Penalti Ronaldo Selamatkan Juventus dari Kekalahan di Pekan ke-14 Serie A

Juventus hampir saja meraih hasil minor di pekan ke-14 Serie A andaisaja Cristiano Ronaldo tak mencetak gol penyaman kedudukan. Hal ini terjadi saat Nyonya Tua menghadapi Sassuolo pada Minggu, 1 Desember 2019. Kedua tim mengakhiri pertandingan di Stadion Allianz dengan skor 2-2.

Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-68 dari titik penalti. Satu gol lainnya dicetak oleh Leonardo Bonucci pada menit ke-20. Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Jeremie Boga di menit ke-22 dan Francesco Caputo di menit ke-47.

Tambahan satu poin membuat tabungan poin Juventus kini menjadi 36 dari 14 pertandingan. Juventus sempat berada di puncak klasemen namun posisinya langsung tergusur usai Inter Milan membungkam SPAL. Internazionale Milan berada di urutan teratas dengan keunggulan satu poin.

Sementara itu kekalahan ini membuat Sassuolo mengemas total 14 poin dari 13 pertandingan. Sassuolo berada di urutan ke-14, berjarak empat poin dari Genoa di zona degradasi.

Juventus dan Sassuolo menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha mencari kesempatan untuk mencetak gol. Tuan rumah sukses membuka keunggulan di menit ke-20. Bermula dari umpan Juan Cuadrado, Rodrigo Bentancur sukses memberikan umpan terukur kepada Leonardo Bonucci yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol.

Tiga menit berselang, tim tamu mampu menyamakan kedudukan. Jeremie Boga sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan kerja sama satu dua dengan Francesco Caputo. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor sama kuat.

Di babak kedua, tim tamu mampu membalikkan keunggulan. Tak berapa lama setelah babak kedua berjalan, tim tamu berhasil menggetarkan gawang tuan rumah melalui kejelian Caputo memanfaatkan kesalahan kiper tuan rumah, Gianluigi Buffon.

Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-68 melalui sepakan penalti Cristiano Ronaldo. Penalti ini bermula dari pelanggaran pemain tim tamu di kotak terlarang.

Usai pertandingan pelatih Juventus, Maurizio Sarri memberi sanjungan kepada Ronaldo yang menjadi penyelamat bagi timnya di laga tersebut. Mantan pelatih Chelsea itu menyebut Ronaldo sebagai kandidat pemenang Ballon d’Or 2019.

“Saya berharap Cristiano (Ronaldo) bisa memenangkan Ballon d’Or,” beber Sarri.

Sementara itu hasil imbang ini menyemangati Inter Milan untuk meraih poin sempurna. Hal ini sebagaimana dikatakan pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

“Kami punya tekad kuat hari ini dan tahu Juventus kehilangan poin, jadi kami bersiap untuk memanfaatkannya,” tandas Conte.

Susunan Pemain Juventus versus Sassuolo:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon (PG), 16-Juan Cuadrado, 19-Leonadro Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro, 30-Rodrigo Bentancur, 5-Miralem Pjani?, 23-Emre Can (Blaise Matuidi 54′), 33-Federico Bernardeschi (53′), 21-Gonzalo Higuaín (Aaron Ramsey 78′), 7- Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Sassuolo (4-2-3-1): 63-Stefano Turati, 77-Giorgos Kyriakopoulos, 2-Marlon, 19-Filippo Romagna, 22-Jeremy Toljan, 4-Francesco Magnanelli, 73-Manuel Locatelli, 7-Jeremie Boga (Federico Peluso 90′), 10-Filip Duricic (Mert Muldur 72′), 23-Hamed Junior Traore (Alfred Duncan 62′), 9-Francesco Caputo.

Pelatih: Roberto De Zerbi

 

Performa di Juventus Menurun, Ronaldo Tetap Dapat Posisi Utama di Timnas Portugal

Saat ini Cristiano Ronaldo sedang mengalami tantangan di Juventus. Hal ini terlihat dari situasi yang terjadi padanya dalam dua laga terakhir. Mantan pemain Real Madrid itu tidak bermain penuh selama 90 menit, tetapi ditarik keluar oleh pelatih Juventus, Maurizio Sarri.

Ronaldo ditarik keluar di menit ke-82 saat Juventus menghadapi Lokomotiv Moskow di fase grup Liga Champions Eropa pada 6 November 2019 lalu. Posisi Ronaldo kemudian digantikan oleh Douglas Costa.

Di pertandingan selanjutnya, menit bermain Ronaldo lebih singkat. Saat Juventus menghadapi AC Milan, Ronaldo ditarik keluar di menit ke-55 dan digantikan oleh Paulo Dybala. Dybala kemudian tampil sebagai pahlawan kemenangan Juventus berkat gol tunggalnya di laga itu.

Situasi di klub ternyata tidak mengganggu posisi Ronaldo di tim nasional Portugal. Sebagaimana dikatakan Ruben Neves, Ronaldo tetap mendapat tempat utama di tim nasional. Neves mengatakan Ronaldo tetaplah pemain penting bagi negaranya.

“Cristiano baik-baik saja. Ia menjalani sesi latihan yang hebat seperti biasa, dan memiliki motivasi yang hebat untuk menghadapi pertandingan. Dia sepenuhnya siap untuk pertandingan. Saya kira dia tidak tahu apa yang dibicarakan orang,” beber Neves.

Lebih lanjut Neves mengatakan pemain tersebut sudah mengikuti latihan seperti biasa dan siap untuk pertandingan selanjutnya.

“Dia menjalani sesi latihan yang bagus, seperti yang sudah saya katakan. Saya kira kami bisa mengharapkan Ronaldo yang selalu kita lihat seperti biasanya di pertandingan besok,” lanjut Neves.

Penegasan juga disampaikan pelatih timnas Portugal, Fernando Santos. Santos mengatakan Ronaldo sudah dalam kondisi fit dan siap menghadapi agenda pertandingan internasional. Pemain yang sempat dikabarkan cedera itu dipastikan akan tampil dalam dua laga bersama Portugal.

“Semua orang ingin membicarakan dia karena dia adalah pemain terbaik di dunia. Cristiano ada di sini, dia dipanggil ke timnas, dia fit, dan dia akan bermain,” beber Santos.

Bila demikian, Ronaldo akan memperkuat Portugal saat menghadapi Lithuania dan Luksemburg di babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Kontribusi Ronaldo amat diperlukan untuk mengantar Portugal ke putaran final.

Saat ini Portugal berada di urutan kedua Grup B dengan raihan total 11 poin. Portugal tertinggal delapan poin dari Ukraina di posisi teratas. Saat ini lawan terberat Portugal adalah Serbia yang hanya tertinggal satu angka dari Portugal.

Kemenangan atas Lithuania dan Luksemburg membuka peluang bagi Portugal untuk menemani Ukraina ke putaran final tahun depan. Bila tidak maka tiket kedua dari GRup B akan jatuh ke tangan Serbia.

 

Tanpa Ronaldo, Juventus Diimbangi Lecce

Juventus gagal meraih poin sempurna di pekan kesembilan Serie A Italia. Juventus yang berstatus tim tamu diimbangi Lecce pada pertandingan yang digelar di Stadion Via del Mare pada Sabtu, 26 Oktober 2019 tersebut. Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor identik, 1-1.

Satu-satunya gol Juventus di laga itu dicetak oleh Paulo Dybala dari titik penalti di menit ke-50. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marco Mancosu di menit ke-56. Gol tersebut juga lahir dari eksekusi penalti.

Sekalipun hanya mendulang satu poin, Juventus masih tetap mempertahankan posisi puncak. Nyonya Tua mengemas total 23 poin, unggul satu poin dari pesaing terdekat yakni Inter Milan. Sementara itu Lecce masih terpuruk di papan bawah. Tim tersebut baru mendapat delapan poin dari sembilan pertandingan dan harus puas berada di posisi ke-16 dan hanya berjarak satu poin dari Brescia di zona degradasi.

Juventus tampil tidak dengan kekuatan terbaik di laga ini. Salah satu pemain andalan di lini depan yakni Cristiano Ronaldo tidak dapat tampil. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Maurizio Sarri, mantan pemain Real Madrid itu sedang mengalami kelelahan. Ia pun memutuskan untuk tidak menurunkan pemain internasioal Portugal tersebut.

“Cristiano Ronaldo mengalami kelelahan secara fisik dan juga mental,” beber Sarri.

Meski tanpa Ronaldo, Juventus sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Bianconeri bahkan mampu mencatatkan penguasaan bola hingga 60 persen. Selain itu mereka juga memiliki peluang lebih banyak yakni mampu melepaskan 16 tembakan, berbanding sembilan milik tuan rumah. Namun demikian Juventus tak mampu mencetak gol di babak pertama.

Juventus baru bisa mencetak gol di babak kedua melalui eksekusi penalti Dybala. Keunggulan Juventus tak bertahan lama. Handsball yang dilakukan Matthijs De Light di kotak terlarang berujung hadiah penalti. Juventus gagal mencetak gol lagi hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Meski timnya gagal meraih poin penuh di laga ini, Sarri enggan menyalahkan De Light. Menurut mantan pelatih Chelsea, pemain muda tersebut tidak sengaja melakukan pelanggaran tersebut.

“Melihat kejadian dari bangku cadangan, saya pikir itu tidak sengaja. Lengannya dekat dengan tubuhnya dan ada pantulan, tetapi dengan aturan baru, sulit bagi bek untuk menghindari bola,” beber Sarri.

Susunan pemain Lecce versus Juventus:

Lecce (4-3-3): 21-Gabriel; 27-Marco Calderoni, 5-Fabio Lucioni, 13-Luca Rossettini, 16-Biaigio Meccariello; 4-Jacopo Perticcione, 37-Zan Majer, 77-Panagiotis Tachtsidis; 8-Marco Mancosu; 17-Diego Farias, 30-Khouma Babacar

Pelatih: Fabio Liverani

Juventus (4-3-3): 1-Wojciech Szczesny; 2-Danilo, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, 23-Emre Can, 5-Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot; 33-Federico Bernardeschi, 10- Paulo Dybala, 21-Gonzalo Higuain

Pelatih: Maurizio Sarri