Jadi Pelatih Baru Barcelona, Setian Ucapkan Terima Kasih pada Valverde

Saat ini Barcelona sudah memiliki pelatih baru. Usai memecat Ernesto Valverde, manajemen Blaugrana langsung menunjuk Quique Setien sebagai pelatih anyar. Tentu kerja Setien sedikit lebih mudah melihat posisi Barcelona di tabel klasemen sementara La Liga.

Menurut Setien, dirinya patut berterima kasih kepada Valverde karena meninggalkan klub dalam posisi bagus. Meski gagal di Piala Super Spanyol, Barcelona masih berpeluang untuk mempertahankan trofi La Liga.

“Bagi saya, Valverde selalu terlihat sebagai orang yang sangat baik. Saya menghargai kerja yang dia lakukan,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien mengatakan dirinya pun sudah banyak berbicara dengan Valverde. Hal ini penting karena ia mengapresiasi sejumlah hasil kerja positif dari Valverde yang patut diteruskan.

“Saya sudah bicara dengannya untuk mendiskusikan beberapa hal karena ada banyak hal dari kerjanya yang akan berguna untuk saya,” lanjutnya.

“Saya berterima kasih kepadanya karena dia mewariskan tim ini kepada saya di posisi pertama liga,” tegasnya.

Sementara itu manajemen Barcelona mengatakan pemecatan Valverde bukan sesuatu yang datang secara tak terduga. Seperti dikatakan presiden klub, Jose Maria Bartomeu, pihaknya sudah memberikan isyarat kepada sang pelatih sebelum diberhentikan.

“Kami sudah lama tahu bahwa dinamika tim bisa meningkat, tapi hasil-hasilnya memang sangat baik. Saya berharap saya menangani segalanya secara berbeda dalam beberapa hari terakhir,” beber Bartomeu.

Lebih lanjut Bartomeu mengatakan pemecatan Valverde tidak lepas dari hasil buruk timnya di pentas Liga Champions Eropa dan Copa del Rey. Ini adalah dua kejuaraan yang sangat ingin dimenangi.

“Kami sedang berada di paruh musim dan kami membuat perubahan karena kami memang butuh sebuah dorongan. Kami ingin memenangi LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. [Tapi] saya sesungguhnya ingin agar banyak hal bisa diselesaikan dengan cara yang lain,” lanjutnya.

Meski begitu pihak manajemen selalu berkomunikasi terkait target dan pencapain. Dengan demikian pemecatan ini bukan sesuatu yang mengagetkan bagi Valverde.

“Kami sudah berbicara dalam waktu yang lama dengan Valverde. Ini bukan kejutan kok untuk dia. Banyak perubahan memang diperlukan,” pungkasnya.

Saat ini Barcelona berada di urutan teratas klasemen sementara La Liga dengan raihan total 40 poin dari 19 pertandingan. Barcelona memimpin dengan keunggulan selisih gol dari rival abadinya, Real Madrid.

Selain itu Barcelona juga masih berpeluang mengakhiri puasa gelar Liga Champions Eropa. Barcelona akan tampil di fase knock out.

Komentar Simeone Terhadap Kartu Merah Federico Valverde

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone angkat bicara terkait kartu merah yang diterima pemain Real Madrid, Federico Valverde saat kedua tim bertemu di final Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi pada Senin, 13 Januari 2020 dini hari WIB.

Valverde harus meninggalkan lapangan pertandingan usai menerima kartu merah  tersebab melanggar Alvaro Morata. Menurut Simeone, keputusan yang dilakukan Valverde tepat pada momen tersebut.

“Itu adalah momen terpenting di pertandingan tadi. Saya bilang ke dia bahwa siapapun akan melakukan hal yang sama kalau di posisinya,” beber Simeone.

Lebih lanjut pelatih asal Argentina itu mengatakan sekalipun Valverde menerima kartu merah, ia tetap pantas dianugerahi predikat man of the match. Pemain tersebut memberikan kontribusi penting bagi kemenangan Madrid.

“Saya rasa memberikan Valverde gelar man of the match itu sangat masuk akal karena Valverde memenangkan pertandingan dengan aksinya ini,” sambungnya.

Sementara itu terkait performa Atletico, Simeone mengatakan timnya mampu mengawali pertandingan dengan baik. Namun lawan kemudian mampu mengambil alih pertandingan di 15 menit terakhir babak pertama.

“Kami memulai dengan cukup baik di 20-25 menit pertama. Real Madrid meningkat di 15 menit terakhir babak pertama,” lanjutnya.

Di babak kedua, demikian Simeone, Madrid mampu menciptakan sejumlah peluang. Meski kendali permainan ada di pihak Madrid, Atletico tetap mampu menciptakan peluang.

“Di babak kedua, situasinya berubah. Mereka punya peluang-peluang, tapi kami selalu dalam posisi-posisi baik dengan sejumlah serangan bagus ke gawang mereka,” lanjutnya.

Sekali lagi, Simeone menyebut momen saat Valverde melanggar Alvaro Morata sebagai momen penting. Menurutnya Valverde telah melakukan keputusan yang tepat bila tidak maka Atletico mampu mencetak gol.

“Momen paling penting adalah dari Valverde, yang mengambil keputusan wajar untuk timnya dan dia mencegah kami dari mendapatkan situasi mencetak gol yang bisa saja menentukan pertandingan,” sambungnya lagi.

Sementara itu pelatih Atletico, Jan Oblak pun turut bersuara terkait kartu merah Valverde. Menurutnya bila Valverde tidak melanggar Morata peluang besar bagi Atletico untuk mencetak gol.

 

“Memang itu tidak menyenangkan untuk dilihat, tapi dia melakukannya untuk menghentikan kami mencetak gol. Itu kartu merah yang jelas. Itu berarti kami tak punya kans bersih yang semestinya kami dapat,” beber Oblak.

Lebih lanjut kiper asal Slovenia itu mengatakan timnya sebenarnya mampu menguasai pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang.

“Kami mengontrol pertandingan dengan cukup baik. Ada momen-momen ketika mereka lebih banyak menguasai bola, tapi kami berbahaya dalam serangan balik. Kami cuma kekurangan sedikit hal untuk mencetak gol,” tegas kiper 27 tahun itu.

Manchester City Pesta 6 Gol ke Gawang Aston Villa

Manchester City sukses memetik kemenangan telak dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu, 12 Desember 2020. Menghadapi Aston Villa di Villa Park, The Citizen menang dengan skor telak 6-1.

Enam gol City dicetak oleh  Riyad Mahrez di menit ke-18 dan 24, Gabriel Jesus di menit ke-46 dan hattrick Sergio Aguero di menit ke-28, 57, dan 81. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh El Ghazi di menit ke-90+1.

Kemenangan ini membuat City berhak atas tiga poin untuk menambah koleksi poin menjadi 47 dari 22 pertandingan. City pun menyalip Leicester City dengan keunggulan dua angka. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool yang telah mendulang total 61 poin dari 21 laga.

Tiga gol di laga ini membuat Aguero menorehkan rekor pribadi. Itu merupakan gol ke-175 pemain asal Argentina itu sekaligus menjadikannya setara dengan Thierry Henry sebagai pemain non Inggris dengan gol terbanyak di Liga Primer Inggris.

Kiprah Aguero pun mendapat sanjungan dari pelatih City, Pep Guardiola. Menurut Guardiola Aguero telah menjadi salah satu legenda di klub yang berbasis di kota Manchester itu.

“Dia adalah seorang legenda. Sebuah kehormatan bisa berada di sini di hari dia mengukir rekor. Pemain semacam ini…tidak terlalu banyak muncul dalam sejarah luar biasa sepakbola Inggris,” beber Guardiola.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan kehadiran Aguero meningkatkan kualitas Liga Primer Inggris. Mampu memecahkan rekor Thierry Henry merupakan pencapaian luar biasa.

“Dia membantu membuat Premier League jadi lebih baik. Bisa memecahkan rekor dari legenda luar biasa seperti Thierry Henry berarti itu bukan performa jangka pendek saja, itu butuh bertahun-tahun,” sambungnya.

“Menjadi pemain asing dengan gol dan hat-trick terbanyak sudah mengungkapkannya sendiri. Semoga dia bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” lanjutnya.

Bila dibandingkan dengan Messi, Guardiola masih menjagokan Messi. Menurut Guardiola Messi adalah pemain dengan kemampuan yang lengkap dan bisa beroperasi di berbagai lini. Meski begitu setelah Messi, pemain terbaik berikutnya adalah Aguero.

Susunan pemain Aston Villa versus Manchester City:

Aston Villa (5-3-2): 25-Nyland; 27-El Mohamady, 15-Ngoyo, 40-Mings, 30Hause, 3-Taylor; 6-Luiz (11-Nakamba 65′), 4-Drinkwater (8-Lansbury 77′), 14-Hourihane (17-Trezeguet 71′), 10-Grealish, 21-El Ghazi. Cadangan: 28-Kalinic, 24-Guilbert, 5-Chester, 36-Vassilev.

Pelatih: Dean Smith

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 27-Cancelo, 5-Stones, 25-Fernandinho (30-Otamendi 63′), 22-Mendy; 17-De Bruyne (47-Foden 63′), 16-Rodrigo (8-Guendogan 71′), 21-D. Silva; 26-Mahrez, 10-Aguero, 9-Jesus. Cadangan: 1-Bravo, 2-Walker, 20-B. Silva, 7-Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Jadwal Pertandingan Rabu, 15 Januari 2020: Coppa Italia dan Piala FA

Sejumlah laga menarik akan tersaji di pentas Coppa Italia dan Piala FA pada tengah pekan ini, tepatnya pada Rabu, 15 Januari 2020. Lazio akan menghadapi Cremonese di pentas Coppa Italia. Pertandingan lainnya akan mempertemukan Inter Milan kontra Cagliari.

Dari pentas Piala FA, Tottenham Hotspur akan ditantang Middlesbrough. Laga ini akan digelar di kandang Spurs di Stadion Tottenham Hotspur. Sementara itu Watford akan melawat ke markas Tranmere Rovers.

Laga lainnya akan mempertemukan Newcastle United kontra Rochdale. Tim yang disebutkan pertama akan menjadi tuan rumah.

Sementara itu dari Asia tengah berlangsung Piala Asia U-23. Sejumlah pertandingan menarik digelar. Korea Selatan akan menghadapi Uzbekistan. China dan Iran akan saling berhadapan. Sementara itu dua tim kuat akan saling berhadapa yakni Qatar dan Jepang. Di laga lainnya akan mempertemukan dua tim dari Timur Tengah yakni Arab Saudi kontra Suriah.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya seperti dilansir dari panditfootball.net:

Selasa , 14 Januari 2020
01.15 Ligat HaAI Istrael Maccabi Tel Aviv vs Beitar Jerusalem Streaming
02.00 Eerste Divisie Belanda Jong PSV vs Jong Ajax Streaming
02.45 Ligue 2 Prancis FC Lorient vs SM Caen Streaming
18.30 Kualifikasi Champions League AFC Tampines Rovers vs Bali United Streaming
20.15 Piala Asia U23 Thailand vs Irak FOX Sports
20.15 Piala Asia U23 Australia vs Bahrain FOX Sports 2
21.00 Coppa Italia SSC Napoli vs AC Perugia Streaming
Rabu, 15 Januari 2020
00.00 Coppa Italia SS Lazio vs US Cremonese Streaming
02.45 Coppa Italia Inter Milan vs Cagliari Calcio Streaming
02.45 Piala FA Inggris Newcastle United vs Rochdale AFC Streaming
02.45 Piala FA Inggris Tranmere Rovers vs Watford FC Streaming
02.45 Piala FA Inggris Oxford United vs Ipswich Town Streaming
03.05 Piala FA Inggris Tottenham Hotspur vs Middlesbrough FC beIN Sports 1
03.30 La Liga 2 Spanyol Las Palmas vs Real Zaragoza Streaming
17.15 Piala Asia U23 Uzbekistan vs Korea Selatan FOX Sports
17.15 Piala Asia U23 Tiongkok vs Iran FOX Sports 2
20.00 Ligue 1 Tunisia ES Tunis vs Etoile du Sahel Streaming
20.15 Piala Asia U23 Qatar vs Jepang FOX Sports
20.15 Piala Asia U23 Arab Saudi vs Suriah FOX Sports 2
21.00 Coppa Italia ACF Fiorentina vs Atalata 1907 Streaming

 

 

 

Jadwal Pertandingan Jumat, 10 Januari 2020: Semi Final Piala Super Spanyol

Sejak tahun ini Piala Super Spanyol berganti format. Bukan lagi dua tim yang berebut trofi tersebut, tetapi empat tim. Bila sebelumnya juara La Liga dan Copa del Rey yang akan bertanding, sejak musim ini bertambah dua tim lagi.

Empat tim akan bertanding sejak babak semi final. Pemenang babak semi final akan berhadapan di babak final. Musim ini Barcelona, Atletico Madrid, Real Madrid, dan Valencia berebut trofi pertama di tahun 2020 ini.

Pada Jumat, 10 Januari 2020 dini hari WIB, giliran Barcelona dan Atletico Madrid yang akan saling berhadapan. Pertemuan kedua tim, sama seperti Madrid kontra Valencia digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi.

Pertandingan Barcelona kontra Atletico Madrid diprediksi berjalan menarik. Kedua tim akan menurunkan formasi terbaik. Kubu Atletico akan memainkan Joao Felix di lini depan. Pemain asal Portugal ini akan menjadi andalan bagi Los Rojiblancos untuk menggedor gawang Barcelona.

Pelatih Atletico, Diego Simeone mengatakan pemain tersebut masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan tim.

“Setiap pemain memiliki kepribadian yang berbeda, setiap pemain membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Kami berusaha agar setiap pemain baru merasakan pengalaman Atletico dengan hati dan emosi lebih” beber Simeone.

Lebih lanjut ia mengatakan setiap pemain baru harus memiliki komitmen dan dedikasi. Bila setiap pemain memiliki sikap seperti itu maka dengan sendirinya mereka akan menyatu dengan tim.

“Karena di luar talenta mereka, mereka harus punya komitmen dan dedikasi. Ketika hasrat bermain untuk Atletico datang ke mereka, segalanya bakal berjalan alamiah layaknya semua orang, seperti (Stefan) Savic ketika ia pertama datang dan Koke,” sambungnya.

Setiap pemain yang bergabung dengan klub yang bermarkas di Stadion Wanda Metropolitano itu akan mengalami dan menjalani hal yang sama. Hal seperti ini bukan baru saja terjadi tetapi sudah berlangsung sejak lama.

“Saya tidak berbicara tentang individu, tetapi tentang cara hidup sepakbola yang kami miliki di klub ini sejak lama,” tegasnya.

Selain semi final Piala Super Spanyol, para penggemar sepak bola Eropa juga bisa menyaksikan pertandingan antara Torino kontra Genoa di ajang Coppa Italia.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Jumat, 10 Januari 2020 seperti dilansir dari panditfootball.com:

Jumat, 10 Januari 2020
02.00 Piala Super Spanyol FC Barcelona vs Atletico Madrid Streaming
03.15 Coppa Italia Torino FC vs Genoa CFC Streaming
17.15 Piala Asia U23 Vietnam vs Uni Arab Emirat FOX Sports 1
20.15 Piala Asia U23 Korea Utara Jordania FOX Sports 1
21.00 Liga Super India Hyderabad FC vs Channaiyin FC FOX Sports 2
23.00 Liga Champions CAF JS Kabylie vs Raja Casablanca beIN Sports 1

 

 

 

 

Dipermalukan City di Semi Final Carabao Cup, Begini Respon Pelatih Man United

Manchester United harus menelan pil pahit di babak semi final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup. Bermain di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Setan Merah dipermalukan tamunya, Manchester City. United menyerah dengan skor telak 1-3.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer pun angkat bicara usai laga. Menurut mantan pemain Setan Merah itu timnya cukup kewalahan menghadapi The Citizen. Selain tampil solid, formasi yang diterapkan pelatih Pep Guardiola terbukti membuat para pemain tuan rumah kerepotan.

“Dari gol pertama mereka, terutama setelah gol kedua, kami kesulitan untuk menangani mereka. Ada reaksi yang bagus di babak kedua, tapi paruh pertama, sampai mereka mencetak gol, pertandingannya berjalan maju-mundur. Kami tak menangani kemunduran di periode ini dengan cukup baik,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan pihaknya terlambat untuk mengantisipasi skema permainan yang diperagakan tim tamu. Sebenarnya City pernah tampil dengan formasi seperti itu musim lalu saat melibas Chelsea lima gol tanpa balas.

“Kami tidak menangani sistem permainan mereka dengan cukup baik, kami tahu mereka bisa bermain dengan cara seperti itu. Mereka bermain dengan cara tersebut musim lalu dan menghantam Chelsea 5-0. Gol pertama itu kami tak bisa apa-apa, gol kedua itu kecerobohan, dan yang ketiga itu kami cuma gagal memulihkan diri,” sambungnya.

Tuan rumah sebenarnya mendapatkan momentum untuk mengejar ketertinggalan. Solskjaer memasukan Nemanja Matic untuk meningkatkan intensitas serangan. Namun hal tersebut tidak berpengaruh banyak karena tidak diimbangi dengan rasa percaya diri para pemain.

“Dengan masuknya (Nemanja) Matic dan pengalamannya, kami punya keunggulan fisik. Ini lebih ke soal menginginkan bola dan percaya, bagaimana mengalirkan bola,” lanjutnya.

Di laga ini tuan rumah belum bisa memainkan salah satu gelandang andalan yakni Paul Pogba. Pemain internasional Prancis itu harus absen karena cedera. Pemain yang pernah berseragam Juventus itu pun baru saja menjalani operasi.

Trigol tim tamu dicetak oleh Bernardo Silva di menit ke-17, Riyad Mahrez di menit ke-33, dan gol bunuh diri Andreas Pareira di menit ke-39. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marcus Rashford di menit ke-70.

Kemenangan ini membuat City berhak mendapatkan satu tiket ke babak final Piala Liga Inggris. Tidak hanya itu, City pun sukses membalas kekalahan dalam pertemuan sebelumnya di pentas Liga Primer Inggris.

Kedua tim asal kota Manchester ini dijadwalkan akan bertemu lagi dalam waktu dekat untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke babak final Piala Liga Inggris. Ini bisa jadi momen pembalasan bagi United atau kesempatan bagi City untuk menegaskan dominasinya atas tetangga berisiknya itu.

 

Pemain City Sebut Timnya Seharusnya Bisa Cetak Lima Gol ke Gawang United

Manchester City baru saja memberikan kekalahan telak kepada Manchester United saat kedua tim bertemu di leg pertama babak semi final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. City melibas tuan rumah dengan skor 3-1.

Pihak City menganggap timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol di laga itu. Sebagaimana dikatakan gelandang The Citizen, Bernardo Silva, timnya mestinya bisa mencetak hingga lima gol di babak pertama. Hal ini mengacu pada penampilan City yang lebih agresif dan memiliki banyak peluang. Sementara itu di babak kedua, situasi berubah. Tuan rumah tampil lebih agresif dan cukup menyulitkan Manchester Biru.

“Kami bisa saja unggul empat atau lima gol di babak pertama, kami punya peluang-peluang untuk itu. Mereka menekan kami lebih tinggi di babak kedua, kami juga kelelahan tapi secara keseluruhan merasa senang,” beber Silva.

Pemain internasional Portugal itu tampil impresif di laga ini. Ia mencetak satu gol dan memberikan satu assist untuk gol kedua tim tamu. Bernardo Silva mencetak gol di menit ke-17 dan Riyad Mahrez di menit ke-33. Sementara itu satu gol lainnya lahir dari gol bunuh diri Andreas Pareira di menit ke-39. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marcus Rashford di menit ke-70.

Menariknya Silva tampil tidak pada posisi andalannya sebagai gelandang tengah atau pemain sayap. Di laga ini ia ditempatkan sebagai penyerang semu atau yang disebut dengan false nine. Meski begitu ia mampu tampil gemilang.

Terkait performa impresif di laga ini, Silva mengatakan dirinya selalu siap untuk tampil di berbagai posisi yang dikehendaki sang pelatih, Pep Guardiola. Baginya yang terpenting adalah bisa memberikan kemenangan kepada timnya.

“Saya menikmati peran saya, karena itu berhasil dan kami menang. Pep dari awal menginginkan satu orang tambahan di lini tengah,” bebernya.

Sementara itu pelatih City, Pep Guardiola mengatakan timnya tampil baik di laga ini meski tidak diperkuat beberapa pemain andalannya seperti Sergio Aguero dan Gabriel Jesus yang tampil sebagai pemain pengganti di menit ke-80.

Ia menyebut timnya jenius karena mampu mengandaskan tuan rumah dengan strategi dan formasi yang dipakai. Namun demikian ia tak menampik pihaknya akan mendapat reaksi berbeda andaisaja gagal meraih kemenangan di laga itu.

“Saya ingin tahu apa yang orang katakan di awal saat kami bermain tanpa Sergio dan Gabriel. Kami menang dan kami adalah jenius. Namun jika kami tidak menang, saya tahu apa yang akan terjadi,” beber Guardiola.

 

 

Kiper Liverpool Sebut Klopp Kini Lebih Baik dari Guardiola

Sepak terjang Pep Guardiola bersama Liverpool semakin meyakinkan. Kehadiran pelatih asal Jerman di Anfield terbukti berhasil. Hal ini bisa dilihat dari performa The Reds dari waktu ke waktu. Setelah mampu menjuarai Liga Champions Eropa musim lalu, kini Liverpool berpeluang untuk mengakhiri puasa 30 tahun menjadi juara Liga Primer Inggris.

Tak heran banyak sanjungan dialamatkan kepada mantan pelatih Borussia Dortmund itu. Bahkan tidak sedikit yang menyebutnya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Kiper kedua Liverpool, Adrian bahkan menyebut Klopp sebagai pelatih terbaik, mengungguli pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

“Dia (Klopp) adalah kapten kapal. Para pemain bekerja dan berjuang bersama dan dia memberi kami solusi untuk masalah yang ada, serta membuat kami merasa tim lebih penting daripada individu manapun. Tak masalah siapa yang bermain atau tidak, semua orang siap menang,” beber Adrian.

Kiper asal Spanyol itu mengatakan hal tersebut jelang pertandingan Liverpool kontra Everton di putaran ketiga Piala FA. Adrian dipastikan akan tampil di bawah mistar gawang, mengisi posisi yang selalu ditempati Alisson Becker di kompetisi lain.

Sekalipun sebagai kiper cadangan, performa Adrian terbilang mentereng. Ia mampu mencatatkan dua kali clean sheet dalam 13 penampilan di semua kompetisi. Adrian juga turut merasakan trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub yang belum lama ini mereka menangi.

Lebih lanjut kiper berusia 33 tahun itu mengatakan Klopp sebagai manajer terbaik saat ini. Menurutnya hal ini tidak lepas dari kerja sama yang dibangun selama ini.

“Saya akan mengatakan dia yang terbaik saat ini. Semua orang berada di belakangnya, kita seperti batu dan sulit untuk memecahkan itu. Para penggemar, orang-orang di belakang kami, semua orang adalah keluarga karena kami saling menguatkan satu sama lain,” sambungnya.

Ia tetap mengakui Guardiola sebagai salah satu pelatih hebat. Guardiola sudah membuktikan hal itu terutama saat menangani Barcelona yang mampu meraih hampir semua gelar bergengsi. Menurutnya, setelah era Guardiola bersama Barcelona, kini saatnya Klopp dan Liverpool mencetak prestasi serupa.

“Tentu saja Guardiola memiliki momen yang hebat di Barcelona, mereka memenangkan segalanya, tetapi kini saya pikir Liverpool punya momentum bagus. Kami harus tetap maju terus, tetapi juga menikmati waktu-waktu terbaik kami,” tegasnya.

Saat ini Liverpool masih bertahan di sejumlah kompetisi bergengsi. Di Liga Primer Inggris, Liverpool begitu kokoh di puncak klasemen dengan selisih yang terpaut jauh dari para pesaing terdekat seperti Leicester City dan sang juara bertahan, Manchester City.

Selain itu Liverpool juga berpeluang untuk mempertahankan trofi Liga Champions Eropa. Liverpool akan memainkan pertandingan babak 16 besar.

Big Match Pekan ke-18 Serie A, Napoli Jamu Inter Milan

Salah satu pertandingan menarik di pekan ke-18 Serie A Italia akan tersaji pada Senin, 6 Januari 2019 waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Tuan rumah Napoli akan menjamu Inter Milan di Stadion San Paolo.

Kedua tim sama-sama memburu kemenangan di laga ini. Inter butuh kemenangan untuk menggeser Juventus di puncak klasemen sementara. Sementara itu Napoli butuh kemenangan untuk memperbaiki posisi yang saat ini berada di luar lima besar.

Kubu Napoli mewaspadai kekuatan Inter Milan. Seperti dikatakan sang pelatih, Genaro Gattuso, lawan memiliki mental yang kuat dan pemain yang hebat.

“Kami harus respek kepada Inter yang saat ini, mereka punya mentalitas yang tangguh dan pemain hebat. Anda bisa berkata pengaruh Antonio Conte, karena mereka bertarung untuk setiap bola dan punya kualitas pula, berbeda dari musim lalu,” beber Genaro Gattuso.

Sementara itu pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengatakan laga ini tidak akan mudah. Napoli memiliki catatan bagus saat tampil di kandang sendiri. Ditambah lagi kehadiran Gennaro Gattuso yang bisa memberikan semangat lebih kepada para pemain Partenopei.

“Ini adalah laga yang sulit, seperti yang Anda tahu. Gennaro Gattuso ada di bangku cadangan, kita bisa membayangkan spirit dan determinasi yang lebih, hal yang bisa dia tularkan kepada tim,” beber Conte.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

20-05-2019 Napoli 4-1 Inter (Serie A)

27-12-2018 Inter 1-0 Napoli (Serie A)

12-03-2018 Inter 0-0 Napoli (Serie A)

22-10-2017 Napoli 0-0 Inter (Serie A)

01-05-2017 Inter 0-1 Napoli (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Napoli:

02-12-2019 Napoli 1-2 Bologna (Serie A)

08-12-2019 Udinese 1-1 Napoli (Serie A)

11-12-2019 Napoli 4-0 Genk (UCL)

15-12-2019 Napoli 1-2 Parma (Serie A)

23-12-2019 Sassuolo 1-2 Napoli (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A)

07-12-2019 Inter 0-0 Roma (Serie A)

11-12-2019 Inter 1-2 Barcelona (UCL)

16-12-2019 Fiorentina 1-1 Inter (Serie A)

22-12-2019 Inter 4-0 Genoa (Serie A).

Perkiraan Starting line up Napoli versus Inter Milan:

Napoli (4-3-3): Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Kostas Manolas, Sebastiano Luperto, Mario Rui; Piotr Zielinski, Fabian Ruiz, Allan; Jose Callejon, Arkadiusz Milik, Lorenzo Insigne

Pelatih: Gennaro Gattuso

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Diego Godin; Antonio Candreva, Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez

Pelatih: Antonio Conte

Jadwal Pertandingan Senin, 6 Januari 2020: Juventus Vs Cagliari, AC Milan Kontra Sampdoria

Pertandingan Serie A Italia terus berlanjut. Pada Minggu, 5 Januari 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB akan berlangsung sejumlah pertandingan menarik. Juara bertahan Serie A, Juventus akan memainkan laga kandang saat menjamu Cagliari.

Juventus tentu berpeluang untuk meraih kemenangan. Selain tampil di kandang sendiri, Juventus pun sedang berada dalam tren positif dengan kekuatan pemain yang merata di semua lini. Namun demikian Cagliari bukanlah tim yang mudah dikalahkan.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan AC Milan kontra Sampdoria. Laga ini akan berlangsung di Stadion San Siro yang merupakan kandang AC Milan. Selain penting untuk meraih poin sempurna, laga ini bertambah menarik dengan kehadiran Zlatan Ibrahimovic.

Pemain senior yang sudah malang melintang di berbagai klub top Eropa itu akan melakoni debut bersama Milan di laga ini. Apakah kehadiran Ibrahimovic akan memberikan pengaruh positif bagi kebangkitan Milan?

Sementara itu di markas AS Roma, tuan rumah akan kedatangan tamunya Torino. Bagi Roma laga ini penting untuk meraih tiga poin demi memperbaharui posisinya di tabel klasemen sementara.

Genoa dan Sassuolo akan saling berhadapan. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah. Kedua tim sama-sama memburu poin penuh untuk merangsek dari papan bawah.

Jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 6 Januari 2020:

FA CUP

01:16 WIB – Gillingham vs West Ham United – beIN Sports 2 (Live)

LA LIGA

03:00 WIB – Celta Vigo vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Genoa vs Sassuolo – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – AS Roma vs Torino – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
18:30 WIB – Bologna vs Fiorentina – beIN Sports 2 (Live)
21:00 WIB – Juventus vs Cagliari – beIN Sports 1 (Live)
21:00 WIB – AC Milan vs Sampdoria – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Odisha vs Chennaiyin – Fox Sports 3 (Live)