ke-24 Liga Inggris

Para pencinta sepak bola Inggris akan disuguhkan dengan laga menarik di pekan ke-24 Liga Primer Inggris saat dua tim papan atas saling berhadapan. Chelsea dan Arsenal akan saling beradu di Stadion Stamford Bridge pdaa Selasa, 21 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Kedua tim tentu akan menurnkan formasi terbaik di laga ini. Berdasarkan kekuatan amunisi, kedua tim berimbang. Saat ini Chelsea sedang butuh kemenangan setelah di laga sebelumnya menyerah satu gol tanpa balas dari Newcastle United. Sementara itu Arsenal hanya mampu memetik hasil imbang.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengatakan ia akan mempersiapkan skuad terbaik. Ia berharap salah satu pemain andalannya bisa tampil di laga krusial itu.

“Reece James mengalami cedera di bagian belakang lututnya. Saya khawatir dengan kondisinya, karena dia mengalami cedera pada pergelangan kakinya di awal musim. Namun, kami berharap James tidak mengalami cedera serius [sehingga bisa tampil melawan Arsenal],” beber Lampard.

Meski masih berusia 20 tahun, Reece James sudah mampu memikat hati Lampard. Pemain tersebut menjadi andalan di lini belakang.

Situasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Arsenal. Pertahanan yang kurang maksimal akan menyisahkan celah yang bisa dieksploitasi oleh para pemain Arsenal.

Sebagaimana ditegaskan pelatih Arsenal, Mikel Arteta, laga itu sangat penting bagi mereka. Kemenangan di laga itu akan membuat mereka mampu memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

“Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Kami harus memenangkan pertandingan ini untuk memperjuangkan posisi empat besar. [Dengan mengalahkan Chelsea] kami dapat mendekati empat besar, sehingga kami harus menang,” tegas Arteta.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

30-05-2019 Chelsea 4-1 Arsenal (UEL)

20-01-2019 Arsenal 2-0 Chelsea (EPL)

18-08-2018 Chelsea 3-2 Arsenal (EPL)

25-01-2018 Arsenal 2-1 Chelsea (EFL Cup).

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

01-01-2020 Brighton 1-1 Chelsea (EPL)

05-01-2020 Chelsea 2-0 N Forest (FA Cup)

11-01-2020 Chelsea 3-0 Burnley (EPL)

19-01-2020 Newcastle 1-0 Chelsea (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

02-01-2020 Arsenal 2-0 MU (EPL)

07-01-2020 Arsenal 1-0 Leeds (FA Cup)

11-01-2020 Palace 1-1 Arsenal (EPL)

18-01-2020 Arsenal 1-1 Sheffield (EPL).

Perkiraan Starting Line Up Chelsea versus Arsenal:

Chelsea (4-3-3): Kepa Arizzabalaga; Cesar Azpilicueta, Kurt Zouma, Antonio Rudiger, Emerson Palmieri; N’Golo Kante, Jorginho, Matteo Kovacic; Willian, Tammy Abraham, Callum Hudson-Odoi. Pelatih: Frank Lampard

Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Hector Bellerin, Skhodran Mustafi, Bukayo Saka; Matteo Guendouzi, Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Mesut Ozil, Gabriel Martinelli; Alexandre Lacazette.

Pelatih: Mikel Arteta

Hadapi Chelsea, Pelatih Arsenal: Kemenangan Sangat Penting

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta sangat berambisi untuk memetik kemenangan di pekan ke-24 Liga Primer Inggris. Arsenal akan bertandang ke markas Chelsea di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 22 Januari 2020.

Arteta menegaskan timnya butuh kemenangan di laga ini. Kemenangan tersebut akan menjadi pelecut bagi mereka untuk bisa kembali ke jalur positif. Tidak hanya itu kemenangan akan membuat mereka mampu naik posisi.

“Kemenangan sangat penting kalau kami ingin bersaing untuk empat besar. Laga di kandang lalu juga sama, itu bisa saja memainkan perbedaan besar dan kami sangat nyaris meraih kemenangan,” beber Arteta.

Sementara itu performa Arsenal kurang konsisten belakangan ini. Tim tersebut tampil bak roller coaster. Di pertandinga pekan ke-23, Arsenal hanya mampu bermain imbang kontra Sheffield United. Imbang kontra tim promosi ini jelas mengecewakan. Itulah yang dirasakan Arteta usai pertandingan itu.

“Saya sangat kecewa hari ini. Saya rasa performa yang kami tunjukkan layak diganjar dengan tiga poin dan menurut saya kami sudah kehilangan dua poin,” beber Arteta.

Pelatih yang pernah menjadi pemain Arsenal itu mengatakan timnya tampil kurang konsisten di laga itu. Arsenal sempat memimpin di babak pertama, namun mereka gagal menjaga keunggulan. Lawan pun mampu mencetak gol dan memaksa pertandingan berakhir imbang..

“Di Premier League, kalau Anda tak mengunci pertandingan maka di 10 atau 15 menit terakhir tim-tim semacam ini cuma perlu bola-bola panjang, bola kedua, sebuah set-piece, dan Anda bisa kehilangan poin. Begitu saja,” beber Arteta.

Saat ini Arsenal sedang dikaitkan dengan sejumlah pemain. Nama-nama seperti Dries Mertens (Napoli), Adrien Rabiot (Juventus), Layvin Kurzawa (Paris St. Germain), Dayot Upamecano (RB Leipzig), hingga Jerome Boateng (Bayern Munich) dikaitkan dengan klub London Utara itu. Namun demikian Arteta enggan berbicara panjang lebar terkait hal ini.

“Saya tidak akan sedih tanpa pemain baru karena kami tidak bisa, karena para pemainnya harus lah mereka yang bisa benar-benar membantu kami dan membuat perbedaan di skuad, bukan sekadar asal beli pemain baru. Banyak hal tidak berubah sejak akhir pekan ini,” tegas Arteta.

Namun demikian beberapa pemain di atas diyakini mampu memberikan pengaruh bagi Arsenal. Mereka akan mampu menutup lubang yang ada di tubuh skuad Meriam London seperti di lini pertahanan.

“Tidak ada yang baru untuk dikatakan pada pemain individu manapun. Itu memang kemungkinan. Saat kami informasi lebih banyak, kami akan memberi tahu Anda,” tandas Arteta lagi.

Lazio Hadapi Napoli di Perempat Final Coppa Italia

Duel menarik akan tersaji di leg pertama babak perempat final Coppa Italia. Lazio dan Napoli akan saling berhadapan. Laga ini akan digelar di Stadion San Polo, kandang Napoli pada Selasa, 21 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Kedua tim jelas tidak ingin kehilangan kesempatan untuk memetik kemenangan di laga ini. Namun kubu Lazio sedang dibayangi kekhawatiran. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Simone Inzaghi, beberapa pemain andalan Lazio tidak sedang dalam performa terbaik karena padatnya jadwal pertandingan belakangan ini. Bahkan ada beberapa pemain yang kini masih dalam proses perawatan cedera.

“Kami akan menghadapi tim yang kuat. Saya masih harus mengevaluasi kondisi kebugaran para pemain, karena kami menjalani jadwal padat. Tetapi, rasanya saya akan membawa seluruh skuat, kecuali Jordan Lukaku, Adam Marusic dan Luis Alberto,” beber Inzaghi.

Terkait peluang memenangi laga itu, Inzaghi merendah. Ia tidak mau jemawa. Apalagi Lazio tak pernah bisa memetik kemenangan dalam tiga lawatan terakhir ke markas Partenopei.

“Napoli memang mengalami hambatan di Serie A, tetapi mereka masih tim hebat. Bagi kami, Coppa Italia sangat berarti. Kami akan berusaha untuk menampilkan performa terbaik pada laga ini,” sambung Inzaghi.

Sementara itu kubu Napoli tak mau terlalu terbebani dengan laga ini. Napoli memang sedang dalam kondisi kurang bagus setelah menelan tiga kekalahan secara beruntun.

Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso menegaskan timnya tidak boleh mengulangi kesalahan tersebut. Mereka harus bangkit untuk meraih kemenangan.

“Saya masih yakin kami memiliki skuat yang berkualitas, tinggal membuat mereka bermain maksimal. Kami harus menemukan kunci performa tim sesungguhnya,” tegas Gatusso.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:
12.01.20 SA Lazio 1 – 0 Napoli
21.01.19 SA Napoli 2 – 1 Lazio
19.08.18 SA Lazio 1 – 2 Napoli
11.02.18 SA Napoli 4 – 1 Lazio
21.09.17 SA Lazio 1 – 4 Napoli

5 Pertandingan Terakhir Napoli:
19.01.20 SA Napoli 0 – 2 Fiorentina
14.01.20 COP Napoli 2 – 0 Perugia
12.01.20 SA Lazio 1 – 0 Napoli
07.01.20 SA Napoli 1 – 3 Inter
23.12.19 SA Sassuolo 1 – 2 Napoli

5 Pertandingan Terakhir Lazio:
18.01.20 SA Lazio 5 – 1 Sampdoria
15.01.20 COP Lazio 4 – 0 Cremonese
12.01.20 SA Lazio 1 – 0 Napoli
05.01.20 SA Brescia 1 – 2 Lazio
22.12.19 SC Juventus 1 – 3 Lazio

Prediksi starting line up Napoli versus Lazio:

Napoli (4-3-3): Meret; Hysaj, Manolas, Di Lorenzo, Mario Rui; Allan, Demme, Zielinski; Lozano, Milik, Insigne
Pelatih: Gennaro Gattuso

Lazio (3-5-2):
Strakosha; Luiz Felipe, Acerbi, Radu; Lazzari, Milinkovic-Savic, Leiva, Parolo, Lulic; Caicedo, Immobile
Pelatih: Simone Inzaghi

 

Jadwal Pertandingan Rabu, 22 Januari: Big Match Chelsea Vs Arsenal di Liga Inggris

Salah satu pertandingan besar di pentas Liga Primer Inggris akan tersaji pada tengah pekan ini. Chelsea dan Arsenal akan saling berhadapan di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 22 Januari 2020 dini hari WIB.

Laga ini dipastikan akan berjalan menarik. Kedua tim memiliki kekuatan berimbang. Selain itu kedua tim sama-sama bertekad memetik kemenangan di laga ini. Chelsea meraih hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya sehingga butuh kemenangan ini untuk kembali ke jalur positif.

Sementara itu Arsenal hanya mampu meraih hasil imbang di pekan sebelumnya. Laga ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk memetik tiga poin sekaligus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Pertandingan lainnya di pekan ke-24 Liga Primer Inggris mempertemukan Sheffield United kontra Manchester City. City yang berstatus juara bertahan akan bertindak sebagai tim tamu di laga ini.

Pertandingan lainnya akan tersaji di markas Everton saat menjamu Newcastle United di Stadion Goodison Park. Sementara itu Aston Villa akan beradu dengan Watford. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya seperti dilansir dari panditfootball.com:

Rabu, 22 Januari 2020
01.00 Piala Raja Spanyol Real Zaragoza vs RCD Mallorca Streaming
01.00 Piala Raja Spanyol Recreativo Huelva vs CA Osasuna Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Sheffield United vs Manchester City Mola TV; Aplikasi, Parabola, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris AFC Bournemouth vs Brighton & Hove Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Everton FC vs Newcastle United Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Crystal Palace vs Southampton FC Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Aston Villa vs Watford FC Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.45 EFL Championship Inggris Barnsley FC vs Preston North End Streaming
02.45 Coppa Italia SSC Napoli vs SS Lazio Streaming
02.45 EFL League One Inggris Peterborough United vs Wycombe Wanderers Streaming
02.45 EFL League Two Inggris Colchester United vs Bradford City Streaming
03.00 Piala Raja Spanyol Sevilla FC vs Levante UD Streaming
03.10 Piala Liga Prancis Olympique Lyon vs Lille OSC beIN Sports 1
03.15 Liga Primer Inggris Chelsea FC vs Arsenal FC Mola TV; Aplikasi, Parabola, Polytron Streaming
17.15 Piala Asia U23 Arab Saudi vs Uzbekistan FOX Sports 2
20.15 Piala Asia U23 Australia vs Korea Selatan FOX Sports 2

 

 

 

 

 

 

Duel Sengit La Liga Akhir Pekan Ini, Real Madrid Vs Sevilla

Salah satu duel sengit akan tersaji di pekan ke-20 La Liga Spanyol saat Real Madrid menghadapi Sevilla. Pertandingan ini akan digelar di markas Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada Sabtu, 18 Januari 2020 malam WIB.

Madrid sedang dalam tren positif usai menjadi juara Piala Super Spanyol. Trofi pertama ini semakin memotivasi mereka untuk menambah koleksi gelar. Salah satu yang diincar, tentu, gelar La Liga.

Saat ini Madrid terus bersaing dengan Barcelona di papan atas. Kedua tim memiliki koleksi poin yang sama. Hanya saja Madrid harus berada di urutan kedua karena kalah selisih gol dari rival abadinya itu. Kedua tim sama-sama mendulang 40 poin dari 19 laga.

Pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane mengatakan persaingan di La Liga begitu ketat. Sementara itu jalan menuju tangga juara masih panjang. Bahkan tantangan demi tantangan akan menghadang mereka.

“Kami telah bekerja keras dan perlu sabar. Kami sempat kesulitan di awal musim, tapi itu biasa terjadi. Sekarang kami merasa senang dengan gelar ini (Piala Super), tapi musim masih panjang. Ada banyak kompetisi yang masih harus diperebutkan dan kami baru memulainya,” beber Zidane.

Namun demikian tidak mudah bagi Madrid untuk memetik poin penuh kontra Sevilla. Tim itu bukan tim lemah yang mudah dikalahkan. Di sisi lain, Madrid akan menghadapi Sevilla yang dilatih Julen Lopeteguui yang sudah mengetahui seluk beluk Madrid.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

23-09-2019 Sevilla 0-1 Madrid (La Liga)

19-01-2019 Madrid 2-0 Sevilla (La Liga)

27-09-2018 Sevilla 3-0 Madrid (La Liga)

10-05-2018 Sevilla 3-2 Madrid (La Liga)

09-12-2017 Madrid 5-0 Sevilla (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

19-12-2019 Barcelona 0-0 Madrid (La Liga)

23-12-2019 Madrid 0-0 Bilbao (La Liga)

04-01-2020 Getafe 0-3 Madrid (La Liga)

09-01-2020 Valencia 1-3 Madrid (Supercopa)

13-01-2020 Madrid 0-0 Atletico (Supercopa).

5 Pertandingan Terakhir Sevilla:

09-12-2019 Osasuna 1-1 Sevilla (La Liga)

13-12-2019 APOEL 1-0 Sevilla (UEL)

16-12-2019 Sevilla 1-2 Villarreal (La Liga)

21-12-2019 Mallorca 0-2 Sevilla (La Liga)

04-01-2020 Sevilla 1-1 Bilbao (La Liga).

Perkiraan Starting Line-up Real Madrid versus Sevilla:

Real Madrid (4-4-3): Thibaut Courtois; Daniel Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Ferland Mendy; Federico Valverde, Casemiro, Luka Modric; Rodrygo, Luka Jovic, Vinicius Junior.

Pelatih: Zinedine Zidane

Sevilla (4-3-3): Tomas Vaclik; Daniel Carrico, Jules Kounde, Diego Carlos, Jesus Navas; Joan Jordan, Fernando, Ever Banega; Oliver Torres, Luuk de Jong, Munir El Haddadi.

Pelatih: Julen Lopetegui

 

 

Menang Telak, Inter Milan ke Perempat Final Coppa Italia

Inter Milan memetik kemenangan telak di babak 16 besar Coppa Italia. Menghadapi Cagliari di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza pada Selasa, 14 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Internazionale Milan menang dengan skor telak 4-1.

Empat gol Inter dicetak oleh Romelu Lukaku. Dan dua gol lainnya disumbangkan oleh Borja Valero dan Andrea Ranocchia. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Chritian Olivia.

Kemenangan ini pun meloloskan Inter Milan ke babak perempat final. Selanjutnya Inter Milan akan menghadapi pemenang antara Fiorentina kontra Atalanta untuk memperebutkan satu tiket ke babak semi final.

Bermain di kandang sendiri membuat Inter begitu percaya diri. Sejak menit awal tuan rumah langsung gencar menekan pertahanan Cagliari. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan. Kurang dari satu menit Lukaku sudah menggetarkan gawang Cagliari.

Usai pertandingan pelatih Inter, Antonio Conte tak kuasa menahan kegembiraannya. Menurut mantan pelatih Chelsea itu, kemenangan ini tidak lepas dari kontribusi para pemain termasuk para pemain yang jarang tampil.

“Saya benar-benar senang, itu adalah respons yang bagus dari para pemain. Bahkan dari mereka yang jarang bermain dan mereka yang kembali dari cedera,” beber Conte.

Lebih lanjut ia juga mengapresiasi pemain yang baru saja pulih dari cedera tetapi mampu menampilkan permainan yang menawan.

“Saya bahagia Barella yang pulih dari cedera bisa menjadi starter hari ini, begitu pula Sanchez. Dia adalah pemain penting bagi kami dan perlahan-lahan dia akan kembali ke bentuk permainan terbaik,” sambungnya.

Selain Barella, pemain lain yang disebut adalah Borja Valero. Selain itu Lazaro, Ranocchia, dan Dimarco. Para pemain itu memang jarang bermain namun saat diberi kepercayaan mereka sanggup menjawabnya dengan penampilan yang memukau.

“Saya juga senang dengan Borja Valero yang membuktikan dirinya sekali lagi hari ini. Juga Lazaro, Dimarco dan Ranocchia, mereka yang belum memiliki banyak kesempatan bermain sejauh ini, tetapi semuanya tampil dengan sangat baik,” lanjut pelatih asal Italia itu.

Susunan Pemain Inter Milan versus Cagliari:

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Andrea Ranocchia, Milan Skriniar; Valentino Lazaro, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic (Sensi), Borja Valero, Federico Dimarco (Biraghi); Alexis Sanchez (Esposito), Romelu Lukaku.

Pelatih: Antono Conte

Cagliari (4-2-3-1) ​ Robin Olsen; Paolo Farago, Fabio Pisacane, Sebastian Walukiewicz, Charalambos Lykogiannis; Nahitan Nandez, Christian Oliva; Artur Ionita (Joao Pedro), Radja Nainggolan, Lucas Castro; Alberto Cerri.

Pelatih: Rolando Maran

Menangi Laga Ulangan, Tottenham Hotspur Kantongi Tiket Babak Ketiga Piala FA

Tottenham Hotspur sukses memetik kemenangan di laga ulangan babak ketiga Piala FA. Menghadapi Middlesbrough di kandang sendiri di Stadion Tottenham Hotspur pada Selasa, 14 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Spurs mencatatkan kemenangan dengan skor 2-1.

Sepasang gol Spurs dicetak oleh Giovani Lo Celso di menit kedua dan Erik Lamela di menit ke-15. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh George Saville di menit ke-83.

Sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1 saat Spurs bermain di kandang Middlesbrough. Kemenangan ini membuat Spurs berhak lolos ke putaran selanjutnya.

Bermain di kandang sendiri membuat Spurs begitu percaya diri. Sejak menit awal tim besutan pelatih Jorge Mourinho langsung memberikan ancaman. Hasilnya di menit kedua, Lo Celso membuka keunggulan tuan rumah usah memanfaatkan kesalahan pemain tim tamu. Salah umpan Thomas Mejias berujung gol.

Usai pertandingan, pelatih Spurs, Jose Mourinho angkat bicara. Menurut pelatih asal Portugal itu timnya seharusnya bisa menang dengan skor yang lebih telak. Hal ini berkaca pada penguasaan bola dan banyaknya peluang yang mereka miliki.

“Nyaris 3-0 berkali-kali. Saya bilang kepada para pemain saya saat istirahat, kalau kita tidak bikin gol (untuk membuat jadi) 3-0, maka kalau skornya jadi 2-1, kita akan kesulitan dan itu terjadi,” ungkap Mourinho.

“Kami tahu lawan berat. Mereka memasukkan Gestede dan main direct dan menyulitkan. Ketika skornya 2-1, kami tahu ini akan sulit,” sambungnya.

Meski begitu ia mengakui para pemainnya sudah tampil maksimal. Selain menciptakan peluang, ia juga memberikan apresiasi atas kemampuan para pemainnya saat mendapat tekanan.

“Kami mencoba yang terbaik. Anak-anak mencoba yang terbaik. Mereka menghadapi banyak situasi bola mati dengan baik. Kami kebobolan, sedikit bikin frustrasi, tapi lebih bikin frustrasi karena kami tidak mencetak tiga, empat, atau lima gol,” tegas mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Susunan Pemain Tottenham versus Middlesbrough:

Tottenham Hotspur: Paulo Gazzaniga; Japhet Tanganga, Davinson Sanchez, Jan Vertonghen, Ryan Sessegnon; Eric Dier (Dele Alli 86′), Harry Winks; Giovani Lo Celso, Christian Eriksen, Erik Lamela; Lucas Moura (Son Heung-Min 61′).

Pelatih: Jose Mourinho

Middlesbrough: Tomas Mejias; Djed Spence (Marcus Tavernier 74′), Jonny Howson, Paddy McNair, Dael Fry, Marvin Johnson; Lewis Wing, Adam Clayton, Ben Liddle (George Seville 57′); Lukas Nmecha (Rudy Gestede 74′), Ashley Fletcher.

Pelatih: Jonathan Woodgate

Jadi Pelatih Baru Barcelona, Setian Ucapkan Terima Kasih pada Valverde

Saat ini Barcelona sudah memiliki pelatih baru. Usai memecat Ernesto Valverde, manajemen Blaugrana langsung menunjuk Quique Setien sebagai pelatih anyar. Tentu kerja Setien sedikit lebih mudah melihat posisi Barcelona di tabel klasemen sementara La Liga.

Menurut Setien, dirinya patut berterima kasih kepada Valverde karena meninggalkan klub dalam posisi bagus. Meski gagal di Piala Super Spanyol, Barcelona masih berpeluang untuk mempertahankan trofi La Liga.

“Bagi saya, Valverde selalu terlihat sebagai orang yang sangat baik. Saya menghargai kerja yang dia lakukan,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien mengatakan dirinya pun sudah banyak berbicara dengan Valverde. Hal ini penting karena ia mengapresiasi sejumlah hasil kerja positif dari Valverde yang patut diteruskan.

“Saya sudah bicara dengannya untuk mendiskusikan beberapa hal karena ada banyak hal dari kerjanya yang akan berguna untuk saya,” lanjutnya.

“Saya berterima kasih kepadanya karena dia mewariskan tim ini kepada saya di posisi pertama liga,” tegasnya.

Sementara itu manajemen Barcelona mengatakan pemecatan Valverde bukan sesuatu yang datang secara tak terduga. Seperti dikatakan presiden klub, Jose Maria Bartomeu, pihaknya sudah memberikan isyarat kepada sang pelatih sebelum diberhentikan.

“Kami sudah lama tahu bahwa dinamika tim bisa meningkat, tapi hasil-hasilnya memang sangat baik. Saya berharap saya menangani segalanya secara berbeda dalam beberapa hari terakhir,” beber Bartomeu.

Lebih lanjut Bartomeu mengatakan pemecatan Valverde tidak lepas dari hasil buruk timnya di pentas Liga Champions Eropa dan Copa del Rey. Ini adalah dua kejuaraan yang sangat ingin dimenangi.

“Kami sedang berada di paruh musim dan kami membuat perubahan karena kami memang butuh sebuah dorongan. Kami ingin memenangi LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. [Tapi] saya sesungguhnya ingin agar banyak hal bisa diselesaikan dengan cara yang lain,” lanjutnya.

Meski begitu pihak manajemen selalu berkomunikasi terkait target dan pencapain. Dengan demikian pemecatan ini bukan sesuatu yang mengagetkan bagi Valverde.

“Kami sudah berbicara dalam waktu yang lama dengan Valverde. Ini bukan kejutan kok untuk dia. Banyak perubahan memang diperlukan,” pungkasnya.

Saat ini Barcelona berada di urutan teratas klasemen sementara La Liga dengan raihan total 40 poin dari 19 pertandingan. Barcelona memimpin dengan keunggulan selisih gol dari rival abadinya, Real Madrid.

Selain itu Barcelona juga masih berpeluang mengakhiri puasa gelar Liga Champions Eropa. Barcelona akan tampil di fase knock out.

Komentar Simeone Terhadap Kartu Merah Federico Valverde

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone angkat bicara terkait kartu merah yang diterima pemain Real Madrid, Federico Valverde saat kedua tim bertemu di final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi pada Senin, 13 Januari 2020 dini hari WIB.

Valverde harus meninggalkan lapangan pertandingan usai menerima kartu merah  tersebab melanggar Alvaro Morata. Menurut Simeone, keputusan yang dilakukan Valverde tepat pada momen tersebut.

“Itu adalah momen terpenting di pertandingan tadi. Saya bilang ke dia bahwa siapapun akan melakukan hal yang sama kalau di posisinya,” beber Simeone.

Lebih lanjut pelatih asal Argentina itu mengatakan sekalipun Valverde menerima kartu merah, ia tetap pantas dianugerahi predikat man of the match. Pemain tersebut memberikan kontribusi penting bagi kemenangan Madrid.

“Saya rasa memberikan Valverde gelar man of the match itu sangat masuk akal karena Valverde memenangkan pertandingan dengan aksinya ini,” sambungnya.

Sementara itu terkait performa Atletico, Simeone mengatakan timnya mampu mengawali pertandingan dengan baik. Namun lawan kemudian mampu mengambil alih pertandingan di 15 menit terakhir babak pertama.

“Kami memulai dengan cukup baik di 20-25 menit pertama. Real Madrid meningkat di 15 menit terakhir babak pertama,” lanjutnya.

Di babak kedua, demikian Simeone, Madrid mampu menciptakan sejumlah peluang. Meski kendali permainan ada di pihak Madrid, Atletico tetap mampu menciptakan peluang.

“Di babak kedua, situasinya berubah. Mereka punya peluang-peluang, tapi kami selalu dalam posisi-posisi baik dengan sejumlah serangan bagus ke gawang mereka,” lanjutnya.

Sekali lagi, Simeone menyebut momen saat Valverde melanggar Alvaro Morata sebagai momen penting. Menurutnya Valverde telah melakukan keputusan yang tepat bila tidak maka Atletico mampu mencetak gol.

“Momen paling penting adalah dari Valverde, yang mengambil keputusan wajar untuk timnya dan dia mencegah kami dari mendapatkan situasi mencetak gol yang bisa saja menentukan pertandingan,” sambungnya lagi.

Sementara itu pelatih Atletico, Jan Oblak pun turut bersuara terkait kartu merah Valverde. Menurutnya bila Valverde tidak melanggar Morata peluang besar bagi Atletico untuk mencetak gol.

 

“Memang itu tidak menyenangkan untuk dilihat, tapi dia melakukannya untuk menghentikan kami mencetak gol. Itu kartu merah yang jelas. Itu berarti kami tak punya kans bersih yang semestinya kami dapat,” beber Oblak.

Lebih lanjut kiper asal Slovenia itu mengatakan timnya sebenarnya mampu menguasai pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang.

“Kami mengontrol pertandingan dengan cukup baik. Ada momen-momen ketika mereka lebih banyak menguasai bola, tapi kami berbahaya dalam serangan balik. Kami cuma kekurangan sedikit hal untuk mencetak gol,” tegas kiper 27 tahun itu.