Persib Bandung Berbagi Poin dengan Barito Putera di Pekan 28 Liga 1

Persib Bandung harus rela berbagi poin dengan Barito Putera di pekan ke-28 Liga 1 2019. Bermain di kandang Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, pada Minggu, 24 November 2019, kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor kaca mata.

Hasil imbang ini membuat Persib tertahan di posisi ketujuh dengan raihan total 41 poin dari 28 pertandingan. Sementara itu Barito Putera tak beranjak dari posisi ke-14. Tim tersebut baru mengemas 31 poin dari 28 laga yang telah dijalani.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit pertama keduanya berusaha untuk mencuri kesempatan untuk mencetka gol. Namun tidak ada peluang berarti yang tercipta.

Situasi tak juga berubah di babak kedua. Persib berusaha meningkatkan intensitas serangan. Begitu juga tim tamu. Persib sempat mendapat beberapa kesempatan emas untuk memecah kebuntuan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai skor tak juga berubah. Skor kaca mata bertahan hingga bubaran.

Pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman, mengaku hasil tersebut sudah lebih dari cukup. Mantan pelatih Persib itu menyebut hasil tersebut cukup memuaskan karena mereka menargetkan satu poin di laga ini.

“Target minimal kami tercapai dapat satu poin. Saya punya pemain luar biasa, mereka sudah bekerja keras, soal hasil sudah ada yang mengatur (Allah),” ungkap pelatih yang karib disapa Djanur.

Lebih lanjut sosok yang pernah mendalami ilmu kepelatihan di Italia itu mengatakan hasil ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan. Strategi itu tak lepas dari pengalamannya yang pernah menangani Persib Bandung.
“Jalan pertandingan sendiri oke lah, ball possession Persib menang, tapi pertandingan kami hidup mengimbangi Persib. Beberapa kali sempat menurun dan dapat dimentahkan oleh I Made. Saya bersyukur dapat satu point walaupun enggak tercapai tiga poin. Saya bersyukur,” sambungnya.

Lebih lanjut Djanur mengatakan pihaknya kini menaruh fokus pada pertandingan selenjutnya. Mereka akan memainkan lima laga tersisa di musim ini. Empat pertandingan akan berlangsung di kandang sendiri dan satu laga di luar markas mereka.

“Menyisakan empat partai kandang. Harus dimanfaatkan, dua kali menang atau tiga kali menang saya bisa berhasil (memperbaiki kelasmen),” sambungnya.

Kondisi Barito saat ini dinilai lebih baik dibanding saat dirinya baru saj adipercaya menjadi pelatih. Saat ditunjuk menjadi pelatih Barito terpuruk di papan bawah, tepatnya di urutan ke-17.

Susunan pemain Persib Bandung versus Barito Putera:

Persib Bandung (4-4-2): 78-I Made Wirawan; 22-Supardi Nasir, 3-Ardi Idrus, 12-Henhen Herdiana, 2-Nick Kuipers; 9-Esteban Vizcarra (23-Kim Kurniawan 62′), 8-Abdul Aziz (11-Dedi Kusnandar 56′), 13-Febri Hariyadi, 91-Omid Nazari; 21-Frets Butuan, 20-Kevin van Kippersluis (93-Erwin Ramdani 84′).

Pelatih: Robert Rene Alberts

Barito Putera (4-3-3): 20-Adhitya Harlan, ; 5-Rony Beroperay, 28-Andri Ibo (18-Gavin Kwan 79′), 89-Cassio de Jesus, 47-Donny Harold Monim; 26-Rizky Pora, 13-Bayu Pradana, 7-Kozuke Yamazaki; 30-Fransisco Torres (8-Sackie Teah Dou 90′), 10-Rafael da Silva, 11-Yakob Sayuri (9-Samsul Arif 76′).

Pelatih: Djajang Nurjaman

Higuain Jadi Bintang Saat Juventus Bungkam Atalanta di Pekan ke-13 Serie A

Gonzalo Higuain mencuri perhatian dalam laga Juventus kontra Atalanta di pekan ke-13 Serie A Italia. Pemain asal Argentina itu menjadi pahlawan kemenangan Nyonya Tua di Stadion Atletti Azzuri d’Italia, Bergamo pada Sabtu, 21 November 2019 malam WIB. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu menceta dua dari tiga gol kemenangan Juventus.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Nyonya Tua, 3-1. Sepasang gol Higuain terjadi di menit ke-74 dan 82. Sementara satu gol lainnya dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-90+2. Gol ini pun terjadi berkat assist Hiduain. Gol semata wayang tuan rumah diccetak oleh Robin Gosens di menit ke-56.

Kemenangan ini membuat Juventus masih berkuasa di puncak klasemen Serie A. Bianconeri mengemas total 35 poin dari 13 pertandingan, unggul empat angka dari Inter Milan yang saat tersebut belum memainkan pekan ke-13. Bila Inter Milan mampu mengalahkan Torino maka jarak di antara kedua tim akan menjadi satu.

Juventus berusaha mencuri kesempatan untuk mencetak gol di babak pertama. Namun rapatnya pertahanan tuan rumah cukup menyulitkan tim tamu. Ditambah lagi Juventus tampil tanpa diperkuat salah satu bomber andalan yakni Cristiano Ronaldo. Kedua tim pun mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di babak kedua, tuan rumah berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membuka keunggulan. Permainan pendek antarpara pemain Atalanta dilanjutkan dengan umpan terukur ke kotak penalti yang disambut dengan baik oleh Robin Gosens.

Keunggulan tuan rumah memacu tim tamu untuk meningkatkan intensitas serangan. Higuain berhasil menyamakan kedudukan, dan kembali mencetak gol di menit ke-82 untuk membawa timnya berbalik unggul. Jelang bubaran Dybala mengunci kemenangan tim tamu.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku timnya beruntung bisa meraih tiga poindi laga ini. Pasalnya tuan rumah tampil baik di laga tersebut.

“Ini laga yang menghibur dengan tempo dan intensitas, hal yang tak sering Anda lihat di Serie A. Kami jadi sedikit kesal setelah mereka mendapat penalti dan membiarkan Atalanta mengambil kendali penuh permainan. Sudah sewajarnya lini depan mereka mereka agresif,” ungkap mantan pelatih Chelsea itu.

“Kami beruntung mencetak gol penyeimbang di saat tertekan, dan dari sana kami menunjukkan keyakinan bisa memenangi laga ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Atalanta versus Juventus:

Atalanta: 95-Pierluigi Gollini; 2-Rafael Toloi, 6-Jose Luis Palomino, 19-Berat Djimsiti; 33-Hans Hateboer, 15-Marten De Roon, 11-Remo Freuler (79-Amad Traore 86′), 8-Robin Gosens (21-Timothy Castagne 71′); 10-Papu Gomez, 88-Mario Pasalic; 99-Musa Barrow (9-L Muriel 57′).

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 16-Juan Cuadrado, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs de Ligt, 2-Mattia De Sciglio; 30-Rodrigo Bentancur (11-Douglas Costa 58′), 5-Miralem Pjanic, 6-Sami Khedira (23-Emre Can 69′); 33-Federico Bernardeschi (8-Aaron Ramsey 26′); 10-Paulo Dybala, 21- Gonzalo Higuain.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Pelatih Man United Tak Ambil Pusing dengan Pemecatan Pochettino oleh Spurs

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tak ambil pusing dengan pemecatan Mauricio Pochettino dari kursi pelatih utama Tottenham Hotspur beberapa waktu lalu. Solskjaer menilai dirinya kini hanya fokus untuk mengurus Setan Merah.

Ia memilih fokus mempersiapkan timnya menghadapi Sheffield United di pekan ke-13 Liga Primer Inggris pada Minggu, 24 November 2019.

“Tidak, itu tidak mengganggu saya sama sekali karena saya mendapatkan pekerjaan terbaik di dunia. Saya yakin bahwa jika Anda keluar masuk pekerjaan ini dan Anda seorang manajer, Anda pasti menginginkan pekerjaan ini. Jadi tidak masalah apa pun yang terjadi di sekitarnya,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut mantan pemain Setan Merah itu mengatakan dirinya hanya fokus untuk membuat timnya makin baik. Ia bahkan selalu berkomunikasi rutin dengan manajemen klub terkait masa depan tim.

“Saya harus fokus pada pekerjaan saya di Man United, melakukannya sebaik mungkin. Saya berbicara dengan Ed [Woodward, wakil ketua eksekutif] dan para pemilik sepanjang waktu tentang bagaimana kami akan membawa klub terus melangkah ke depan. Itu tidak akan berubah jika beberapa klub lain mengganti manajernya,” lanjutnya.

Sekalipun berstatus tim promosi, Sheffiled tidak bisa dianggap remah. Tim tersebut mampu memetik kemenangan dalam lima laga terakhir. Berdasarkan peringkat, Sheffield lebih baik dari Manchester Merah.

Seheffield kini berada di urutan kedelapan dengan 17 poin dari 12 pertandingan. Sheffield berada dua strip di depan Setan Merah yang tertinggal satu poin.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

10-01-2016 MU 1-0 Sheffield (FA Cup)

18-04-2007 MU 2-0 Sheffield (EPL)

18-11-2006 Sheffield 1-2 MU (EPL)

09-01-1995 Sheffield 0-2 MU (FA Cup)

07-12-1993 Sheffield 0-3 MU (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Sheffield United:

05-10-2019 Watford 0-0 Sheffield (EPL)

22-10-2019 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

26-10-2019 West Ham 1-1 Sheffield (EPL)

02-11-2019 Sheffield 3-0 Burnley (EPL)

09-11-2019 Tottenham 1-1 Sheffield (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL)

31-10-2019 Chelsea 1-2 MU (Carabao Cup)

02-11-2019 Bournemouth 1-0 MU (EPL)

08-11-2019 MU 3-0 Partizan (UEL)

10-11-2019 MU 3-1 Brighton (EPL).

Perkiraan Starting Line-up Sheffield United versus Manchester United:

Sheffield United (3-5-2): Moore; O’Connell, Egan, Basham; Stevens, Fleck, Norwood, Lundstram, Baldock; McGoldrick, Mousset.

Pelatih: Chris Wilder.

Manchester United (4-2-3-1): David De Gea; Ashley Young, Maguire, Lindelof, Aaron Wan-Bissaka, Fred, McTominay; Marcus Rashford, Pereira, James; Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer.

Timnas Malaysia Tetap Waspadai Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Tim nasional Indonesia akan menghadapi tim nasional Malaysia di pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Laga ini akan digelar di kandang Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada Selasa, 19 November 2019 malam WIB. Pertandingan ini dijadwalkan dimulai pukul 19.45 WIB dan disiarkan langsung oleh stasiun televise nasional, TVRI kepada seluruh penggemarnya di tanah air.

Sebagai tuan rumah, Malaysia tentu lebih diunggulkan. Tim Harimau Malaya berhasil mengalahkan tim kuat Thailand di laga sebelumnya. Saat ini Malaysia berada di urutan keempat klasemen sementara Grup G dengan tabungan enam poin. Jumlah poin mereka sama dengan Uni Emirat Arab di urutan ketiga.

Situasi ini berbanding terbalik dengan Indonesia. Skuad Garuda belum juga memetik kemenangan. Sebaliknya dari empat pertandingan sebelumnya, Indonesia selalu kalah, masin-masing saat menghadapi Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, tidak menganggap remeh Indonesia. Pelatih asal Malaysia itu mengatakan Indonesia berpeluang mengejutkan, apalagi selepas mengganti pelatih dan kehadiran sejumlah pemain baru.

“Kita tahu mereka melalukan beberapa pergantian termasuk pelatih dan pemain baru dalam skuad.  Itu pasti membawa perubahan baru kepada tim itu yang sudah pasti ingin mendapat kemenangan,” beber Tan Cheng Hoe.

Untuk itu Tan akan menginstruksikan kepada timnya untuk mewaspadai Indonesia. Ia berharap para pemainnya tampil lebih fokus.

“Jadi kami tak boleh lagi memikirikan atau terlalu yakin dengan kemenangan lalu, karena sekarang sudah berbeda. Tapi seperti yang selalu saya tekankan kepada pemain, kami harus fokus memberi tekanan dengan kemampuan sendiri dan jangan memikirkan hal lain karena akan mengganggu,” katanya menambahkan,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan pemain belakang Malaysia, Syahmi Safari. Ia mengakui Indonesia memiliki beberapa pemain dengan kecepatan di atas rata-rata seperti Rizky Pora, Febri Hariyadi, Dendi Santoso, Irfan Bachdim dan Greg Nwokolo.

“Kami harus waspada ketika pemain Indonesia menguasai bola. Mereka sangat bergantung kepada kecepatan di beberapa pertandingan yang mereka jalani. Kami harus fokus terhadap aspek ini,” tandas Syahmi.

Perkiraan starting line-up timnas Malaysia versus timnas Indonesia:

Timnas Malaysia: Khairul Azhan Khalid; Mettew Davies, Muhammad Syahmi, Shahrul Saad, La’Ver Corbin-Ong; Syammer Kutty Abba, Nor Azam Abdul Azih, Brendan Gan, Safawi Rasid, Mohamadou Sumareh; Muhammad Syafiq Ahmad

Pelatih: Cheng Hoe Tan

Timnas Indonesia: Muhammad Ridho; I Putu Gede, Yanto Basna, Otavio Dutra, Rizky Pora; Bayu Pradana, Hendro Siswanto, Septian David Maulana, Dendi Santoso, Greg Nwokolo; Lerby Eliandry Pelatih: Yeyen Tumena

Sudah Dipastikan Lolos, Laga Kontra Kosovo Hanya Formalitas untuk Timnas Inggris

Pertandingan kontra Kosovo di matchday terakhir Kualifikasi Piala Eropa 2020 tak lagi berpengaruh pada nasib tim nasional Inggris. The Three Lions itu sudah dipastikan lolos ke putaran final dengan status juara Grup A.

Pertandingan menghadapi Kosovo pada Minggu, 17 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB tak ubahnya laga formalitas bagi skuad Tiga Singa. Sementara itu Kosovo pun menjadikan laga ini sebagai laga penghiburan mengingat pintu mereka ke putaran final sudah tertutup.

Inggris lolos ke putaran final dengan status juara grup. Saat ini tim besutan pelatih Gareht Southgate sudah mengemas total 21 poin dari delapan pertandingan, unggul dari Republik Ceko di urutan kedua yang telah mengemas 15 poin. Sementara Kosovo berada di tempat ketiga dengan 11 poin dari delapan laga. Sekalipun mampu mengalahkan Inggris di laga ini, perolehan poin mereka tak mampu menyamai apalagi melampaui Republik Ceko.

Inggris menyegel satu tiket ke putaran final usai memetik kemenangan ata Republik Ceko di Stadion Wembley beberapa waktu lalu. Kemenangan 2-1 itu mengantar Inggris lolos otomatis ke putaran final.

Jelang pertandingan ini, pelatih Inggris memulangkah beberapa pemain. Dua di antaranya adalah duo Liverpool, Joe Gomez dan Jordan Henderson karena kurang fit.

“Henderson bergabung dengan kondisi yang kurang sehat. Ia belum sembuh betul dari penyakitnya,” ungkap timnas Inggris.

Sementara itu Gomez mengalami cedera dalam sesi latihan sebelumnya yang membuatnya harus dipulangkan ke klub.

“Lalu, Gomez mengalmai cedera pada hari Jumat dan tidak mungkin bepergian. Hal itu membuat timnas memulangkan mereka ke klubnya. Timnas Inggris akan membawa 23 pemain ke Pristina untuk laga berikutnya,” sambung pernyataan resmi tersebut.

Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

11-09-2019 Inggris 5-3 Kosovo (Kualifikasi EURO).

5 Pertandingan Terakhir Kosovo:

07-09-2019 Kosovo 2-1 Ceko (Kualifikasi EURO)

11-09-2019 Inggris 5-3 Kosovo (Kualifikasi EURO)

10-10-2019 Kosovo 1-0 Gibraltar (Friendly)

15-10-2019 Kosovo 2-0 Montenegro (Kualifikasi EURO)

15-11-2019 Ceko 2-1 Kosovo (Kualifikasi EURO).

5 Pertandingan Terakhir Inggris:

07-09-2019 Inggris 5-0 Bulgaria (Kualifikasi EURO)

11-09-2019 Inggris 5-3 Kosovo (Kualifikasi EURO)

12-10-2019 Ceko 2-1 Inggris (Kualifikasi EURO)

15-10-2019 Bulgaria 0-6 Inggris (Kualifikasi EURO)

15-11-2019 Inggris 7-0 Montenegro (Kualifikasi EURO).

Perkiraan Starting Line-up Kosovo versus Inggris:

Kosovo (4-2-3-1): Muric; Kololli, Aliti, Rrahmani, Vojvoda; V Berisha, Halimi; Rashica, Celina, Hadergjonaj; Nuhiu.

Pelatih: Bernard Challande.

Inggris (4-3-3): Pope; Rose, Gomez, Mings, Trippier; Maddison, Henderson, Rice; Hudson-Odoi, Abraham, Sterling.

Pelatih: Gareth Southgate.

 

Pelatih Jerman Sebut Timnya Kini Dihuni Pemain Bertalenta dan Lapar Juara

Skuad tim nasional Jerman saat ini diisi banyak pemain muda. Hal ini diakui sang pelatih, Joachim Loew jelang pertandingan kesembilan di babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 menghadapi Belarusia di Borussia Park, Monchengladbach pada Minggu, 17 November 2019 dini hari WIB.

Pertandingan ini merupakan laga kandang bagi Der Panzer sekaligus pertandingan yang menentukan bagi mereka untuk lolos ke putaran final tahun depan. Saat ini Jerman menduduki urutan kedua di Grup C dengan raihan total 15 poin. Jumlah poin Jerman sama banyak dengan Belanda.

Sementara itu posisi ketiga ditempati Irlandia Utara yang hanya berjarak tiga poin. Dengan demikian Jerman harus menang di laga kontra Belarusia untuk mendapatkan satu tiket ke putaran final. Bila tidak ada peluang Irlandia Utara meraih tiket tersebut.

Namun demikian tidak mudah bagi Irlandia Utara untuk meraih tiga poin. Pasalnya mereka akan menghadapi pemuncak grup, Belanda.

“Tim kami saat ini memang diisi para pemain bertalenta, ambisius, dan lapar juara yang punya banyak potensi hebat, dibanding dengan tim dI Piala Dunia 2010,” ungkap Loew.

Meski begitu Loew menyebut timnya bukan favorit juara Piala Eropa tahun depan. Ia lebih mengunggulkan Prancis, Inggris, Belanda, dan Spanyol.

“Tapi kami sudah pasti bukan favorit juara Piala Eropa 2020. Sebab, masih banyak pemain kami yang dalam masa perkembangan. Kami sedang melatih mereka. Prancis, Inggris sudah bermain begitu lama dengan skuat yang sama. Lalu ada Belanda, Spanyol… Sulit untuk bersaing jadi juara. Tapi para pemain kami memang sangat bagus, punya tim yang oke,” sambung Loew.

Untuk meraih kemenangan di laga ini, Loew tentu akan menurunkan skuad terbaik, termasuk untuk posisi penjaga gawang. Manuel Neuer berpotensi mengisi posisi tersebut.

2 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

09-06-2019 Belarusia 0-2 Jerman (Kualifikasi Piala Eropa)

27-05-2008 Jerman 2-2 Belarusia (Persahabatan)

5 Pertandingan Terakhir Jerman:

12-06-2019 Jerman 8-0 Estonia (Kualifikasi Piala Eropa)

07-09-2019 Jerman 2-4 Belanda (Kualifikasi Piala Eropa)

10-09-2019 Irlandia Utara 0-2 Jerman (Kualifikasi Piala Eropa)

10-10-2019 Jerman 2-2 Argentina (Persahabatan)

14-10-2019 Estonia 0-3 Jerman (Kualifikasi Piala Eropa)

5 Pertandingan Terakhir Belarusia:

12-06-2019 Belarusia 0-1 Irlandia Utara (Kualifikasi Piala Eropa)

06-09-2019 Estonia 1-2 Belarusia (Kualifikasi Piala Eropa)

10-09-2019 Wales 1-0 Belarusia (Persahabatan)

10-10-2019 Belarusia 0-0 Estonia (Kualifikasi Piala Eropa)

13-10-2019 Belarusia 1-2 Belanda (Kualifikasi Piala Eropa)

Perkiraan starting line-up Jerman versus Belarusia:

Jerman (4-3-3): Manuel Neuer; Schulz, Tah, Ginter, Klostermann; Toni Kroos, Joshua Kimmich, Leon Goretzka; Werner, Gnabry, Julian Brandt

Pelatih: Joachim Loew

Belarusia (4-2-3-1): Chernik; Palyakow, Naumov, Martynovich, Veratsila; Yablonskiy, Mayewski; Stasevich, Drahun, Kavalyow; Laptsew

Pelatih: Mikhail Markhel

Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2020, Portugal dan Inggris Pesta Gol

Sejumlah pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020 digelar pada Kamis, 14 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Inggris, Portugal, hingga Prancis akan bertanding.

Hasilnya, tim-tim besar tersebut tanpa kesulitan meraih kemenangan. Bahkan Inggris dan Portugal mampu mencatatkan kemenangan telak.

Inggris yang tampil di kandang sendiri di Stadion Wembley, London, pada Kamis, 14 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, Inggris berpesta tujuh gol ke gawang tamunya, Montenegro.

Kapten Inggris, Harry Kane mencetak hattrick alias tiga gol masing-masing di menit ke-18, 24, dan 37. Empat gol lainnya disumbangkan oleh Alex Oxlade-Chamberlain di menit ke-11, Marcus Rashford di menit ke-30, gol bunuh diri Alexandar Sofranac di menit ke-66, dan Tammy Abraham di menit ke-84.

Kemenangan telak ini membuat Inggris mantap di posisi teratas Grup A dengan tabungan total 18 poin dari tujuh pertandingan. Inggris unggul tiga angka dari Ceko di urutan kedua dan tujuh poin dari Kosovo di posisi ketiga. Dengan satu laga tersisa, mustahil bagi tim-tim lain untuk menyalib Inggris dan Ceko. Inggris pun berhak atas satu tempat di putaran final kejuaran bergengsi di benua biru tersebut tahun depan.

Sementara itu Portugal berpesta enam gol saat menghadapi Lituania di Stadion Alvarge. Cristiano Ronaldo tampil gemilang dengan mencetak hattrick atau tiga gol.

Tiga gol Ronaldo terjadi di menit ketujuh dari titik penalti, gol di menit ke-22 dan 65. Tiga gol lainnya dicetak oleh Pizzi di menit ke-52, Goncalo Pacienca di menit ke-56, dan Bernardo Silva di menit ke-63.

Tambahan tiga poin dari pertandingan ini membuat koleksi poin Portugal menjadi 14 poin dari tujuh pertandingan. Portugal sementara ini berada di urutan kedua. Portugal belum bisa memastikan satu tiket ke putaran final Piala Eropa 2020 pasalnya masih memiliki selisih poin yang dekat dengan tim peringkat ketiga.

Dengan satu laga tersisa, jumlah poin Portugal masih bisa dikejar Serbia yang mengemas total 13 poin. Dengan demikian pertandingan terakhir akan sangat menentukan bagi ketiga kontestan di Grup B. Tim mana yang akan mewakili Grup B akan ditentukan usai laga terakhir penyisihan grup. Laga pamungkas nanti akan mempertemukan Portugal dan Luksemburg pada Minggu 17 November 2019 malam WIB.

Berikut Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2020 pada Kamis (14/11/2019) atau Jumat dini hari WIB:

Turki 0-0 Islandia

Inggris 7-0 Montenegro

Republik Ceko 2-1 Kosovo

Serbia 3-2 Luxembourg

Portugal 6-0 Lithuania

Prancis 2-1 Moldova

Albania 2-2 Andorra

Liverpool Kontra Manchester City: Duel Penentu Gelar Juara?

Para pencinta sepak bola Inggris tentu tak sabar menanti pertemuan antara Liverpool kontra Manchester City. Ya, kedua tim merupakan penghuni papan atas. Selain itu kedua tim sedang dalam performa terbaik dan pertandingan ini sedikit banyak akan menentukan hasil di akhir musim.

“Big Match” ini akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019 malam WIB. Sebagai tuan rumah Liverpool tentu mengincar kemenangan agar tetap mengamankan posisi teratas.

Sementara itu Manchester City datang dengan ambisi untuk memangkas jarak dengan Liverpool. Saat ini kedua tim terpaut jarak enam poin.

Kedua kubu pun menebarkan perang urat saraf jelang laga ini. Salah satunya seperti dikatakan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp terkait pertemuan kedua tim musim lalu di Anfield.

“Performa City di Liverpool musim lalu bisa jadi merupakan penghormatan terbesar yang pernah diberikan kepada tim saya. Begitulah adanya,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan pertandingan saat itu tidak sebagaimana diharapkan. Namun ia sebut hal seperti itu lumrah terjadi di sepak bola.

“Mereka bermain sangat berbeda dengan yang biasa mereka lakukan, itu benar. Tetapi inilah sepakbola. Kami semua harus membuat rencana untuk satu pertandingan, dan dalam kasus khusus ini akan menghadapi salah satu tim terbaik dunia,” sambung pelatih asal Jerman itu.

Sementara itu pemain Manchester City, Kevin De Bruyne tak ambil pusing dengan rekor kurang memuaskan saat mereka bermain di kandang The Reds.

“Saya lebih sukat bermain di sana ketimbang tanpa penonton. Para pemain profesional selalu ingin bermain di depan 50,60,70, 80 ribu orang dan membuat laga menarik ditonton,” beber De Bruyne.

“Anda berlatih sepanjang hidup untuk bisa tampil di laga besar seperti ini. Saya ingin bersaing memperebutkan titel juara dan menjadi yang terbaik. Untuk mencapainya, Anda harus mengalahkan yang terbaik,” lanjut gelandang internasional Belgia itu.

Lima pertemuan terakhir kedua tim:

11/04/2018 Man City 1-2 Liverpool (UCL)

26/07/2018 Man City 1-2 Liverpool (ICC)

07/10/2018 Liverpool 0-0 Man City (PRL)

04/01/2019 Man City 2-1 Liverpool (PRL)

04/08/2019 Liverpool 1-1 Man City (COS)

Lima laga terakhir Liverpool:

24/10/2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27/10/2019 Liverpool 2-1 Tottenham Hotspur (PRL)

31/10/2019 Liverpool 5-5 Arsenal (LEC)

02/11/2019 Aston Villa 1-2 Liverpool (PRL)

06/11/2019 Liverpool 2-1 Genk (UCL)

Lima laga terakhir Manchester City:

23/10/2019 Man City 5-1 Atalanta (UCL)

26/10/2019 Man City 3-0 Aston Villa (PRL)

30/10/2019 Man City 3-1 Southampton (LEC)

02/11/2019 Man City 2-1 Southampton (PRL)

07/11/2019 Atalanta 1-1 Man City (PRL)

Prediksi starting line-up Liverpool versus Manchester City:

Liverpool: 1-Alisson Becker; 26-Andy Robertson, 4-Virgil van Dijk, 6-Dejan Lovren, 66-Trent Alexandr Arnold; 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson, 5-Gini Wijnaldum; 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah

Pelatih: Jurgen Klopp

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 29-Fernandinho, 22-Benjamin Mendy; 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin De Bruyne, 20-Bernardo Silva; 26-Riyad Mahrez, 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Aguero

Pelatih: Pep Guardiola

Jadwal Lengkap Pekan ke-12 Liga Inggris: Duel Panas Liverpool Vs Manchester City

Pekan ke-12 Liga Primer Inggris akan diisi sejumlah laga menarik. Salah satunya adalah pertemuan antara dua tim penghuni posisi teratas di tabel klasemen sementara yakni Liverpool dan Manchester City.

Pertandingan ini akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019. Sekalipun bermain di kandang sendiri, Liverpool tentu tidak akan mudah menaklukkan tim tamu. Secara tim, City juga memiliki skuad mumpuni.

Bila mampu memenangi laga ini maka Liverpool akan semakin nyaman di puncak klasemen sementara. Jarak di antara kedua tim pun semakin melebar menjadi sembilan poin. Sebaliknya bila tim tamu mampu memenangi pertandingan itu maka selisih poin di antara kedua tim semakin tipis yakni hanya berjarak tiga angka.

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah pertemuan antara Chelsea menghadapi Crystal Palace di Stadion Stamford Bridge pada Sabtu, 9 November 2019 malam WIB.

Kemenangan di laga ini sangat penting bagi Chelsea. Bila mampu meraih poin sempurna maka mereka akan merangsek ke urutan kedua, menggeser Manchester City dan terus bersaing dengan Liverpool di puncak klasemen sementara.

Namun demikian Palace bukan lawan mudah. Sekalipun bertindak sebagai tim tamu mereka akan memberikan persaingan agar tidak ingin pulang dengan tangan hampa.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard tetu akan berpikir keras untuk menurunkan formasi terbaik di tengah absennya sejumah pemain utama mulai dari Ruben Loftus-Cheek, Antonio Rudiger, hingga Marco van Ginkel. Para pemain itu tengah dibekap cedera. Begitu juga Mason Mount dan ross Barkley yang diragukan tampil di laga ini.

Dengan demikian salah satu pemain yang nanti akan diandalkan adalah Mateo Kovacic. Lampard berharap pemain tersebut mampu mencetak gol di pertandingan tersebut.

“Tentu saja saya ingin dia (Kovacic) mencetak gol, dia pun juga begitu. Dengan kualitas permainan yang telah dia tunjukkan musim ini, saya pikir kemajuan yang bisa dilakukan adalah mencetak gol, dan kami sedang mengusahakan itu,” beber Lampard.

 Berikut Jadwal lengkap pekan ke-12 Liga Inggris akhir pekan ini:

Sabtu (9/11/2019)

03.00 WIB – Norwich City vs Watford

19.30 WIB – Chelsea vs Crystal Palace

22.00 WIB – Burnley vs West Ham United

22.00 WIB – Newcastle United vs Bournemouth

22.00 WIB – Southampton vs Everton

22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Sheffield United

Minggu (10/11/2019)

00.30 WIB – Leicester City vs Arsenal (Live TVRI)

21.00 WIB – Wolverhampton Wanderers vs Aston Villa

21.00 WIB – Manchester United vs Brighton

23.30 WIB – Liverpool vs Manchester City (Live TVRI)

Sebut Laga Sulit, Madrid Targetkan Menang Kontra Galatasaray di Matchday 4 Liga Champions

Real Madrid akan menghadapi Galatasaray di matchday keempat Liga Champions Eropa pada Rabu, 6 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Pertandingan ini akan digelar di markas Madrid di Stadion Santiago Bernabeu.

Sebagai tuan rumah, Madrid tentu berpotensi meraih kemenangan. Dukungan penuh dari publik tuan rumah akan memberikan tambahan amunisi bagi tim besutan pelatih Zinedine Zidane itu untuk meraih hasil maksimal.

Namun demikian bagi Madrid laga ini tak bakal berjalan mudah. Sebagaimana dikatakan Marcelo, klub asal Turki itu berpotensi menyulitkan. Namun demikian pemain yang berposisi sebagai bek itu tetap menargetkan kemenangan di laga tersebut.

“Kami tahu laga ini akan sangat sulit. Kami harus menang. Kami tidak sabar memainkan laga Liga Champions di Bernabeu dan kami sangat termotivasi. Meski sulit, kami menyukai jenis laga ini,” beber Marcelona.

Kemenangan di laga ini akan membuka peluang bagi Madrid lolos ke babak 16 besar. Saat ini mereka berada di urutan kedua dengan raihan empat poin dari tiga pertandingan, berjarak lima poin dari PSG di puncak. Sementara itu Galatasaray menempati posisi paling bawah dengan tabungan satu poin dari tiga pertandingan yang telah dijalani.

“Laga seperti adalah momen terbaik para pemain untuk terlibat di dalamnya. Kami harus menang dan mencoba mendekat posisi puncak lalu memikirkan fase selanjutnya. Kami berpikir tentang final,” sambung pemain asal Brasil tersebut.

5 Pertemuan Terakhir Galatasaray versus Real Madrid:

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

27-11-2013 Madrid 4-1 Galatasaray (UCL)

17-09-2013 Galatasaray 1-6 Madrid (UCL)

09-04-2013 Galatasaray 3-2 Madrid (UCL)

03-04-2013 Madrid 3-0 Galatasaray (UCL)

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

05-10-2019 Madrid 4-2 Granada (La Liga)

20-10-2019 Mallorca 1-0 Madrid (La Liga)

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

31-10-2019 Madrid 5-0 Leganes (La Liga)

03-11-2019 Madrid 0-0 Real Betis (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Galatasaray:

06-10-2019 Genclerbirligi 0-0 Galatasaray (Liga)

19-10-2019 Galatasaray 3-2 Sivasspor (Liga)

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

27-10-2019 Besiktas 1-0 Galatasaray (Liga)

02-11-2019 Galatasaray 2-0 Rizespor (Liga).

Perkiraan Susunan Pemain Real Madrid versus Galatasaray:

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Marcelo; Luka Modric, Casemiro, Toni Kroos; Rodrygo Goes, Karim Benzema, Eden Hazard.

Pelatih: Zinedine Zidane.

Galatasaray (3-4-1-2): Fernando Muslera; Christian Luyindaman, Ryan Donk, Marcao; Mariano, Steven N’Zonzi, Jean Michael Seri, Yuto Nagatomo; Younes Belhanda; Ryan Babel, Florin Andone.

Pelatih: Fatih Terim.