Lazio Hadapi Napoli di Perempat Final Coppa Italia

Duel menarik akan tersaji di leg pertama babak perempat final Coppa Italia. Lazio dan Napoli akan saling berhadapan. Laga ini akan digelar di Stadion San Polo, kandang Napoli pada Selasa, 21 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Kedua tim jelas tidak ingin kehilangan kesempatan untuk memetik kemenangan di laga ini. Namun kubu Lazio sedang dibayangi kekhawatiran. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Simone Inzaghi, beberapa pemain andalan Lazio tidak sedang dalam performa terbaik karena padatnya jadwal pertandingan belakangan ini. Bahkan ada beberapa pemain yang kini masih dalam proses perawatan cedera.

“Kami akan menghadapi tim yang kuat. Saya masih harus mengevaluasi kondisi kebugaran para pemain, karena kami menjalani jadwal padat. Tetapi, rasanya saya akan membawa seluruh skuat, kecuali Jordan Lukaku, Adam Marusic dan Luis Alberto,” beber Inzaghi.

Terkait peluang memenangi laga itu, Inzaghi merendah. Ia tidak mau jemawa. Apalagi Lazio tak pernah bisa memetik kemenangan dalam tiga lawatan terakhir ke markas Partenopei.

“Napoli memang mengalami hambatan di Serie A, tetapi mereka masih tim hebat. Bagi kami, Coppa Italia sangat berarti. Kami akan berusaha untuk menampilkan performa terbaik pada laga ini,” sambung Inzaghi.

Sementara itu kubu Napoli tak mau terlalu terbebani dengan laga ini. Napoli memang sedang dalam kondisi kurang bagus setelah menelan tiga kekalahan secara beruntun.

Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso menegaskan timnya tidak boleh mengulangi kesalahan tersebut. Mereka harus bangkit untuk meraih kemenangan.

“Saya masih yakin kami memiliki skuat yang berkualitas, tinggal membuat mereka bermain maksimal. Kami harus menemukan kunci performa tim sesungguhnya,” tegas Gatusso.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:
12.01.20 SA Lazio 1 – 0 Napoli
21.01.19 SA Napoli 2 – 1 Lazio
19.08.18 SA Lazio 1 – 2 Napoli
11.02.18 SA Napoli 4 – 1 Lazio
21.09.17 SA Lazio 1 – 4 Napoli

5 Pertandingan Terakhir Napoli:
19.01.20 SA Napoli 0 – 2 Fiorentina
14.01.20 COP Napoli 2 – 0 Perugia
12.01.20 SA Lazio 1 – 0 Napoli
07.01.20 SA Napoli 1 – 3 Inter
23.12.19 SA Sassuolo 1 – 2 Napoli

5 Pertandingan Terakhir Lazio:
18.01.20 SA Lazio 5 – 1 Sampdoria
15.01.20 COP Lazio 4 – 0 Cremonese
12.01.20 SA Lazio 1 – 0 Napoli
05.01.20 SA Brescia 1 – 2 Lazio
22.12.19 SC Juventus 1 – 3 Lazio

Prediksi starting line up Napoli versus Lazio:

Napoli (4-3-3): Meret; Hysaj, Manolas, Di Lorenzo, Mario Rui; Allan, Demme, Zielinski; Lozano, Milik, Insigne
Pelatih: Gennaro Gattuso

Lazio (3-5-2):
Strakosha; Luiz Felipe, Acerbi, Radu; Lazzari, Milinkovic-Savic, Leiva, Parolo, Lulic; Caicedo, Immobile
Pelatih: Simone Inzaghi

 

Big Match Pekan ke-18 Serie A, Napoli Jamu Inter Milan

Salah satu pertandingan menarik di pekan ke-18 Serie A Italia akan tersaji pada Senin, 6 Januari 2019 waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Tuan rumah Napoli akan menjamu Inter Milan di Stadion San Paolo.

Kedua tim sama-sama memburu kemenangan di laga ini. Inter butuh kemenangan untuk menggeser Juventus di puncak klasemen sementara. Sementara itu Napoli butuh kemenangan untuk memperbaiki posisi yang saat ini berada di luar lima besar.

Kubu Napoli mewaspadai kekuatan Inter Milan. Seperti dikatakan sang pelatih, Genaro Gattuso, lawan memiliki mental yang kuat dan pemain yang hebat.

“Kami harus respek kepada Inter yang saat ini, mereka punya mentalitas yang tangguh dan pemain hebat. Anda bisa berkata pengaruh Antonio Conte, karena mereka bertarung untuk setiap bola dan punya kualitas pula, berbeda dari musim lalu,” beber Genaro Gattuso.

Sementara itu pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengatakan laga ini tidak akan mudah. Napoli memiliki catatan bagus saat tampil di kandang sendiri. Ditambah lagi kehadiran Gennaro Gattuso yang bisa memberikan semangat lebih kepada para pemain Partenopei.

“Ini adalah laga yang sulit, seperti yang Anda tahu. Gennaro Gattuso ada di bangku cadangan, kita bisa membayangkan spirit dan determinasi yang lebih, hal yang bisa dia tularkan kepada tim,” beber Conte.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

20-05-2019 Napoli 4-1 Inter (Serie A)

27-12-2018 Inter 1-0 Napoli (Serie A)

12-03-2018 Inter 0-0 Napoli (Serie A)

22-10-2017 Napoli 0-0 Inter (Serie A)

01-05-2017 Inter 0-1 Napoli (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Napoli:

02-12-2019 Napoli 1-2 Bologna (Serie A)

08-12-2019 Udinese 1-1 Napoli (Serie A)

11-12-2019 Napoli 4-0 Genk (UCL)

15-12-2019 Napoli 1-2 Parma (Serie A)

23-12-2019 Sassuolo 1-2 Napoli (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A)

07-12-2019 Inter 0-0 Roma (Serie A)

11-12-2019 Inter 1-2 Barcelona (UCL)

16-12-2019 Fiorentina 1-1 Inter (Serie A)

22-12-2019 Inter 4-0 Genoa (Serie A).

Perkiraan Starting line up Napoli versus Inter Milan:

Napoli (4-3-3): Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Kostas Manolas, Sebastiano Luperto, Mario Rui; Piotr Zielinski, Fabian Ruiz, Allan; Jose Callejon, Arkadiusz Milik, Lorenzo Insigne

Pelatih: Gennaro Gattuso

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Diego Godin; Antonio Candreva, Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez

Pelatih: Antonio Conte

Jadwal Pertandingan Senin, 6 Januari 2020: Juventus Vs Cagliari, AC Milan Kontra Sampdoria

Pertandingan Serie A Italia terus berlanjut. Pada Minggu, 5 Januari 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB akan berlangsung sejumlah pertandingan menarik. Juara bertahan Serie A, Juventus akan memainkan laga kandang saat menjamu Cagliari.

Juventus tentu berpeluang untuk meraih kemenangan. Selain tampil di kandang sendiri, Juventus pun sedang berada dalam tren positif dengan kekuatan pemain yang merata di semua lini. Namun demikian Cagliari bukanlah tim yang mudah dikalahkan.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan AC Milan kontra Sampdoria. Laga ini akan berlangsung di Stadion San Siro yang merupakan kandang AC Milan. Selain penting untuk meraih poin sempurna, laga ini bertambah menarik dengan kehadiran Zlatan Ibrahimovic.

Pemain senior yang sudah malang melintang di berbagai klub top Eropa itu akan melakoni debut bersama Milan di laga ini. Apakah kehadiran Ibrahimovic akan memberikan pengaruh positif bagi kebangkitan Milan?

Sementara itu di markas AS Roma, tuan rumah akan kedatangan tamunya Torino. Bagi Roma laga ini penting untuk meraih tiga poin demi memperbaharui posisinya di tabel klasemen sementara.

Genoa dan Sassuolo akan saling berhadapan. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah. Kedua tim sama-sama memburu poin penuh untuk merangsek dari papan bawah.

Jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 6 Januari 2020:

FA CUP

01:16 WIB – Gillingham vs West Ham United – beIN Sports 2 (Live)

LA LIGA

03:00 WIB – Celta Vigo vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Genoa vs Sassuolo – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – AS Roma vs Torino – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
18:30 WIB – Bologna vs Fiorentina – beIN Sports 2 (Live)
21:00 WIB – Juventus vs Cagliari – beIN Sports 1 (Live)
21:00 WIB – AC Milan vs Sampdoria – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Odisha vs Chennaiyin – Fox Sports 3 (Live)

Jadwal Pertandingan Sabtu, 7 Desember 2019: Big Match Inter Milan Vs AS Roma di Serie A

“Big match” akan tersaji di pekan ke-15 Serie A Italia pada Sabtu, 7 Desember 2019 dini hari WIB. Dua tim dengan sejarah besar di sepak bola Italia yakni Inter Milan dan AS Roma akan saling berhadapan. Pertemuan ini akan digelar di kandang Inter, Stadion Giuseppe Meazza.

Sebagai tuan rumah Inter tentu tidak ingin kehilangan kesempatan untuk meraih poin sempurna. Namun demikian pelatih Inter, Antonio Conte mengakui kehebatan AS Roma.

“Kami siap menjamu Roma yang sedang berada dalam performa terbaik. Ini akan menjadi pertandingan bergengsi. Kami mempersiapkan diri dengan cara yang tepat. Kami harus menerima berbagai tekanan, namun kami juga harus siap untuk terus berjuang dan memaksimalkan kesempatan yang dimiliki,” ungkap Conte.

Sementara itu pelatih AS Roma, Paulo Fonseca mengatakan Inter merupakan tim kuat yang susah dikalahkan. Meski begitu pihaknya sudah mempersiapkan strategi untuk menghadapi Inter yang akan tampil dengan tiga pemain bertahan.

“Ada banyak kesulitan. Inter adalahan tim kuat di setiap aspek laga. Mereka membangun serangan dari lini bertahan dan memiliki dinamisme permainan yang sangat menarik,” tegas Fonseca.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya seperti dikutip dari panditfootball.com:

Sabtu, 07 Desember 2019
00.30 2.Bundesliga Jerman Hamburg SV vs Heidenheim Streaming
02.45 Serie-A Italia Inter Milan vs AS Roma beIN Sports 2
03.00 La Liga Spanyol Villarreal vs Atletico Madrid beIN Sports 1
12.00 W-League Australia Melbourne Victory vs Western Sydney Wanderers Streaming
13.00 A-League Australia Wellington Phoenix vs Western Sydney Wanderers beIN Sports 2
15.00 SEA Games 2019 Semi-final 1 TBD
15.30 A-League Australia Sydney FC vs Brisbane Roar beIN Sports 2
15.30 Liga 1 Indonesia Persela Lamongan vs PSM Makassar Indosiar
18.30 Liga 1 Indonesia PSS Sleman vs Persib Bandung Indosiar
19.00 SEA Games 2019 Semi-final 2 TBD
19.00 La Liga Spanyol Real Madrid vs Espanyol beIN Sports 1
19.30 Liga Primer Inggris Everton vs Chelsea Mola TV; Parabola, Polytron Straming
21.30 1.Bundesliga Jerman Borussia Monchengladbach vs Bayern Munchen FOX Sports 1
21.30 1.Bundesliga Jerman RB Leipzig vs Hoffenheim FOX Sports 2
21.30 1.Bundesliga Jerman Freiburg vs VfL Wolfsburg Streaming
22.00 EFL Championship Inggris Luton Town vs Wigan Athletic Streaming
22.00 EFL Championship Inggris Sheffield Wednesday vs Brentford Streaming
22.00 Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur vs Burnley TVRI, Mola TV; Aplikasi, parabola, Polytron Straming
22.00 Liga Primer Inggris Bournemouth vs Liverpool Mola TV; Parabola, Polytron Straming
22.00 Liga Primer Inggris Watford vs Crystal Palace Mola TV; Parabola, Polytron Straming
22.00 SPFL Skotlandia Hibernian vs Aberdeen Streaming
23.30 Ligue 1 Prancis Montpellier vs Paris Saint-Germain Streaming

 

 

Penalti Ronaldo Selamatkan Juventus dari Kekalahan di Pekan ke-14 Serie A

Juventus hampir saja meraih hasil minor di pekan ke-14 Serie A andaisaja Cristiano Ronaldo tak mencetak gol penyaman kedudukan. Hal ini terjadi saat Nyonya Tua menghadapi Sassuolo pada Minggu, 1 Desember 2019. Kedua tim mengakhiri pertandingan di Stadion Allianz dengan skor 2-2.

Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-68 dari titik penalti. Satu gol lainnya dicetak oleh Leonardo Bonucci pada menit ke-20. Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Jeremie Boga di menit ke-22 dan Francesco Caputo di menit ke-47.

Tambahan satu poin membuat tabungan poin Juventus kini menjadi 36 dari 14 pertandingan. Juventus sempat berada di puncak klasemen namun posisinya langsung tergusur usai Inter Milan membungkam SPAL. Internazionale Milan berada di urutan teratas dengan keunggulan satu poin.

Sementara itu kekalahan ini membuat Sassuolo mengemas total 14 poin dari 13 pertandingan. Sassuolo berada di urutan ke-14, berjarak empat poin dari Genoa di zona degradasi.

Juventus dan Sassuolo menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha mencari kesempatan untuk mencetak gol. Tuan rumah sukses membuka keunggulan di menit ke-20. Bermula dari umpan Juan Cuadrado, Rodrigo Bentancur sukses memberikan umpan terukur kepada Leonardo Bonucci yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol.

Tiga menit berselang, tim tamu mampu menyamakan kedudukan. Jeremie Boga sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan kerja sama satu dua dengan Francesco Caputo. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor sama kuat.

Di babak kedua, tim tamu mampu membalikkan keunggulan. Tak berapa lama setelah babak kedua berjalan, tim tamu berhasil menggetarkan gawang tuan rumah melalui kejelian Caputo memanfaatkan kesalahan kiper tuan rumah, Gianluigi Buffon.

Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-68 melalui sepakan penalti Cristiano Ronaldo. Penalti ini bermula dari pelanggaran pemain tim tamu di kotak terlarang.

Usai pertandingan pelatih Juventus, Maurizio Sarri memberi sanjungan kepada Ronaldo yang menjadi penyelamat bagi timnya di laga tersebut. Mantan pelatih Chelsea itu menyebut Ronaldo sebagai kandidat pemenang Ballon d’Or 2019.

“Saya berharap Cristiano (Ronaldo) bisa memenangkan Ballon d’Or,” beber Sarri.

Sementara itu hasil imbang ini menyemangati Inter Milan untuk meraih poin sempurna. Hal ini sebagaimana dikatakan pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

“Kami punya tekad kuat hari ini dan tahu Juventus kehilangan poin, jadi kami bersiap untuk memanfaatkannya,” tandas Conte.

Susunan Pemain Juventus versus Sassuolo:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon (PG), 16-Juan Cuadrado, 19-Leonadro Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro, 30-Rodrigo Bentancur, 5-Miralem Pjani?, 23-Emre Can (Blaise Matuidi 54′), 33-Federico Bernardeschi (53′), 21-Gonzalo Higuaín (Aaron Ramsey 78′), 7- Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Sassuolo (4-2-3-1): 63-Stefano Turati, 77-Giorgos Kyriakopoulos, 2-Marlon, 19-Filippo Romagna, 22-Jeremy Toljan, 4-Francesco Magnanelli, 73-Manuel Locatelli, 7-Jeremie Boga (Federico Peluso 90′), 10-Filip Duricic (Mert Muldur 72′), 23-Hamed Junior Traore (Alfred Duncan 62′), 9-Francesco Caputo.

Pelatih: Roberto De Zerbi

 

Higuain Jadi Bintang Saat Juventus Bungkam Atalanta di Pekan ke-13 Serie A

Gonzalo Higuain mencuri perhatian dalam laga Juventus kontra Atalanta di pekan ke-13 Serie A Italia. Pemain asal Argentina itu menjadi pahlawan kemenangan Nyonya Tua di Stadion Atletti Azzuri d’Italia, Bergamo pada Sabtu, 21 November 2019 malam WIB. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu menceta dua dari tiga gol kemenangan Juventus.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Nyonya Tua, 3-1. Sepasang gol Higuain terjadi di menit ke-74 dan 82. Sementara satu gol lainnya dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-90+2. Gol ini pun terjadi berkat assist Hiduain. Gol semata wayang tuan rumah diccetak oleh Robin Gosens di menit ke-56.

Kemenangan ini membuat Juventus masih berkuasa di puncak klasemen Serie A. Bianconeri mengemas total 35 poin dari 13 pertandingan, unggul empat angka dari Inter Milan yang saat tersebut belum memainkan pekan ke-13. Bila Inter Milan mampu mengalahkan Torino maka jarak di antara kedua tim akan menjadi satu.

Juventus berusaha mencuri kesempatan untuk mencetak gol di babak pertama. Namun rapatnya pertahanan tuan rumah cukup menyulitkan tim tamu. Ditambah lagi Juventus tampil tanpa diperkuat salah satu bomber andalan yakni Cristiano Ronaldo. Kedua tim pun mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di babak kedua, tuan rumah berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membuka keunggulan. Permainan pendek antarpara pemain Atalanta dilanjutkan dengan umpan terukur ke kotak penalti yang disambut dengan baik oleh Robin Gosens.

Keunggulan tuan rumah memacu tim tamu untuk meningkatkan intensitas serangan. Higuain berhasil menyamakan kedudukan, dan kembali mencetak gol di menit ke-82 untuk membawa timnya berbalik unggul. Jelang bubaran Dybala mengunci kemenangan tim tamu.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku timnya beruntung bisa meraih tiga poindi laga ini. Pasalnya tuan rumah tampil baik di laga tersebut.

“Ini laga yang menghibur dengan tempo dan intensitas, hal yang tak sering Anda lihat di Serie A. Kami jadi sedikit kesal setelah mereka mendapat penalti dan membiarkan Atalanta mengambil kendali penuh permainan. Sudah sewajarnya lini depan mereka mereka agresif,” ungkap mantan pelatih Chelsea itu.

“Kami beruntung mencetak gol penyeimbang di saat tertekan, dan dari sana kami menunjukkan keyakinan bisa memenangi laga ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Atalanta versus Juventus:

Atalanta: 95-Pierluigi Gollini; 2-Rafael Toloi, 6-Jose Luis Palomino, 19-Berat Djimsiti; 33-Hans Hateboer, 15-Marten De Roon, 11-Remo Freuler (79-Amad Traore 86′), 8-Robin Gosens (21-Timothy Castagne 71′); 10-Papu Gomez, 88-Mario Pasalic; 99-Musa Barrow (9-L Muriel 57′).

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 16-Juan Cuadrado, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs de Ligt, 2-Mattia De Sciglio; 30-Rodrigo Bentancur (11-Douglas Costa 58′), 5-Miralem Pjanic, 6-Sami Khedira (23-Emre Can 69′); 33-Federico Bernardeschi (8-Aaron Ramsey 26′); 10-Paulo Dybala, 21- Gonzalo Higuain.

Pelatih: Maurizio Sarri.

AS Roma Raih Hasil Minor di Kandang Parma

AS Roma harus menelan pil pahit di pekan ke-12 Serie A Italia. Bertandang ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Serigala Roma takluk dua gol tanpa balas.

Sepasang gol Parma dipersembahkan oleh Mattia Sprocati di menit ke-68 dan Andrea Cornelius di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+3.

Kekalahan ini memupuskan harapan Roma untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Tim berjuluk Il Lupi justru turun peringkat ke posisi keenam dengan tabungan total 22 poin dari 12 pertandingan. Sementara bagi Parma, tambahan tiga poin membuat mereka kini menempati posisi kedelapan dengan koleksi total 17 poin dari 12 laga yang telah dijalani.

Parma tampil menekan sejak menit pertama. Beberapa kali tuan rumah mengancam gawang Roma. Sementara itu tim tamu berusaha memperagakan permainan cepat. Namun hingga babak pertama usai tidak ada gol yang tercipta.

Situasi berubah di babak kedua. Parma justru mampu membuka keunggulan di menit ke-68. Pemain pengganti Mattia Sprocati sukses menjaringkan bola ke gawang Roma melalui sepakan voli terarah.

Gol ini menjatuhkan mental dan semangat para pemain Roma. Sebaliknya, para pemain tuan rumah terlihat semakin bergairah menekan. Hasilnya pun dipetik di penghujung laga saat Cornelius dengan tenang menuntaskan umpan Hernani. Parma sukses menjaga keunggulan dua gol hingga laga usai.

Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia berdalih timnya sudah menampilkan permainan yang baik. Namun hasil yang dipetik tidak sesuai harapan.

“Tim terlihat kelelahan dan itu sangat jelas, ini bukan masalah sikap, tetapi saat ini kami tidak cepat dan responsif. Istirahat akan bermanfaat,” beber Fonseca.

Lebih lanjut Fonseca mengatakan pertahanan mereka sedikit kedodoran di babak kedua. Hal ini berujung pada terciptanya sepasang gol tuan rumah.

“Kami ingin menang dan sedikit membuka ruang, (tetapi) pertahananan kami lemah pada babak kedua, bahkan babak pertama pun kami banyak masalah,” sambung Fonseca.

Di sisi lain, Fonseca menaruh apresiasi kepada Parma. Ia secara khusus menyebut tuan rumah sangat berbahaya terutama dalam serangan balik.

“Parma selalu berbahaya dalam serangan balik dan mereka menciptakan beberapa peluang karena kami mengambil risiko,” tegas pelatih kelahiran Mozambik tersebut.

Susunan Pemain Parma versus AS Roma:

Parma: Luigi Sepe; Matteo Darmian, Simone Iacoponi, Kastriot Dermaku, Riccardo Gagliolo (Bruno alves 84′); Juraj Kucka, Matteo Scozzarella (Antonio Barila 71′), Hermani; Dejan Kulusevski, Andreas Cornelius, Gervinho (Mattia Sprocati 45′).

Pelatih: Roberto D’Aversa

AS Roma: Pau Lopez; Aleksandar Kolarov, Federico Fazio (Amadou Diawara 71′), Chris Smalling, Leonardo Spinazzola (Davide Santon 26′); Gianluca Mancini, Jordan Veretout; Justin Kluivert, Javier Pastore (Cengiz Under 65′), Nicolo Zaniolo; Edin Dzeko

Pelatih: Paulo Fonseca

Jadwal Pertandingan Senin, 11 November: Duel Juventus Vs Milan

Juventus dan AC Milan akan terlibat dalam duel di pekan ke-12 Serie A Italia. Ini merupakan salah satu pertandingan menarik yang sayang untuk dilewatkan oleh penggemar kedua tim. Laga ini akan digelar di markas Juventus di Allianz Stadium pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Saat ini Juventus berstatus runner-up klasemen sementara dengan raihan total 29 poin dari 11 pertandingan. Bianconeri tertinggal dua poin dari Inter Milan yang baru saja menguasai posisi teratas usai memetik kemenangan di laga ke-12

Milan tentu harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di kandang Nyonya Tua. Saat ini performa kedua tim seakan bertolak belakang. Milan terpuruk di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski begitu salah satu pemain Milan, Ismael Bennacer optimis timnya mampu membuat kejutan di pertandingan itu. Hal ini berangkat dari pengalaman pertandingan sebelumnya di mana Juventus direpotkan Lecce dengan skor akhir 2-2.

“Kami adalah Milan dan bukan Lecce. Juventus dan Lecce bermain imbang, sehingga kami tentu bisa menang. Kami hanya perlu mengusung semangat yang tepat,” beber Bennacer.

Lebih lanjut pemain asal Aljazair itu mengatakan Milan merupakan tim dengan sejarah yang kuat. Mereka yakin akan tampil maksimal di kandang Juventus.

“Milan adalah klub dengan sejarah yang hebat dan kami harus berjuang keras, terutama untuk para suporter. Saat ini kami berada dalam situasi sulit, tapi tugas kami adalah bekerja keras dan terus optimistis,” lanjutnya.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 11 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Getafe vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Parma vs AS Roma – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Juventus vs AC Milan – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Freiburg vs Eintracht Frankfurt – Fox Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Belanda vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Korea Selatan vs Meksiko – Mola TV (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

22:00 WIB – Mali vs Kamerun – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Borneo FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bali United – O Channel (Live)

Jadwal Pertandingan Senin, 4 November: AC Milan Vs Lazio

Salah satu pertandingan menarik akan tersaji di pentas Serie A Italia saat AC Milan dan Lazio akan saling berhadapan pada Senin, 4 November 2019. Pertandingan ini akan digelar di markas AC Milan di Stadion San Siro.

Bagi Milan pertandingan ini penting untuk terus menjaga asa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Selain itu ini menjadi ujian lanjutan bagi armada Stefano Pioli yang pekan sebelumnya sukses meraih kemenangan. Apakah Rossoneri akan mampu mempertahankan tren positif atau justru sebaliknya?

Jelas tidak mudah bagi Milan untuk memetik kemenangan, sekalipun tampil di kandang sendiri. Lazio bukan lawan mudah. Selain itu tim tersebut berada dalam posisi yang lebih baik dari Milan di tabel klasemen sementara.

Pertandingan lainnya di pentas Serie A adalah Fiorentina kontra Parma. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Dari La Liga Spanyol akan digelar dua pertandingan pada Senin, 4 November. Celta Vigo akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Getafe. Di pertandingan lainnya, Granada akan menghadpai Real Sociedad. Granada akan bertindak sebagai tuan rumah di laga ini.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 4 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Celta Vigo vs Getafe – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Granada vs Real Sociedad – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Fiorentina vs Parma – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – AC Milan vs Lazio – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Augsburg vs Schalke 04 – Fox Sports 3 (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

03:00 WIB – Argentina vs Tajikistan – Mola TV (Live)
03:00 WIB – Kamerun vs Spanyol – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Italia vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Meksiko vs Kepulauan Solomon – Mola TV (Live)

AFC CUP

20:00 WIB – April 25 FC vs Al Ahed – Fox Sports (Live)

SHOPEE LIGA 1

18:30 WIB – Persela Lamongan vs Barito Putera – O Channel (Live)

Tanpa Ronaldo, Juventus Diimbangi Lecce

Juventus gagal meraih poin sempurna di pekan kesembilan Serie A Italia. Juventus yang berstatus tim tamu diimbangi Lecce pada pertandingan yang digelar di Stadion Via del Mare pada Sabtu, 26 Oktober 2019 tersebut. Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor identik, 1-1.

Satu-satunya gol Juventus di laga itu dicetak oleh Paulo Dybala dari titik penalti di menit ke-50. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marco Mancosu di menit ke-56. Gol tersebut juga lahir dari eksekusi penalti.

Sekalipun hanya mendulang satu poin, Juventus masih tetap mempertahankan posisi puncak. Nyonya Tua mengemas total 23 poin, unggul satu poin dari pesaing terdekat yakni Inter Milan. Sementara itu Lecce masih terpuruk di papan bawah. Tim tersebut baru mendapat delapan poin dari sembilan pertandingan dan harus puas berada di posisi ke-16 dan hanya berjarak satu poin dari Brescia di zona degradasi.

Juventus tampil tidak dengan kekuatan terbaik di laga ini. Salah satu pemain andalan di lini depan yakni Cristiano Ronaldo tidak dapat tampil. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Maurizio Sarri, mantan pemain Real Madrid itu sedang mengalami kelelahan. Ia pun memutuskan untuk tidak menurunkan pemain internasioal Portugal tersebut.

“Cristiano Ronaldo mengalami kelelahan secara fisik dan juga mental,” beber Sarri.

Meski tanpa Ronaldo, Juventus sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Bianconeri bahkan mampu mencatatkan penguasaan bola hingga 60 persen. Selain itu mereka juga memiliki peluang lebih banyak yakni mampu melepaskan 16 tembakan, berbanding sembilan milik tuan rumah. Namun demikian Juventus tak mampu mencetak gol di babak pertama.

Juventus baru bisa mencetak gol di babak kedua melalui eksekusi penalti Dybala. Keunggulan Juventus tak bertahan lama. Handsball yang dilakukan Matthijs De Light di kotak terlarang berujung hadiah penalti. Juventus gagal mencetak gol lagi hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Meski timnya gagal meraih poin penuh di laga ini, Sarri enggan menyalahkan De Light. Menurut mantan pelatih Chelsea, pemain muda tersebut tidak sengaja melakukan pelanggaran tersebut.

“Melihat kejadian dari bangku cadangan, saya pikir itu tidak sengaja. Lengannya dekat dengan tubuhnya dan ada pantulan, tetapi dengan aturan baru, sulit bagi bek untuk menghindari bola,” beber Sarri.

Susunan pemain Lecce versus Juventus:

Lecce (4-3-3): 21-Gabriel; 27-Marco Calderoni, 5-Fabio Lucioni, 13-Luca Rossettini, 16-Biaigio Meccariello; 4-Jacopo Perticcione, 37-Zan Majer, 77-Panagiotis Tachtsidis; 8-Marco Mancosu; 17-Diego Farias, 30-Khouma Babacar

Pelatih: Fabio Liverani

Juventus (4-3-3): 1-Wojciech Szczesny; 2-Danilo, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, 23-Emre Can, 5-Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot; 33-Federico Bernardeschi, 10- Paulo Dybala, 21-Gonzalo Higuain

Pelatih: Maurizio Sarri