Big Match, Chelsea Vs Arsenal di Pekan ke-24 Liga Inggris

Para pencinta sepak bola Inggris akan disuguhkan dengan laga menarik di pekan ke-24 Liga Primer Inggris saat dua tim papan atas saling berhadapan. Chelsea dan Arsenal akan saling beradu di Stadion Stamford Bridge pdaa Selasa, 21 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Kedua tim tentu akan menurnkan formasi terbaik di laga ini. Berdasarkan kekuatan amunisi, kedua tim berimbang. Saat ini Chelsea sedang butuh kemenangan setelah di laga sebelumnya menyerah satu gol tanpa balas dari Newcastle United. Sementara itu Arsenal hanya mampu memetik hasil imbang.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengatakan ia akan mempersiapkan skuad terbaik. Ia berharap salah satu pemain andalannya bisa tampil di laga krusial itu.

“Reece James mengalami cedera di bagian belakang lututnya. Saya khawatir dengan kondisinya, karena dia mengalami cedera pada pergelangan kakinya di awal musim. Namun, kami berharap James tidak mengalami cedera serius [sehingga bisa tampil melawan Arsenal],” beber Lampard.

Meski masih berusia 20 tahun, Reece James sudah mampu memikat hati Lampard. Pemain tersebut menjadi andalan di lini belakang.

Situasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Arsenal. Pertahanan yang kurang maksimal akan menyisahkan celah yang bisa dieksploitasi oleh para pemain Arsenal.

Sebagaimana ditegaskan pelatih Arsenal, Mikel Arteta, laga itu sangat penting bagi mereka. Kemenangan di laga itu akan membuat mereka mampu memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

“Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Kami harus memenangkan pertandingan ini untuk memperjuangkan posisi empat besar. [Dengan mengalahkan Chelsea] kami dapat mendekati empat besar, sehingga kami harus menang,” tegas Arteta.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

30-05-2019 Chelsea 4-1 Arsenal (UEL)

20-01-2019 Arsenal 2-0 Chelsea (EPL)

18-08-2018 Chelsea 3-2 Arsenal (EPL)

25-01-2018 Arsenal 2-1 Chelsea (EFL Cup).

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

01-01-2020 Brighton 1-1 Chelsea (EPL)

05-01-2020 Chelsea 2-0 N Forest (FA Cup)

11-01-2020 Chelsea 3-0 Burnley (EPL)

19-01-2020 Newcastle 1-0 Chelsea (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

29-12-2019 Arsenal 1-2 Chelsea (EPL)

02-01-2020 Arsenal 2-0 MU (EPL)

07-01-2020 Arsenal 1-0 Leeds (FA Cup)

11-01-2020 Palace 1-1 Arsenal (EPL)

18-01-2020 Arsenal 1-1 Sheffield (EPL).

Perkiraan Starting Line Up Chelsea versus Arsenal:

Chelsea (4-3-3): Kepa Arizzabalaga; Cesar Azpilicueta, Kurt Zouma, Antonio Rudiger, Emerson Palmieri; N’Golo Kante, Jorginho, Matteo Kovacic; Willian, Tammy Abraham, Callum Hudson-Odoi. Pelatih: Frank Lampard

Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Hector Bellerin, Skhodran Mustafi, Bukayo Saka; Matteo Guendouzi, Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Mesut Ozil, Gabriel Martinelli; Alexandre Lacazette.

Pelatih: Mikel Arteta

Hadapi Chelsea, Pelatih Arsenal: Kemenangan Sangat Penting

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta sangat berambisi untuk memetik kemenangan di pekan ke-24 Liga Primer Inggris. Arsenal akan bertandang ke markas Chelsea di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 22 Januari 2020.

Arteta menegaskan timnya butuh kemenangan di laga ini. Kemenangan tersebut akan menjadi pelecut bagi mereka untuk bisa kembali ke jalur positif. Tidak hanya itu kemenangan akan membuat mereka mampu naik posisi.

“Kemenangan sangat penting kalau kami ingin bersaing untuk empat besar. Laga di kandang lalu juga sama, itu bisa saja memainkan perbedaan besar dan kami sangat nyaris meraih kemenangan,” beber Arteta.

Sementara itu performa Arsenal kurang konsisten belakangan ini. Tim tersebut tampil bak roller coaster. Di pertandinga pekan ke-23, Arsenal hanya mampu bermain imbang kontra Sheffield United. Imbang kontra tim promosi ini jelas mengecewakan. Itulah yang dirasakan Arteta usai pertandingan itu.

“Saya sangat kecewa hari ini. Saya rasa performa yang kami tunjukkan layak diganjar dengan tiga poin dan menurut saya kami sudah kehilangan dua poin,” beber Arteta.

Pelatih yang pernah menjadi pemain Arsenal itu mengatakan timnya tampil kurang konsisten di laga itu. Arsenal sempat memimpin di babak pertama, namun mereka gagal menjaga keunggulan. Lawan pun mampu mencetak gol dan memaksa pertandingan berakhir imbang..

“Di Premier League, kalau Anda tak mengunci pertandingan maka di 10 atau 15 menit terakhir tim-tim semacam ini cuma perlu bola-bola panjang, bola kedua, sebuah set-piece, dan Anda bisa kehilangan poin. Begitu saja,” beber Arteta.

Saat ini Arsenal sedang dikaitkan dengan sejumlah pemain. Nama-nama seperti Dries Mertens (Napoli), Adrien Rabiot (Juventus), Layvin Kurzawa (Paris St. Germain), Dayot Upamecano (RB Leipzig), hingga Jerome Boateng (Bayern Munich) dikaitkan dengan klub London Utara itu. Namun demikian Arteta enggan berbicara panjang lebar terkait hal ini.

“Saya tidak akan sedih tanpa pemain baru karena kami tidak bisa, karena para pemainnya harus lah mereka yang bisa benar-benar membantu kami dan membuat perbedaan di skuad, bukan sekadar asal beli pemain baru. Banyak hal tidak berubah sejak akhir pekan ini,” tegas Arteta.

Namun demikian beberapa pemain di atas diyakini mampu memberikan pengaruh bagi Arsenal. Mereka akan mampu menutup lubang yang ada di tubuh skuad Meriam London seperti di lini pertahanan.

“Tidak ada yang baru untuk dikatakan pada pemain individu manapun. Itu memang kemungkinan. Saat kami informasi lebih banyak, kami akan memberi tahu Anda,” tandas Arteta lagi.

Jadwal Pertandingan Rabu, 22 Januari: Big Match Chelsea Vs Arsenal di Liga Inggris

Salah satu pertandingan besar di pentas Liga Primer Inggris akan tersaji pada tengah pekan ini. Chelsea dan Arsenal akan saling berhadapan di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 22 Januari 2020 dini hari WIB.

Laga ini dipastikan akan berjalan menarik. Kedua tim memiliki kekuatan berimbang. Selain itu kedua tim sama-sama bertekad memetik kemenangan di laga ini. Chelsea meraih hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya sehingga butuh kemenangan ini untuk kembali ke jalur positif.

Sementara itu Arsenal hanya mampu meraih hasil imbang di pekan sebelumnya. Laga ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk memetik tiga poin sekaligus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Pertandingan lainnya di pekan ke-24 Liga Primer Inggris mempertemukan Sheffield United kontra Manchester City. City yang berstatus juara bertahan akan bertindak sebagai tim tamu di laga ini.

Pertandingan lainnya akan tersaji di markas Everton saat menjamu Newcastle United di Stadion Goodison Park. Sementara itu Aston Villa akan beradu dengan Watford. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya seperti dilansir dari panditfootball.com:

Rabu, 22 Januari 2020
01.00 Piala Raja Spanyol Real Zaragoza vs RCD Mallorca Streaming
01.00 Piala Raja Spanyol Recreativo Huelva vs CA Osasuna Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Sheffield United vs Manchester City Mola TV; Aplikasi, Parabola, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris AFC Bournemouth vs Brighton & Hove Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Everton FC vs Newcastle United Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Crystal Palace vs Southampton FC Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.30 Liga Primer Inggris Aston Villa vs Watford FC Mola TV; Aplikasi, Polytron Streaming
02.45 EFL Championship Inggris Barnsley FC vs Preston North End Streaming
02.45 Coppa Italia SSC Napoli vs SS Lazio Streaming
02.45 EFL League One Inggris Peterborough United vs Wycombe Wanderers Streaming
02.45 EFL League Two Inggris Colchester United vs Bradford City Streaming
03.00 Piala Raja Spanyol Sevilla FC vs Levante UD Streaming
03.10 Piala Liga Prancis Olympique Lyon vs Lille OSC beIN Sports 1
03.15 Liga Primer Inggris Chelsea FC vs Arsenal FC Mola TV; Aplikasi, Parabola, Polytron Streaming
17.15 Piala Asia U23 Arab Saudi vs Uzbekistan FOX Sports 2
20.15 Piala Asia U23 Australia vs Korea Selatan FOX Sports 2

 

 

 

 

 

 

Manchester City Pesta 6 Gol ke Gawang Aston Villa

Manchester City sukses memetik kemenangan telak dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu, 12 Desember 2020. Menghadapi Aston Villa di Villa Park, The Citizen menang dengan skor telak 6-1.

Enam gol City dicetak oleh  Riyad Mahrez di menit ke-18 dan 24, Gabriel Jesus di menit ke-46 dan hattrick Sergio Aguero di menit ke-28, 57, dan 81. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh El Ghazi di menit ke-90+1.

Kemenangan ini membuat City berhak atas tiga poin untuk menambah koleksi poin menjadi 47 dari 22 pertandingan. City pun menyalip Leicester City dengan keunggulan dua angka. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool yang telah mendulang total 61 poin dari 21 laga.

Tiga gol di laga ini membuat Aguero menorehkan rekor pribadi. Itu merupakan gol ke-175 pemain asal Argentina itu sekaligus menjadikannya setara dengan Thierry Henry sebagai pemain non Inggris dengan gol terbanyak di Liga Primer Inggris.

Kiprah Aguero pun mendapat sanjungan dari pelatih City, Pep Guardiola. Menurut Guardiola Aguero telah menjadi salah satu legenda di klub yang berbasis di kota Manchester itu.

“Dia adalah seorang legenda. Sebuah kehormatan bisa berada di sini di hari dia mengukir rekor. Pemain semacam ini…tidak terlalu banyak muncul dalam sejarah luar biasa sepakbola Inggris,” beber Guardiola.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan kehadiran Aguero meningkatkan kualitas Liga Primer Inggris. Mampu memecahkan rekor Thierry Henry merupakan pencapaian luar biasa.

“Dia membantu membuat Premier League jadi lebih baik. Bisa memecahkan rekor dari legenda luar biasa seperti Thierry Henry berarti itu bukan performa jangka pendek saja, itu butuh bertahun-tahun,” sambungnya.

“Menjadi pemain asing dengan gol dan hat-trick terbanyak sudah mengungkapkannya sendiri. Semoga dia bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” lanjutnya.

Bila dibandingkan dengan Messi, Guardiola masih menjagokan Messi. Menurut Guardiola Messi adalah pemain dengan kemampuan yang lengkap dan bisa beroperasi di berbagai lini. Meski begitu setelah Messi, pemain terbaik berikutnya adalah Aguero.

Susunan pemain Aston Villa versus Manchester City:

Aston Villa (5-3-2): 25-Nyland; 27-El Mohamady, 15-Ngoyo, 40-Mings, 30Hause, 3-Taylor; 6-Luiz (11-Nakamba 65′), 4-Drinkwater (8-Lansbury 77′), 14-Hourihane (17-Trezeguet 71′), 10-Grealish, 21-El Ghazi. Cadangan: 28-Kalinic, 24-Guilbert, 5-Chester, 36-Vassilev.

Pelatih: Dean Smith

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 27-Cancelo, 5-Stones, 25-Fernandinho (30-Otamendi 63′), 22-Mendy; 17-De Bruyne (47-Foden 63′), 16-Rodrigo (8-Guendogan 71′), 21-D. Silva; 26-Mahrez, 10-Aguero, 9-Jesus. Cadangan: 1-Bravo, 2-Walker, 20-B. Silva, 7-Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Mourinho Dikartu Kuning, Spurs Takluk dari Southampton di Pekan ke-21 Liga Inggris

Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan di pekan ke-21 Liga Primer Inggris. Bertindak sebagai tim tamu, Spurs gagal memetik poin di Stadion St Mary’s yang merupakan kandang Southampton pada Rabu, 1 Januari 2020.

Bertindak sebagai tim tamu, The Lilywhites takluk satu gol tanpa balas. Satu-satunya gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Danny Ings di menit ke-17.

Kekalahan ini membuat Spurs gagal mendapat tiga poin. Lebih dari itu tim ini gagal menggeser Manchester United di lima besar. Dengan raihan total 30 poin dari 21 pertandingan, Spurs tertahan di urutan keenam. Spurs hanya berjarak satu angka dari Setan Merah yang beberapa jam kemudian takluk dari tuan rumah Arsenal.

Sementara itu kemenangan ini membuat perolehan poin Southampton menjadi 25 dari 21 pertandingan. Posisi tim tersebut pun naik ke urutan ke-11.

Selain meraih hasil minor, kekalahan Spurs di laga ini juga diwarnai oleh insiden kartu kuning yang diterima sang pelatih, Jose Mourinho. Mantan pelatih Chelsea itu mendapat kartu kuning setelah sempat terlibat dengan salah satu staf pelatih tuan rumah.

Sejak menit awal Spurs berusaha mencari peluang untuk mencetak gol. Sementara itu tuan rumah tidak tinggal diam. Buktinya, Soton sukses memecah kebuntuan di menit ke-17. Berawal dari umpan lambung Jack Stephens dimanfaatkan dengan baik oleh Danny Ings.

Kubu Soton menyambut baik hasil tersebut. Seperti dikatakan sang pelatih Ralph Hasenhuttl, timnya tampil baik di laga tersebut. Ia pun sangat senang dengan performa anak asuhnya.

“Kami selalu berharap untuk melihat pertandingan seperti itu. Pemain kami benar-benar fantastis dan melakukan pekerjaan yang fantastis hari ini. Pemain bermain sangat fantastis dan kami menciptakan beberapa peluang, jadi pantas kami memenangi pertandingan ini,” beber Hasenhuttl.

Hal senada dikatakan pemain Soton, Jack Stephens. Menurut pemain yang berposisi sebagai stoper, kemenangan tersebut membuat mereka senang dan menjadi modal penting bagi timnya.

“Saya tidak menyadari itu yang pertama musim ini, itu tidak terlalu bagus, tetapi senang mendapatkan yang pertama. Itu dua dari tiga pertandingan di liga, jadi dari sudut pandang bek, itu benar-benar menyenangkan,” beber Stephens.

Pemain berusia 25 tahun itu mengatakan timnya menunjukkan soliditas dan kerja sama yang baik. Ia mengatakan setiap lini tampil padu untuk menghindari timnya dari kebobolan.

“Saya pikir Anda bisa melihat seluruh tim bertahan bersama, para pemain depan dan tengah berjuang agar tidak kebobolan,” tegasnya.

Susunan pemain Southampton versus Tottenham Hotspur:

Southampton (4-4-2): 1-Alex McCarthy; 2-Cedric Soares, 5-Jack Stephens, 35-Jan Bednarek, 21-Ryan Bertrand; 17-Stuart Armstrong (14-Oriol Romeu 90′), 16-James Ward-Prowse, 23-Pierre Hojbjerg, 12-Moussa Djenepo (7-Shane Long 58′); 9-Danny Ings (20-Michael Obafemi 76′), 22-Nathan Redmond

Pelatih: Ralph Hasenhuttl

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): 22-Paulo Gazzaniga; 19-Ryan Sessegnon, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, 24-Serge Aurier; 28-Tanguy Ndombele (18-Giovani Lo Celso 25′), 17-Moussa Sissoko; 23-Christian Eriksen, 20-Dele Alli, 27-Lucas Moura; 10-Harry Kane (11-Erik Lamela 75′)

Pelatih: Jose Mourinho

Terima Kartu Kuning, Mourinho: Saya Bersikap Kasar ke Idiot

Ada insiden menarik yang terjadi dalam laga pekan ke-21 Liga Primer Inggris antara Southampton menghadapi Tottenham Hotspur. Pada laga yang digelar di Stadion St Mary’s yang merupakan kandang Southampton pada Rabu, 1 Januari 2020 itu, pelatih Spurs, Jose Mourinho mendapat kartu kuning.

Mantan juru taktik Real Madrid ini dianugerahi kartu kuning usai terlibat perseteruan dengan salah satu staf pelatih tuan rumah. Usai pertandingan pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa dirinya pantas mendapat kartu kuning. Hanya saja ia mengaku harus bertindak kasar demikian dengan alasan tersendiri.

“Saya pikir kartu kuning itu fair karena saya telah bersikap kasar, tapi saya bersikap kasar ke idiot. Untuk beberapa alasan saya telah bersikap kasar. Karena saya bersikap kasar, saya pantas dapat kartu kuning,” beber Mourinho.

Lebih lanjut pelatih yang pernah menangani Chelsea dan FC Porto itu mengatakan pertandingan tersebut terlihat aneh bagnya. Ia mengatakan timnya tidak melakukan banyak masalah, terutama di lini belakang.

“Betul-betul laga yang aneh buatku. Di lini belakang, kami tak ada masalah sama sekali tadi,” sambungnya.

Sementara itu ia menilai kubu tuan rumah tidak banyak melakukan ancaman. Hanya saja ia mengakui tuan rumah sukses memanfaatkan salah satu kesempatan emas untuk mencetak gol. Meski begitu Mou mengatakan timnya tidak seharusnya mendapat hasil minior. Menguasai pertandingan, demikian Mourinho, timnya sebenarnya pantas mencetak gol.

“Tak banyak ancaman yang mereka buat. Tapi mereka berhasil mencetak satu gol. Penyelesaian yang bagus dari Danny Ings. Terlepas gol tersebut, kamilah yang mengontrol pertandingan. Peluang kami memang tak banyak, tapi seharusnya cukup untuk membuat gol,” bebernya.

Mourinho sempat menyinggung lini pertahanan Soton. Ia mengakui solidititas lini pertahanan tuan rumah begitu terlihat. Kerja sama dan kerja keras Jack Stephens dan Jan Bednarek cukup menyulitkan para pemain depan Spurs.

“Mereka bertahan dengan baik. Dua bek tengah mereka benar-benar menyulitkan para penyerang kami. Mereka tampil agresif dan tak membuat kesalahan sama sekali,” sambungnya.

Selain rapatnya pertahanan tuan rumah, absennya sejumlah pemain Spurs turut mempengaruhi performa tim tersebut. Harry Kane yang tidak bisa tampil hingga laga usai serta absennya Son Heung-min diakui membuat timnya kesulitan untuk mencetak gol.

“Di menit-menit akhir, tanpa Harry Kane, dan absennya Son (Heung-min), maka pilihan kami jadi terbatas. Aku merasa hasil ini amat kejam bagi kami, tapi begitulah kenyataannya,” tegasnya.

Di laga ini Soton mencatatkan kemenangan tipis berkat gol tunggal Danny Ings di menit ke-17. Meski menang tipis, Soton berhak atas tiga poin yang membuat tim tersebut semakin mendekati 10 besar.

 

 

Tekuk Sheffield United, Liverpool Kian Kokoh di Puncak Liga Inggris

Liverpool terus menjaga tren positif di pentas Liga Primer Inggris musim ini. Tim berjuluk The Reds itu baru saja memetik kemenangan di pekan ke-21 kompetisi kasta tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth itu yang berlangsung pada Kamis, 2 Januari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri di Stadion Anfield, Si Merah sukses membungkam Sheffield United dua gol tanpa balas. Sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Mohamed Salah di menit keempat dan Sadio Mane di menit ke-64.

Kemenangan ini semakin memantapkan posisi Liverpool di puncak klasemen sementara. Tambahan tiga poin membuat koleksi poin tim besutan pelatih Jurgen Klopp itu menjadi 58 dari 20 pertandingan. Saat ini Liverpool memimpin 13 poin dari Leicester City di urutan kedua. Leicester telah mengemas 45 poin dari 21 pertandingan yang sudah dilakoni.

Sementara itu kekalahan ini membuat Sheffield gagal menambah koleksi poin untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Tim promosi itu tertahan di urutan kedelapan dengan tabungan total 29 poin dari 21 pertandingan. Sheffield berjarak dua poin dari Manchester United di posisi kelima.

Tampil di kandang sendiri, Liverpool mampu mengendalikan permainan. Sejak menit awal tuan rumah sudah langsung menggebrak. Tak butuh waktu lama bagi Liverpool untuk membuka keunggulan. Laga baru berjalan empat menit para pendukung tuan rumah bersorak saat Salah menggetarkan gawang tim tamu.

Gol ini berawal dari umpan jauh Virgil van Dijk yang dilanjutkan oleh Andy Robertson dengan umpan terukur. Dengan tenang Salah memperdayai kiper Sheffield, Dean Henderson.

Unggul satu gol membuat Liverpool semakin giat menekan. Namun dari beberapa peluang emas yang dimiliki tak satu pun yang berbuah gol untuk menambah keunggulan.

Liverpool baru bisa mendapatkan momentum untuk mencetak gol tambahan di awal babak kedua. Tepatnya di menit ke-64, giliran Sadio Mane yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini berawal dari serangan balik cepat yang digawangi Salah dan Mane.

“Kami bermain di sekitar formasi mereka, bermain di belakang, di tengah, mematahkan lini pertahanan mereka, dan melakukan serangan balik. Semua hal yang kami inginkan, anak-anak bermain sensasional,” beber Jurgen Klopp usai pertandingan.

Susunan pemain Liverpool versus Sheffield United:

Liverpool: 1-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold, 12-Joe Gomez, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson (20-Adam Lallana 89′); 8-Naby Keita, 14-Jordan Henderson, 5-Georginio Wijnaldum; 11-Mohamed Salah (67-Harvey Elliott 91+2′), 9-Roberto Firmino, 10-Sadio Mane (27-Divock Origi 78′)

Pelatih: Juergen Klopp

Sheffield United: 1-Dean Henderson; 6-Chris Basham, 12-John Egan, 5-Jack O’Connell; 2-George Baldock, 7-John Lundstram, 16-Oliver Norwood (Muhamed Besic 78′), 4-John Fleck, 3-Enda Stevens; 17-David McGoldrick (Billy Sharp 66′), 22-Lys Mousset (Oliver McBurnie 66′)

Pelatih: Chris Wilder

Liverpool Terus Memburu Gelar di 2020

Saat ini Liverpool sedang berada dalam tren positif. Tim tersebut menjadi pemuncak klasemen Liga Primer Inggris. Selain itu, The Reds juga lolos ke babak 16 Liga Champions sekaligus menjaga peluang untuk mempertahkan gelar.

Pemain belakang Liverpool, Andrew Robertson mengatakan timnya masih haus gelar. Harapannya di tahun 2020 mereka mampu menambah koleksi gelar.

“Tentu, tidak ada gunanya kami berhenti. Lihatlah, ini akan menjadi tahun yang sulit untuk menang dalam hal memenangkan Liga Champions dan perhitungan di Liga Inggris, tetapi itu sudah menjadi target kami,” beber Robertson.

Lebih lanjut pemain asal Britania Raya itu mengatakan timnya memiliki posisi yang bagus dalam beberapa kompetisi. Apakah timnya mampu meraih target di 2020 bergantung pada segenap tim.

“Kami memasuki 2020 dan kami menempatkan diri di posisi yang bagus, lolos ke babak 16 besar Liga Champions, serta menjadi pemuncak di Premier League. Semua tergantung kami sendiri untuk melanjutkannya dan tak membiarkan 2019 sebagai satu-satunya tahun yang dibicarakan orang-orang soal kami,” sambungnya.

Pemain berusia 25 tahun itu mengharapkan timnya mampu meraih kesuksesan di tahun 2020. Ia berharap orang-orang masih terus membicarakan tentang performa impresif mereka di tahun yang baru.

“Inilah tekad kami dan kami berharap bisa duduk lagi di sini tahun depan sembari berkata ‘tahun yang luar biasa lagi’, sebelum kami beranjak ke 2021. Itu menjadi tujuannya, hasrat untuk semua rekan-rekan setim dan sekarang tergantung kami sendiri untuk mewujudkannya,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan perjalanan timnya untuk mewujudkan impian di tahun ini masih panjang. Hingga kini Liverpool terus menjaga tren positif terutama di pentas domestic dengan belum meraih kekalahan dalam satu tahun terakhir.

“Anda tak takut kalah di situasi yang kami jalani sekarang, tapi ya Anda masih tetap tahu kalau itu mungkin terjadi. Itu salah satu dari tiga hasil yang mungkin terjadi: menang, imbang, atau kalah,” beber Klopp.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan mereka siap menghadapi setiap kemungkinan yang akan terjadi, termasuk kalah. Baginya, tak pernah ada rasa takut sedikit pun untuk kalah.

“Tapi buat saya tidak begitu, akan sangat keren kalau saya sudah tahu hasilnya sebelum pertandingan. Tapi saya cuma bisa bilang kalau kami tak takut kalah, saya tak pernah takut. Itu adalah sebuah kemungkinan tapi saya tak takut,” sambungnya.

Pelatih asal Jerman itu bertekad untuk terus mempersiapkan taktik dan strategi terbaik agar terus menjaga tren positif. Namun ia tak memungkiri hasil di lapangan pertandingan bisa saja berbeda dari harapan.

“Saya ingin menciptakan solusi sebanyak mungkin untuk memenangi pertandingan, terkadang itu berhasil, terkadang tidak,” pungkasnya.

Martial dan Rashford Antar Man United ke Lima Besar Liga Inggris

Manchester United berhasil memetik kemenangan di pekan ke-20 Liga Primer Inggris. Bertindak sebagai tim tamu, Setan Merah berhasil membungkam tuan rumah Burnley di Stadion Turf Moor pada Sabtu, 28 Desember 2019 malam WIB. Setan Merah menang dua gol tanpa balas.

Sepasang gol United dicetak oleh Anthony Martial di menit ke-44 dan Marcus Rashford di menit ke-90+4. Kemenangan ini membuat Manchester Merah kini mengemas total 31 poin dan merangsek ke posisi kelima. Sementara itu Burnley tak beranjak dari papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan total 24 poin.

Kedua tim menurunkan formasi terbaikdi laga ini. Sejak menit awal United berusaha menekan. Hasilnya diperoleh di penghujung babak pertama. Berawal dari umpan Andres Pareira, Martial sukses menjebol gawang Burnley yang dijaga Nick Pope.

Di babak kedua, Burnley berusaha mengejar ketertinggalan. Tuan rumah sempat mencatatkan sejumlah peluang. Namun demikian jelang bubaran, tim tamu justru menambah gol melalui aksi Marcus Rashford. Gol ini berawal dari skema serangan balik cepat, bola lantas digulirkan Daniel James tepat ke kaki Rashford. Pemain internasional Inggris itu dengan tenang mencetak gol.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan timnya terus berambisi untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen. Mantan pemain Setan Merah itu mengatakan timnya membidik empat besar.

“Kami ingin ke empat besar dan kami semakin dekat. Ini tantangan untuk tim. Kami melakukan itu di paruh terakhir musim lalu, kami sangat dekat tapi malah menurun. Kini, mereka merespons kekalahan dari Watford dan saya memberi mereka tantangan. Saya sangat gembira dengan performa mereka,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan timnya harus menjaga konsistensi untuk meraih kemenangan demi kemenangan. Timnya akan menjalani laga berat di pekan selanjutnya yakni melawat ke markas Arsenal.

“Dalam sepakbola, Anda harus berusaha keras untuk bisa memenangi setiap pertandingan. Tantangannya berbeda di setiap pertandingan. Laga tandang ke Arsenal jelas tantangannya berbeda. Kami mampu mengatasi Burnley, tapi kami harus mencari cara lain untuk menghadapi Arsenal. Kami siap untuk itu,” lanjutnya.

Susunan pemain Burnley versus Manchester United:

Burnley: Nick Pope; Phil Bardsley, James Tarkowski, Ben Mee, Charlie Taylor; Jeff Hendrick (Jay Rodriguez 59′), Ashley Westwood, Jack Cork(Robbie Brady 87′), Dwight McNeil; Chris Wood, Ashley Barnesn (Johann Gudmundsson 68′)

Pelatih: Sean Dyche

Manchester United: David de Gea; Ashley Young, Victor Lindelof, Harry Maguire, Brandon Williams; Fred, Nemanja Matic; Daniel James, Andreas Pereira (Jesse Lingard 73′), Marcus Rashford; Anthony Martial (Luke Shaw 88′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United Petik Kemenangan Telak di Boxing Day

Manchester United sukses memetik kemenangan telak di laga Boxing Day Liga Primer Inggris. Bertindak sebagai tuan rumah, Setan Merah sukses membungkam tamunya Newcastle United di Stadion Old Trafford pada Kamis, 16 Desember 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB dengan skor 4-1.

Empat gol tuan rumah dicetak oleh Anthony Martial di menit ke-24 dan 51, Mason Greenwood di menit ke-36, dan Marcus Rashford di menit ke-41. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Matthew Longstaff di menit ke-17.

Tambahan tiga poin ini membuat tabungan poin Setan Merah menjadi 28 poin dari 19 pertandingan. United bertada di urutan ketujuh. Sementara itu Newcastle tertahan di posisi ke-10 dengan tabungan total 24 poin.

Tampil di kandang sendiri, Setan Merah mampu menguasai jalannya pertandingan. Selain unggul dalam penguasaan bola, Setan Merah juga mencatatkan peluang terbanyak. Meski begitu tuan rumah sempat dikejutkan oleh gol tim tamu di menit ke-17.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer angkat topi dengan perjuangan timnya terutama saat mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul.

“Setelah tertinggal 1-0, kami membuat mereka melakukan kesalahan-kesalahan dan kami memanfaatkannya dengan sangat baik. Kami juga menciptakan peluang melawan Watford lalu, tapi tak memaksimalkannya,” ungkap pelatih asal Norwegia itu.

Mantan pemain Setan Merah itu mengomentari performa sejumlah pemainnya terutama para pemain muda. Salah satu pemain yang mendapat apresiasi adalah Mason Greendwood yang mencetak satu gol bagi Setan Merah.

“Mason itu penyerang yang bagus dengan bola. Anda tahu dia akan lebih sering mengenai sasaran ketimbang tidak. Cara dia menendang itu menyenangkan untuk dilihat dan dia sangat tidak terpengaruh dengan apapun,” sambungnya.

Ia mengatakan para pemainnya tampil dengan semangat tinggi dan pantang menyerah. Mereka terus berjuang untuk mencari kesempatan agar bisa mencetak gol demi gol hingga mampu mengunci kemenangan.

“Ketiga penyerang ini sulit untuk ditangani ketika kami bisa mendapatkan ruang seperti hari ini. Anak-anak ini tak akan pernah menyerah, klub ini tahu bahwa menuju akhir pertandingan kami bisa mencuri satu poin atau bahkan tiga poin dari posisi tertinggal,” pungkasnya.

Susunan pemain Manchester United versus Newcastle United:

Manchester United (4-3-3): 1-David de Gea, 29-Aaron Wan-Bissaka, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw; 39-Scott McTominay (6-Paul Pogba 46′), 17-Fred, 15-Andreas Pereira; 26-Mason Greenwood, 10-Marcus Rashford (14-Jesse Lingard 63′), 9-Anthony Martial (8-Juan Mata 67′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Newcastle United (3-5-2): 1-Martin Dubravka; 5-Fabian Schar (17-Emil Krafth 88′), 18-Federico Fernandez; 19-Javier Manquillo, 20-Florian Lejeune, 15-Jetro Willems, 36-Sean Longstaff, 43-Matty Longstaff, 25-Miguel Almiron (22-DeAndre Yedlin 63′); 9-Joelinton, 12-Dwight Gayle (30-Christian Atsu 59′)

Pelatih: Steve Bruce